Langkah Indonesia Menuju Dekarbonisasi Total di 2060
07 Juli 2024, 11:00 WIB
IICCS Forum kembali melibatkan berbagai pihak mendukung dekarbonisasi di sektor industri pada Oktober 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Komitmen pemerintah dalam menerapkan keberlanjutan dan mengurangi emisi karbon di Indonesia terus digaungkan.
Langkah tersebut tidak terbatas pada penggunaan mobil listrik dan hybrid. Tetapi juga memperhatikan proses produksi yang lebih ramah lingkungan, tidak terkecuali di sektor otomotif.
Mendukung komitmen itu, forum IICCS (International and Indonesia Carbon Capture Storage) Forum akan kembali digelar Oktober 2025. Ini merupakan kali ketiga forum tersebut diselenggarakan.
“Inisiatif ini mendorong transisi energi dalam menekan emisi karbon. Ke depannya akan membawa pendapatan baru untuk Indonesia,” kata Belladonna Troxylon Maulianda, Executive Director ICCSC di Jakarta Pusat, Senin (21/04).
Perlu diketahui, CCS (Carbon Capture and Storage) adalah teknologi mitigasi pemanasan global yang bekerja dengan cara mengurangi emisi CO2 ke atmosfer.
Dimulai dari pemisahan dan penangkapan sumber emisi gas buang lalu diantar ke penyimpanan yang aman.
“CCS ini merupakan solusi transisi energi terutama untuk industri-industri yang susah di-dekarbonisasi atau hard turning industry,” lanjut dia.
Salah satu perusahaan energi di Indonesia yakni ExxonMobil mulai berkomitmen dalam mengimplementasikan pengembangan CCS di dalam negeri.
Forum IICCS diharapkan dapat menjadi wadah berbagi pengetahuan dan lahirnya kerja sama strategis di antara berbagai pihak terkait dalam membantu mengurangi emisi gas karbon melalui CCS.
“Pada dasarnya kami mengundang semua pemangku kepentingan termasuk pemerintah, pelaku industri dan masyarakat agar berpartisipasi aktif di dalam forum ini,” kata Evan Lukas, Director Indonesia Advocacy & Policy Development, ExxonMobil Low Carbon Solution & Chairman IICCS Forum 2025 dalam kesempatan sama.
Lebih lanjut dijelaskan, investasi CCS di Indonesia akan menggelontorkan dana sekitar 38 juta USD dari berbagai perusahaan termasuk ExxonMobil.
Masih ada peluang kolaborasi lain terbuka dengan berbagai perusahaan yang bakal digencarkan pada penyelenggaraan IICCS 2025 Oktober mendatang.
Mengawali 2025, telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Kementerian Koordinat ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) dengan ExxonMobil Chemical International Major Growth Ventures.
“MoU ini salah satu proyeknya adalah Carbon Capture and Storage dan juga terkait industri di petrochemicals, plastic dan synthetic fiber,” kata Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian dikutip dari keterangan resminya beberapa waktu lalu.
Menko turut mengungkapkan bahwa proyek tersebut ikut mendukung kebijakan hilirisasi dari Presiden Prabowo Subianto serta menciptakan lapangan pekerjaan baru selama masa konstruksinya.
Pembangunan CCS juga disebut dapat membantu mengurangi emisi CO2 sampai 90 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Juli 2024, 11:00 WIB
26 Juli 2023, 14:37 WIB
09 Maret 2023, 15:51 WIB
09 September 2022, 16:11 WIB
Terkini
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan
14 Februari 2026, 13:03 WIB
Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik
14 Februari 2026, 13:00 WIB
DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana