IIMS 2025 Hanya Targetkan Rp 6,7 Triliun, Padahal Peserta Nambah
18 Januari 2025, 11:00 WIB
IEE 2023 hadir di JIExpo pada 13 sampai 16 September di JIExpo Kemayoran dengan delapan pameran berskala internasional
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Geliat berbagai industri di Indonesia mulai bertumbuh setelah pandemi Covid-19 selesai. Hal tersebut membuat IEE (Indonesia Energy & Engineering Series) kembali digelar.
Bahkan pameran ini turut berkolaborasi bersama Messe Düsseldorf Asia yang berfokus pada sektor pengecoran, pemrosesan logam serta metalurgi di Indonesia.
Nantinya GIFA dan METEC yang merupakan bagian dari portofolio Metallurgy & Foundry Technologies berasal dari Messe Düsseldorf memperluas jangkauannya di Tanah Air.
Gernot Ringling, Managing Director Messe Düsseldorf Asia mengungkapkan kalau Indonesia memainkan peran penting di pasar Asia Tenggara.
Pasalnya RI dianggap sebagai satu dari tujuh negara dengan perekonomian terbesar di dunia pada 2030. Maka IEE 2023 hadir di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Lebih jauh dia menuturkan jika Indonesia merupakan salah satu negara penghasil komoditas terbesar di Indonesia. Sebut saja seperti nikel, timah, batu bara dan bauksit.
Kemudian pada sektor pengecoran, pemrosesan logam serta metalurgi. Terlebih permintaan akan infrastruktur, komponen otomotif, produk-produk elektronik maupun sektor manufaktur semakin meningkat.
Sehingga bakal mempengaruhi ekonomi secara substansial. Oleh sebab itu dia berharap dapat mendorong permintaan pasar yang kuat untuk berbagai komponen.
"Messe Düsseldorf Asia dan Informa Markets terus mengedepankan inovasi, pertumbuhan, dan kerja sama," ucapnya.
Di sisi lain Lia Indriasari selaku Event Director Energy & Engineering Series PT Pamerindo Indonesia menuturkan kalau acaranya kali ini jauh lebih besar dari tahun sebelumnya. Sebab menghadirkan delapan pameran berskala Internasional di JIExpo nantinya.
“Kegiatan sekarang menggabungkan banyak sekali sektor, jadi lebih besar. Kemudian ada lini baru yang akan memeriahkannya,” ungkap Lia.
Nantinya IEE 2023 mengusung tema ‘Towards Industrial Sustainability’ guna mendukung industri nasional. Mereka bakal menggabungkan rangkaian pameran yang dirancang dengan cermat untuk memenuhi berbagai minat masyarakat.
“Dengan menyoroti dan mempromosikan nilai-nilai keberlanjutan pada sektor industri, kita dapat bahu-membahu untuk menciptakan masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Patut diketahui IEE 2023 akan dilaksanakan pada 13-16 September di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Pameran tersebut juga turut diikuti lebih dari 2.100 perusahaan dari dalam dan luar negeri. Seluruhnya berasal dari 36 negara berbeda.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Januari 2025, 11:00 WIB
16 Januari 2025, 22:00 WIB
12 Desember 2024, 17:00 WIB
24 Februari 2024, 21:48 WIB
06 Februari 2024, 16:07 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik