Hindari Jam Rawan Macet Ini pada Arus Balik Lebaran 2025

PT JTT mencatat ada sejumlah waktu favorit masyarakat untuk pulang ke rumah pada arus balik Lebaran 2025

Hindari Jam Rawan Macet Ini pada Arus Balik Lebaran 2025

KatadataOTO – Puncak arus balik Lebaran 2025 diprediksi masih akan terjadi sampai Senin (07/04). Pengendara pun diminta untuk menyesuaikan waktu keberangkatan.

Sebab ada beberapa jam yang menjadi favorit masyarakat untuk pulang ke rumah dari kampung halaman. Sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan.

PT JTT (Jasamarga Transjawa) mencatat pengguna jalan tol yang melintas di GT (Gerbang Tol) Cikampek Utama paling banyak antara jam 18.00 hingga 19.00 WIB (Waktu Indonesia Bagian Barat).

“Kita bisa lihat memang pergerakan pengguna jalan itu tinggi ketika mencapai Cikampek Utama di sore hari,” ungkap Ria Marlinda Paallo, Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT di Antara, Minggu (06/07).

Hampir Satu Juta Mobil Tinggalkan Jakarta di Mudik Lebaran 2025
Photo : Humas Polri

Menurut Ria hal tersebut terjadi karena sejumlah faktor. Seperti masyarakat yang berkegiatan wisata terlebih dahulu di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sehingga baru melakukan perjalanan pada siang hari. Jadi banyak kendaraan roda empat yang melewati Cikampek Utama di waktu sore.

“Bisa jadi mereka dari arah Kalikangkung atau Semarang itu check out berkegiatan wisatanya mungkin jam 13.00 WIB,” lanjut Ria.

Guna mengantisipasi kepadatan, JTT juga sudah melakukan berbagai persiapan. Misal mengoperasikan lima gardu tambahan di GT Cikampek Utama arah Jakarta.

“Nanti kalau memang ada antrean di dalam menuju gerbang Cikampek Utama, kami akan mengaktifkan sampai 36 titik transaksi dan ditambah 17 MR (Mobil Leader),” tegas Ria.

Sebagai informasi Jasa Marga mencatat sudah ada 918.540 kendaraan roda empat yang kembali ke wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi).

Jumlah di atas didapat pada tanggal 31 Maret sampai 4 April 2025. Lalu merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat GT Utama.

Arus balik Lebaran 2025
Photo : Antara

Seperti GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan (dari arah Bandung). Lalu disumbang juga oleh GT Cikupa (dari arah Merak) serta GT Ciawi (dari arah Puncak Bogor).

Total volume lalu lintas kembali ke Jabodetabek juga disebut meningkat 39,94 persen jika dibandingkan dengan situasi normal yang hanya 656.385 mobil saja.

Para pemudik pun diimbau buat memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 20 persen di Tol Trans Jawa yang diberlakukan kembali pada 08-10 April 2025 pukul 05.00 WIB untuk perjalan menerus dari GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama.


Terkini

mobil
All-Terrain Circuit Experience BYD

Sirkuit All-Terrain BYD Tawarkan Pengalaman Unik Buat Pengunjung

BYD hadirkan Sirkuit All-Terrain untuk membuktikan ketangguhan teknologi kendaraan listrik yang mereka kembangkan

mobil
MotoGP

Penjelasan Aturan Restart Motor di MotoGP, Berlaku Tahun Ini

FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP

otosport
MotoGP 2027

Kata Rossi Soal Peraturan MotoGP 2027, Tetap Andalkan Ducati

Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan

mobil
Mobil Listrik

Insiden Mobil Listrik Terbakar saat Diparkir, Ini Analisanya

Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia

mobil
Toyota Innova Zenix

Susul Avanza, Harga Toyota Innova Zenix Naik di Awal Tahun

Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan

mobil
Harga Hyundai Ioniq 5

Harga Hyundai Ioniq 5 Naik Rp 81 Juta di Pertengahan Januari 2026

Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen

mobil
Mobil listrik MG

Tahun Baru, MG Tawarkan Promo Menarik Dua Produk Unggulan

MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026

mobil
Insentif Otomotif

Airlangga Ungkap Tengah Kaji Insentif Otomotif di 2026

Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan