Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 12 Mei 2026 Jelang Long Weekend
12 Mei 2026, 06:06 WIB
Ganjil Genap Jakarta ditiadakan saat cuti bersama Idul Adha sehingga mobilitas masyarakat lebih bebas
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah DKI menghapus aturan ganjil genap Jakarta karena adanya cuti bersama hari raya Idul Adha. Ditiadakannya pembatasan diharapkan bisa memudahkan masyarakat yang hendak berpergian tanpa harus menyesualkan pelat kendaraannya.
Penghapusan ganjil genap Jakarta saat cuti bersama Idul Adha sudah sesuai Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 855 Tahun 2023, Nomor 3 Tahun 2023, Nomor 4 Tahun 2023 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024.
Sementara itu Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI mengatakan pada Pasal 3 ayat 3 Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 disampaikan bahwa sistem ganjil genap tidak diberlakukan pada hari Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden.
“Maka dari itu, penerapan ganjil genap tidak berlaku atau ditiadakan pada 17 dan 18 Juni 2024," ujar Syafrin dalam keterangan resmi (16/4).
Meski tidak ada pembatasan kendaraan, kemungkinan untuk terjadi kemacetan sebenarnya tidak besar. Pasalnya jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek pada 14-16 Juni 2024 sudah mencapai 513.412 unit.
“Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 25,09 persen jika dibandingkan lalin normal,” ungkap Faiza Riani, Marketing & Communication Department Head, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dilansir Antara (17/06).
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek mayoritas menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) atau sebanyak 273.349 kendaraan (53,24 persen). Sementara sisanya yaitu 120.974 unit (23,56 persen) ke Barat (Merak) serta 119.089 mobil (23,20 persen) bergerak ke Selatan (Puncak).
Pihak Jasa Marga pun sudah menyiapkan beberapa langkah antisipasi untuk menghindari terjadinya kepadatan. Mulai dari menempatkan petugas di titik-titik rawan kepadatan guna mempercepat penanganan gangguan kendaraan serta mengatur lalu lintas.
Mereka pun siap berkolaborasi dengan kepolisian guna menerapkan rekayasa lalu lintas seperti Contraflow hingga penutupan sementara rest area. Sehingga diharapkan arus kendaraan bisa berjalan lancar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 06:06 WIB
08 Mei 2026, 06:00 WIB
07 Mei 2026, 06:00 WIB
06 Mei 2026, 06:21 WIB
05 Mei 2026, 06:54 WIB
Terkini
12 Mei 2026, 22:00 WIB
Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan
12 Mei 2026, 21:22 WIB
InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal
12 Mei 2026, 06:06 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan untuk bisa mengurai sedikit kemacetan di Ibu Kota
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Kehadiran BYD M6 PHEV makin dekat ke Indonesia setelah kode mobilnya diduga terdaftar di dokumen Permendagri