Ganjil Genap Jakarta 3 Maret 2026, Diawasi Ketat Oleh Kepolisian
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta pada 18 Oktober 2023 akan diawasi langsung oleh polisi di lapangan serta menggunakan ETLE
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pembatasan ganjil genap Jakarta masih jadi skenario utama dalam mengurangi kemacetan di Ibu Kota. Pasalnya aturan ini terbukti mengurangi jumlah kendaraan yang melintas khususnya di jalan protokol.
Tidak bisa dipungkiri bahwa kemacetan merupakan permasalahan terus berlanjut tanpa ada solusi nyata. Oleh karena itu pembatasan menjadi langkah yang diambil oleh pemerintah provinsi dan Polda Metro Jaya.
Hal ini karena ganjil genap Jakarta telah membuat pemilik mobil tidak bisa sembarangan menggunakan kendaraannya. Pasalnya mereka harus menyesuaikan pelat dengan tanggal agar terhindari dari sanksi tilang.
Hari ini, Rabu (18/10) merupakan giliran mobil berpelat genap untuk melintas bebas di sejumlah ruas jalan protokol. Sedangkan kendaraan dengan nomor ganjil harus menunggu hingga pembatasan berakhir atau mencari rute alternatif.
Menariknya lagi, aturan dilakukan dua kali sehari yaitu saat pagi dan sore. Kedua waktu itu merupakan puncak mobilitas sehingga perlu mendapat atensi lebih tinggi.
Namun kendaraan listrik tidak dikenakan aturan tersebut. Keistimewaan diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah provinsi terhadap perkembangan ekosistem mobil listrik di Tanah Air
Agar kepatuhan masyarakat terjaga maka Polda Metro Jaya telah menempatkan petugas di sejumlah titik rawan. Selain itu mereka juga dibekali oleh beberapa fasilitas terbaru seperti ETLE Statis hingga Mobile.
Tapi jika masih ada yang nekat maka akan dikenai sanksi berupa denda sebesar Rp500.000. Aturan ini sesuai pasal 287 UU Nomteror 12 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Agar ganjil genap Jakarta semakin efektif maka kepolisian menggelar contraflow di tol dalam kota berlaku mulai km 0+200 (Cawang) sampai km 7+200 (Semanggi) pukul 06.00 hingga jam 10.00 WIB.
Pemerintah DKI juga tengah melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa lokasi guna mendukung pembangunan MRT. Oleh karena itu diharapkan masyarakat melakukan penyesuaian jadwal perjalanan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 06:00 WIB
02 Maret 2026, 06:00 WIB
27 Februari 2026, 06:00 WIB
26 Februari 2026, 06:00 WIB
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit