Wholesales Mobil Listrik Agustus 2026 Tumbuh, Hybrid Turun
15 September 2026, 13:00 WIB
Harga mobil listrik bakal semakin terjangkau bersamaan turunnya harga bahan baku baterai dan komponennya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Harga mobil listrik saat ini masih terbilang tinggi. Pilihan BEV (Battery Electric Vehicle) dengan banderol Rp 200 jutaan masih terbatas dan memiliki ukuran cenderung lebih kecil.
Padahal dengan angka yang sama sudah ada beragam opsi mobil konvensional khususnya model berkonfigurasi 7-seater, dapat memuat lebih banyak penumpang serta muatan sesuai kebutuhan.
Namun harga mobil listrik diyakini bakal turun dan semakin murah di masa mendatang. Ada beberapa faktor pendukung hal tersebut di belakangnya.
“Kami menilai penurunan harga bahan baku baterai seperti Lithium, Nikel dan Cobalt memang bisa mengurangi biaya produksi baterai,” ucap Josua Pardede, Kepala Ekonom Bank Permata kepada KatadataOTO belum lama ini.
Perlu diketahui baterai sendiri merupakan komponen bahan baku terbesar pada mobil listrik. Tak hanya itu baterai adalah material termahal pada kendaraan.
Sehingga turunnya harga bahan baku dapat berdampak pada penurunan harga jual mobil listrik. Ditambah lagi jika adopsi mobil listrik semakin luas.
“Skala produksi mobil listrik juga meningkat dan dapat menurunkan biaya produksi lebih lanjut,” kata Josua.
Umumnya semakin banyak satu model terjual, manufaktur bakal mulai pertimbangkan buat merakit lokal guna menghemat biaya produksi. Khusus mobil listrik ada sejumlah keuntungan ditawarkan oleh pemerintah.
Misal relaksasi PPn sebesar 10 persen. Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Menteri Investasi/Kepala BKPM Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pedoman dan Tata Kelola Pemberian Insentif Impor dan/atau Penyerahan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Empat Dalam Rangka Percepatan Investasi.
Aturan itu kemudian juga menguntungkan manufaktur apabila masih mengimpor atau modelnya berstatus CBU (Completely Built Up). Karena dibebaskan pajak bea masuk sampai PPnBM namun dengan syarat ada komitmen investasi dan produksi lokal.
“Namun demikian terdapat beberapa faktor lain menjadi penentu harga mobil seperti komponen elektronik dan teknologi yang digunakan,” ungkap Josua.
Jadi ada banyak faktor berperan menentukan harga mobil listrik nanti. Selain biaya komponen, produsen bakal memikirkan biaya pendukung lain sebelum menetapkan banderol akhir kendaraannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
Terkini
15 September 2026, 17:00 WIB
Penjualan mobil diesel yang menjadi salah satu andalan GWM sempat terganggu karena kenaikan harga solar
15 September 2026, 15:00 WIB
Chery Group terus memperluas potensi pengembangan robot humanoid menggunakan berbagai skenario menarik
15 September 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik menyumbangkan wholesales tertingginya tahun ini di Agustus, PHEV naik sementara hybrid turun
15 September 2026, 09:00 WIB
Menurut laporan terbaru, kapal-kapal anyar BYD akan mulai dikirim dari galangan mulai 2027 sampai 2029
15 September 2026, 07:00 WIB
Harga mulai Rp 1,1 miliar, GWM Wey G9 bisa dipesan oleh konsumen dan akan dikirim bertahap pada November
15 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha untuk mempermudah urusan para pengendara, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
15 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan dan biaya yang dibutuhkan
15 September 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta masih menajdi andalan untuk memecah kebuntuan terutama di jam-jam relatif padat