Ekonom Ungkap Alasan Mengapa Harga Mobil Listrik Akan Turun

Harga mobil listrik bakal semakin terjangkau bersamaan turunnya harga bahan baku baterai dan komponennya

Ekonom Ungkap Alasan Mengapa Harga Mobil Listrik Akan Turun

KatadataOTO – Harga mobil listrik saat ini masih terbilang tinggi. Pilihan BEV (Battery Electric Vehicle) dengan banderol Rp 200 jutaan masih terbatas dan memiliki ukuran cenderung lebih kecil.

Padahal dengan angka yang sama sudah ada beragam opsi mobil konvensional khususnya model berkonfigurasi 7-seater, dapat memuat lebih banyak penumpang serta muatan sesuai kebutuhan.

Namun harga mobil listrik diyakini bakal turun dan semakin murah di masa mendatang. Ada beberapa faktor pendukung hal tersebut di belakangnya.

“Kami menilai penurunan harga bahan baku baterai seperti Lithium, Nikel dan Cobalt memang bisa mengurangi biaya produksi baterai,” ucap Josua Pardede, Kepala Ekonom Bank Permata kepada KatadataOTO belum lama ini.

Hyundai Ioniq 5 N
Photo : Carscoops

Perlu diketahui baterai sendiri merupakan komponen bahan baku terbesar pada mobil listrik. Tak hanya itu baterai adalah material termahal pada kendaraan.

Sehingga turunnya harga bahan baku dapat berdampak pada penurunan harga jual mobil listrik. Ditambah lagi jika adopsi mobil listrik semakin luas.

“Skala produksi mobil listrik juga meningkat dan dapat menurunkan biaya produksi lebih lanjut,” kata Josua.

Umumnya semakin banyak satu model terjual, manufaktur bakal mulai pertimbangkan buat merakit lokal guna menghemat biaya produksi. Khusus mobil listrik ada sejumlah keuntungan ditawarkan oleh pemerintah.

Misal relaksasi PPn sebesar 10 persen. Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Menteri Investasi/Kepala BKPM Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pedoman dan Tata Kelola Pemberian Insentif Impor dan/atau Penyerahan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Empat Dalam Rangka Percepatan Investasi.

Mobil listrik Smart
Photo : Smart

Aturan itu kemudian juga menguntungkan manufaktur apabila masih mengimpor atau modelnya berstatus CBU (Completely Built Up). Karena dibebaskan pajak bea masuk sampai PPnBM namun dengan syarat ada komitmen investasi dan produksi lokal.

“Namun demikian terdapat beberapa faktor lain menjadi penentu harga mobil seperti komponen elektronik dan teknologi yang digunakan,” ungkap Josua.

Jadi ada banyak faktor berperan menentukan harga mobil listrik nanti. Selain biaya komponen, produsen bakal memikirkan biaya pendukung lain sebelum menetapkan banderol akhir kendaraannya.


Terkini

mobil
Wholesales LMPV November 2025, Daihatsu Xenia Naik 14 Persen

Trac Siapkan Promo Sewa Mobil buat Mudik Lebaran, Ada Diskon

Trac menyiapkan setidaknya 1.500 unit untuk armada sewa mobil selama musim mudik Lebaran dari LCGC sampai MPV

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak 13 Februari 2026, Siapkan Jalur Alternatif

Ganjil genap Puncak digelar kembali untuk atasi kepadatan sehingga pengunjung disarankan siapkan jalur alternatif

mobil
Daihatsu Rocky Hybrid

Harga Daihatsu Rocky Hybrid Tidak Naik, Pengiriman Bulan Ini

Daihatsu Rocky Hybrid dikatakan mulai diproduksi secara penuh sejak Januari 2026, sehingga pengiriman dimulai

mobil
Daihatsu Ayla

Pemerintah Mengaku Masih Punya Skema Insentif Buat LCGC

Kemenperin mengaku akan tetap memberikan insentif fiskal demi menggairahkan pasar mobil LCGC pada tahun ini

mobil
Geely EX5

Makin Terjangkau, Geely EX5 Dapat Diskon Rp 26 Juta di IIMS 2026

Geely EX5 didiskon Rp 26 juta selama IIMS 2026 untuk menarik minat pengunjung yang hendak mencari mobil listrik

news
SMK Helmets

SMK dan Studds Helmets Boyong Helm Terbaru di IIMS 2026

SMK dan Studds Helmets Indonesia meluncurkan produk terbarunya yang inovatif dan nyaman dipakai harian

motor
Motor listrik Honda

Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus

Honda berusaha untuk membangun kepercayaan para konsumen di Tanah Air terhadap lini motor listrik mereka

mobil
LCGC

Fenomena DP Rendah LCGC di Pameran Picu SPK Semu

Skema DP rendah LCGC di IIMS 2026 bisa jaring SPK yang punya peluang batal atau tak sampai ke pengiriman unit