Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Demi menyelamatkan industri komponen otomotif, anggota DPR mengusulkan untuk pemerintah memberikan insentif
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Industri komponen otomotif sedang dihantui bayang-bayang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. Hal tersebut terjadi akibat serbuan mobil listrik impor dengan kondisi Completely Built Up (CBU).
Situasi semakin memburuk saat kondisi ekonomi di Tanah Air tertekan. Membuat pasar mobil dan motor baru terganggu.
Melihat hal tersebut DPR RI mengusulkan pemerintah memberikan perhatian lebih untuk industri komponen otomotif.
“Kontribusi UMKM dalam rantai pasok industri otomotif sangat besar, mulai dari penyediaan komponen hingga jasa pendukung,” ungkap Siti Mukaromah, Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di laman resmi PKB, Minggu (13/09).
Siti menjelaskan kalau pemerintah dapat memberikan insentif untuk industri komponen otomotif yang ada di Tanah Air.
Sebab hal tersebut mampu memberikan dampak positif. Seperti menekan biaya produksi motor maupun mobil.
Lalu harga kendaraan bermotor menjadi lebih terjangkau. Otomatis lapangan kerja juga akan semakin terbuka luas.
“UMKM adalah fondasi industri, kalau mereka lemah maka industri otomotif tidak akan mampu tumbuh secara berkelanjutan,” ia menambahkan.
Wanita yang kerap disapa Erma itu, menuturkan saat ini sektor otomotif menemui berbagai tantangan sangat besar. Seperti percepatan transisi kendaraan listrik.
Kemudian masih ada persaingan di pasar regional sampai tuntutan menekan emisi karbon. Membuat mereka harus terus berinovasi.
Oleh sebab itu pemerintah dirasa wajib hadir memberikan dukungan insentif. Dengan begitu mereka dapat terus bertahan di tengah tekanan.
Apalagi otomotif merupakan salah satu sektor strategis dengan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.
“Regulasi yang komprehensif dan berorientasi jangka panjang sangat dibutuhkan agar industri ini tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu bersaing secara global hingga dapat menghindarkan dari PHK massal,” tegas Erma.
Seperti diberitakan KatadataOTO sebelumnya, kondisi industri komponen otomotif sedang terhimpit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Terkini
11 September 2026, 12:25 WIB
AHM terus berusaha menggairahkan pasar motor baru, salah satu dengan memberi penyegaran pada Honda CT125
11 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tidak menggendurkan layanan mereka, termasuk dalam menghadir SIM Keliling Bandung hari ini
11 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang weekend, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi strategis sekitar ibu kota
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027