10 Merek Mobil Terlaris November 2025, Mitsubishi Naik 11 Persen
08 Desember 2025, 13:00 WIB
Pasca skandal uji tabrak yang terungkap belum lama ini, Daihatsu disebut berpotensi rugi sampai Rp10 triliun
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Skandal uji tabrak Daihatsu, satu hal yang tengah jadi perhatian di dunia otomotif saat ini. Pabrikan asal Jepang tersebut bahkan mengaku manipulasi hasil tes sudah dilakukan bahkan sejak 30 tahun silam.
Beberapa model Toyota terkait juga harus terkena imbas. Buntut kasus itu, laporan dari Nikkei Asia menyebut Daihatsu berpotensi merugi sampai 100 miliar yen, dalam kurs rupiah setara sekitar Rp10.9 triliun.
Ini terjadi karena pihak pabrikan perlu menutup sejumlah pabrik serta memberikan kompensasi keuangan buat 423 pemasok komponen di Jepang yang punya bisnis langsung dengan pabrik.
Untuk diketahui investigasi keamanan sudah dilakukan oleh panel independen. Hasilnya ditemukan bahwa ada masalah melibatkan 64 model produksi.
Kementerian Transportasi di Jepang sendiri tengah melakukan penelusuran secara mandiri lalu mengarahkan Daihatsu untuk menghentikan sementara pengiriman sampai tingkat keselamatan kendaraan sudah bisa diverifikasi dengan benar.
Meski di tahun fiskal 2022 Daihatsu mencatatkan keuntungan sampai 141.8 miliar yen (Rp15.4 triliun) skandal ini bisa jadi faktor penting penyebab kerugian terbesar Daihatsu sepanjang 30 tahun.
Terlepas dari skandal uji tabrak tersebut, Daihatsu di Indonesia menegaskan bahwa kendaraan di pasaran Tanah Air sudah sesuai regulasi di Tanah Air, seperti disampaikan dalam keterangan resmi beberapa waktu lalu.
Sri Agung Handayani, Corporate Planning and Communication Director PT ADM (Astra Daihatsu Motor) juga menegaskan hal serupa.
“Kami sudah memastikan pada principal bahwa semua kendaraan Daihatsu yang diproduksi, didistribusi dan dipasarkan di Indonesia tidak memiliki masalah kualitas maupun keselamatan,” ucap Sri.
Namun ADM sendiri berkomitmen siap ikut keputusan DMC (Daihatsu Motor. Co., Ltd) dan TMC (Toyota Motor Corporation).
Sekadar informasi beberapa model terdampak juga termasuk Toyota. Beberapa di antaranya adalah Toyota Agya, Rush dan Raize.
Jumlah produk terdampak manipulasi crash test itu adalah sekitar 88.000 unit. Ada kejanggalan dalam prosedur sertifikasi uji tabrak tiang di Daihatsu Rocky dan Toyota Raize Hybrid.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Desember 2025, 13:00 WIB
06 Desember 2025, 15:00 WIB
05 Desember 2025, 16:00 WIB
02 Desember 2025, 17:00 WIB
02 Desember 2025, 15:16 WIB
Terkini
10 Desember 2025, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara, masyarakat di Kota Kembang dapat mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
10 Desember 2025, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta masih diterapkan secara maksimal dan berdampak ke puluhan ruas jalan
10 Desember 2025, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan di SIM keliling Jakarta hari ini, simak biaya dan syaratnya
09 Desember 2025, 22:00 WIB
Yamaha Lexi dimodifikasi warga Aceh agar bisa menyala lewat handphone sehingga terkesan lebih modern
09 Desember 2025, 20:00 WIB
Motor sport naked Kawasaki Z1100 ABS 2026 merupakan model flagship yang dibawa PT KMI sebagai penerus Z1000
09 Desember 2025, 19:00 WIB
Salah satu pilihan motor matic yang bisa memenuhi kebutuhan mobilitas di perkotaan adalah Yamaha Nmax Turbo
09 Desember 2025, 17:00 WIB
Penjualan mobil mewah mengalami kenaikan perlahan, posisi pertama masih dipegang oleh BMW disusul Lexus
09 Desember 2025, 16:00 WIB
Yamaha Grand Filano memiliki beberapa keunggulan, ambil contoh desain retro sampai jantung mekanis hybrid