Penerapan Biodiesel B50 1 Juli Dipercaya Bawa Banyak Efek Positif
18 Juni 2026, 07:00 WIB
Demi mengatasi kelangkaan BBM yang sudah berjalan lama, BP AKR segera mematangkan kerja sama dengan Pertamina
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di perusahaan swasta masih belum juga tertangani. Situasi ini sudah berlangsung selama satu bulan lebih.
BP AKR pun mengaku berkomitmen untuk segera memulihkan ketersediaan BBM. Sehingga para pengendara bisa membeli produk mereka.
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) satu ini berencana untuk berkolaborasi dengan Pertamina agar memiliki stok BBM.
Kolaborasi kedua perusahaan tersebut akan berjalan dengan terukur serta bertanggung jawab. Oleh sebab itu BP AKR terus melakukan koordinasi secara intensif.
Mereka ingin memastikan terpenuhinya pasokan base fuel atau bahan bakar murni yang mencakupi tiga aspek tata kelola.
Seluruhnya meliputi kepatuhan (compliance), kesesuaian spesifikasi serta standar kualitas maupun komersial.
“Fokus kami tetap sama, yaitu memastikan kualitas produk yang konsisten serta memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan,” bunyi pengumuman manajemen BP-AKR di Antara, Rabu (08/10).
Sebagai informasi, sebelumnya memang BP AKR dan Vivo disebut-disebut ingin menindaklanjuti kerja sama impor BBM dengan Pertamina.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Roberth MV Dumatubun, PJ Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga. Ia mengungkapkan kalau BP AKR bersama Pertamina bakal mematangkan proses impor BBM.
“Vivo, APR dan AKR sudah sepakat untuk menindaklanjuti pembicaraan lebih teknis,” kata Roberth.
Lebih jauh Roberth menyampaikan bahwa, tahap selanjutnya adalah pembahasan kerja sama impor BBM mengenai kesepakatan ihwal dokumen pernyataan dalam rangka menjaga Good Corporate Governance (GCG) dan regulasi.
Seperti contoh pernyataan antimonopoli, pencucian uang, penyuapan dan lain-lain. Jadi kolaborasi mereka bisa berjalan sesuai peraturan berlaku.
Roberth menekankan bahwa proses tersebut berjalan dengan kesepakatan dari tiga badan usaha swasta di atas.
Sebab pengiriman kargo BBM oleh Pertamina bakal dilakukan dalam satu pengadaan yang sama dan tidak terpisah-pisah.
“Semangat kolaborasi berdasarkan niat baik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat ini untuk disikapi dengan bijak dan positif, sesuai arahan pemerintah,” tegas Roberth.
Sekadar mengingatkan, kelangkaan BBM di SPBU swasta terjadi sudah sejak Agustus 2025. BP AKR, Vivo sampai Shell kehabisan stok bahan bakar.
Mereka tidak memiliki produk untuk dijual akibat jatah impor pada periode 2025 telah terserap semua. Padahal BP AKR, Vivo maupun Shell sudah mendapatkan kuota tambahan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
10 Juni 2026, 07:00 WIB
06 Juni 2026, 18:08 WIB
01 Juni 2026, 19:22 WIB
Terkini
29 Juni 2026, 07:00 WIB
Penjualan Jaecoo J5 EV terus bergulir hingga sekarang sehingga menjadi sejarah bagi brand asal Cina tersebut
29 Juni 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
29 Juni 2026, 06:04 WIB
Layanan SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di awal pekan ini, simak informasi lokasi dan syaratanya
29 Juni 2026, 06:00 WIB
Selain pantauan petugas di lapangan, aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap berlaku dan didukung ETLE
28 Juni 2026, 21:00 WIB
Xpeng X9 Facelift dan varian baru G6 AWD kini resmi dipasarkan ke konsumen, ada pembaruan eksterior dan fitur
28 Juni 2026, 20:09 WIB
Dalam balapan yang penuh drama, Ai Ogura memantapkan dirinya menjadi pemenang dalam MotoGP Belanda 2026
28 Juni 2026, 11:00 WIB
Honda Beat hadir untuk memenuhi kebutuhan anak muda yang enerjik dan aktif serta dinamis dalam kesehariannya
28 Juni 2026, 09:00 WIB
Kondisi ekonomi dan fluktuasi kurs saat ini belum memberikan dampak negatif pada penjualan BMW di Indonesia