Pertamina Lubricants Bantu Korban Banjir Sumatera, Ada Oli Gratis
04 Desember 2025, 20:00 WIB
Demi mengatasi kelangkaan BBM yang sudah berjalan lama, BP AKR segera mematangkan kerja sama dengan Pertamina
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di perusahaan swasta masih belum juga tertangani. Situasi ini sudah berlangsung selama satu bulan lebih.
BP AKR pun mengaku berkomitmen untuk segera memulihkan ketersediaan BBM. Sehingga para pengendara bisa membeli produk mereka.
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) satu ini berencana untuk berkolaborasi dengan Pertamina agar memiliki stok BBM.
Kolaborasi kedua perusahaan tersebut akan berjalan dengan terukur serta bertanggung jawab. Oleh sebab itu BP AKR terus melakukan koordinasi secara intensif.
Mereka ingin memastikan terpenuhinya pasokan base fuel atau bahan bakar murni yang mencakupi tiga aspek tata kelola.
Seluruhnya meliputi kepatuhan (compliance), kesesuaian spesifikasi serta standar kualitas maupun komersial.
“Fokus kami tetap sama, yaitu memastikan kualitas produk yang konsisten serta memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan,” bunyi pengumuman manajemen BP-AKR di Antara, Rabu (08/10).
Sebagai informasi, sebelumnya memang BP AKR dan Vivo disebut-disebut ingin menindaklanjuti kerja sama impor BBM dengan Pertamina.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Roberth MV Dumatubun, PJ Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga. Ia mengungkapkan kalau BP AKR bersama Pertamina bakal mematangkan proses impor BBM.
“Vivo, APR dan AKR sudah sepakat untuk menindaklanjuti pembicaraan lebih teknis,” kata Roberth.
Lebih jauh Roberth menyampaikan bahwa, tahap selanjutnya adalah pembahasan kerja sama impor BBM mengenai kesepakatan ihwal dokumen pernyataan dalam rangka menjaga Good Corporate Governance (GCG) dan regulasi.
Seperti contoh pernyataan antimonopoli, pencucian uang, penyuapan dan lain-lain. Jadi kolaborasi mereka bisa berjalan sesuai peraturan berlaku.
Roberth menekankan bahwa proses tersebut berjalan dengan kesepakatan dari tiga badan usaha swasta di atas.
Sebab pengiriman kargo BBM oleh Pertamina bakal dilakukan dalam satu pengadaan yang sama dan tidak terpisah-pisah.
“Semangat kolaborasi berdasarkan niat baik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat ini untuk disikapi dengan bijak dan positif, sesuai arahan pemerintah,” tegas Roberth.
Sekadar mengingatkan, kelangkaan BBM di SPBU swasta terjadi sudah sejak Agustus 2025. BP AKR, Vivo sampai Shell kehabisan stok bahan bakar.
Mereka tidak memiliki produk untuk dijual akibat jatah impor pada periode 2025 telah terserap semua. Padahal BP AKR, Vivo maupun Shell sudah mendapatkan kuota tambahan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Desember 2025, 20:00 WIB
01 Desember 2025, 10:25 WIB
01 Desember 2025, 07:00 WIB
26 November 2025, 22:30 WIB
25 November 2025, 17:29 WIB
Terkini
05 Desember 2025, 15:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid dipasarkan dalam empat pilihan varian yang berbeda, kenali masing-masing tipe yang sesuai
05 Desember 2025, 14:00 WIB
Mengawali Desember 2025, ganjil genap Puncak Bogor kembali diterapkan di akhir pekan guna mengurai kemacetan
05 Desember 2025, 13:00 WIB
Harga motor matic murah di Desember 2025 terpantau stabil, tidak terjadi kenaikan jelang penutupan tahun
05 Desember 2025, 12:00 WIB
Korlantas ingin memperbaiki prosedur pengawalan yang dilakukan anggotanya, mulai dari proses permohonan
05 Desember 2025, 11:00 WIB
SPK Mitsubishi tembus 1.975 unit di GJAW 2025, naik dari perolehan tahun lalu yaitu sebanyak 1.600 pemesanan
05 Desember 2025, 09:00 WIB
Puluhan jalan akan membatasi angkutan barang untuk beroperasi saat libur Natal dan tahun baru 2026 mendatang
05 Desember 2025, 08:00 WIB
Pemerintah telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas saat Natal dan tahun baru 2026 seperti contraflow dan one way
05 Desember 2025, 07:00 WIB
Harga mobil nasional akan menyesuaikan dengan kondisi pasar kendaraan roda empat di Indonesia saat ini