Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi Kembali Dibahas Para Menteri

Para menteri kembali bertemu untuk membatas aturan pembatasan BBM bersubsidi yang jumlahnya membengkak

Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi Kembali Dibahas Para Menteri
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Senin, 25 September 2023 | 09:50 WIB

TRENOTO – Belakangan harga minyak dunia mengalami peningkatan sehingga wacana pembatasan BBM bersubsidi Pertalite dan Solar kembali mengemuka. Bahkan dikabarkan ada tiga menteri yang sudah bertemu untuk membahas masalah tersebut.

Mereka adalah Arifin Tasrif, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sri Mulyani, Menteri Keuangan dan Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hasil pertemuan akan dilaporkan langsung ke Presiden Joko Widodo.

"Kami mau bahas dan angkat lagi dengan Menteri Keuangan serta Menteri BUMN. Semua harus dibahas, dimatangkan lalu dilaporkan ke presiden," tegas Arifin Tasrif Jumat (22/9).

Harga BBM
Photo : MyPertamina

Dilansir Katadata, pembahasan lebih fokus pada seleksi konsumen Pertalite dalam revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM. Pasalnya produk inilah yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat.

Prakteknya akan dilakukan oleh PT Pertamina dengan memanfaatkan data identitas kendaraan sekaligus NIK pemilik dari Korps Lalu Lintas Polri. Tujuannya agar sasarannya menjadi lebih tepat dibanding sekarang.

Dalam laporan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), jumlah penyaluran Pertalute hingga Agustus 2023 sudah mencapai 19.27 juta kiloliter. Angka ini setara 59.22 persen dari kuota tahunan.

Sementara Solar bersubsidi atau biosolar sudah terserap sebesar 11.12 juta kl atau setara 65.41 persen dari kuota 2023. Bila dibiarkan maka bukan tidak mungkin jatah tahun ini habis sebelum pergantian tahun.

Pertamina sebenarnya sudah menerapkan pembelian dengan skema full registran di wilayah DKI Jakarta sejak Mei 2023. Berkat ini pertalite dan biosolar hanya bisa dibeli oleh mereka yang sudah terdaftar di program subsidi tepat MyPertamina.

Cek harga BBM April 2023
Photo : Pertamina

Pembatasan BBM bersubsidi sebenarnya bukanlah wacana baru, tetapi bukan sesuatu yang mudah diimplementasikan. Padahal berdasarkan data dari Pertamina Patra Niaga, penikmat Pertalite dan Biosolar di 2022 merupakan golongan orang mampu.

Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapau 80 persen dari total konsumen di tahun tersebut. Sementara orang tidak mampu yang seharusnya menikmati subsidi justru hanya mengkonsumsi sebesar 20 persen.


Terkini

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse

motor
Motor listrik

Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka

Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika