Pabrik Gemuk Shell di Marunda Beroperasi, Berkapasitas 12 Kiloton
16 September 2026, 09:00 WIB
Untuk minimalisir kemungkinan tertipu oli palsu, Aspelindo imbau konsumen beli pelumas di toko online resmi
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Peredaran pelumas palsu masih harus diwaspadai oleh produsen oli maupun konsumen. Sekarang pemalsuan semakin marak dan unit palsunya hampir tidak bisa dibedakan dengan versi orisinil.
Memusnahkan distribusi oli palsu tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Namun ada beberapa langkah bisa dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan tertipu.
Hal ini disampaikan oleh Yomie Harlin, Wakil Ketua Umum Aspelindo (Asosiasi Pelumas Indonesia). Bicara solusi jangka pendek ia menyebutkan dua langkah bisa dilakukan konsumen.
“Konsumen ini kan banyak ya, kalau bicara kemampuan mereka menilai produk itu bervariasi. Tapi mereka semua kita arahkan beli (pelumas) di bengkel resmi, maksudnya dikelola oleh merek kendaraannya,” ucap Yomie di Manhattan Hotel Jakarta, Kamis (24/8).
Ia menegaskan membeli pelumas di bengkel resmi memudahkan ‘tracking’ jika ada produk palsu.
Pembelian secara daring juga perlu lebih hati-hati. Yomie mengimbau masyarakat untuk beli pelumas di toko online resmi.
“Belanjalah di bengkel yang termasuk ke dalam distributor resmi. Biar ketahuan siapa saja memiliki pengalaman jualan oli dengan jaminan kualitas serta track record bagus, dan kalau belanja ke e-commerce beli di Official Store,” tegasnya.
Meski konsumen sudah berhati-hati ini juga perlu didukung oleh fitur keamanan dari setiap produsen oli. Misalnya beberapa merek membubuhkan barcode, dapat di-scan untuk cek keaslian oli.
“Kita juga minta kepada seluruh pihak (merek) yang menghadapi intensitas pemalsuan tinggi untuk memperbaiki fitur teknologi pada packaging, karena itu solusi paling cepat,” ucap Yomie.
Yomie mengungkapkan sudah ada beberapa produsen mulai memperbaiki fitur untuk kemasan botol oli, hal tersebut diklaim efektif untuk bantu cegah pemalsuan.
Pada akhirnya peredaran pelumas palsu tidak sekadar merugikan produsen tapi juga konsumen. Meski perjalanan masih panjang Aspelindo mengklaim berkomitmen lebih menekan angka pemalsuan oli di Indonesia.
Namun hingga saat ini penanganan tepat masih dalam kajian dan diskusi. Sebab mempublikasi cara membedakan oli asli dan palsu juga dapat jadi ‘contekan’ buat para pemalsu untuk beraksi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 September 2026, 09:00 WIB
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
23 Agustus 2026, 21:10 WIB
23 Agustus 2026, 20:38 WIB
18 Agustus 2026, 22:30 WIB
Terkini
17 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara
17 September 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai salah, SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan untuk SIM yang belum kedaluwarsa
17 September 2026, 06:00 WIB
Selain mengandalkan ETLE statis dan mobile, sistem Ganjil Genap Jakarta juga dibantu oleh para petugas
16 September 2026, 19:39 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti
16 September 2026, 19:38 WIB
Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru
16 September 2026, 09:00 WIB
Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda
16 September 2026, 06:00 WIB
Pengguna mobil pribadi dengan pelat ganjil hari ini wajib waspada karena ada aturan Ganjil Genap Jakarta
16 September 2026, 06:00 WIB
Berikut adalah daftar lokasi serta jadwal SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak syaratanya