Zeneos Ionity Tampil Perdana di IMOS 2024

Zeneos Ionity meluncur dengan memanfaatkan ajang IMOS 2024 untuk motor listrik dan juga konvensional

Zeneos Ionity Tampil Perdana di IMOS 2024

KatadataOTO – PT Gajah Tunggal Tbk memperkenalkan produk terbarunya di ajang IMOS (Indonesia Motorcycle Show) 2024. Melalui brand Zeneos, mereka menghadirkan ban motor listrik dan menggunakan teknologi inovatif.

Zeneos sendiri hadir di IMOS 2024 dengan mengusung tema Ride The Future. Fokus pada inovasi yang mendukung tren kendaraan listrik atau EV (Electric Vehicle), ban Zeneos Ionity dirancang bersama bentuk futuristik.

Mengutamakan efisiensi energi dan kelestarian lingkungan, Zeneos Ionity dikembangkan guna secara seksama mendukung Green Energy.

Zeneos sendiri dikatakan telah mengurangi penggunaan plastik dalam pengemasan ban. Sehingga bisa meminimalisir limbah dan menjaga lingkungan.

Zeneos Ionity
Photo : Istimewa

Lalu sebagai ban untuk motor listrik, Zeneos Ionity dikembangkan untuk bisa memaksimalkan performa. Menjadi menarik karena produk ini juga dikatakan bisa digunakan pada motor konvensional atau bensin.

Adapun sejumlah keunggulan dijelaskan meliputi Low Rolling Resistance, Best Grip dan Low Noise. Diharapkan berbagai keandalan ban seperti tersebut di atas mampu memenuhi kebutuhan kosnsumen.

Seperti hambahan gulir rendah membantu meningkatka sisi efisiensi energi dalam penggunaan motor listrik. Sehingga mampu menghemat daya baterai.

Melalui daya cengkeram superior baik dalam kondisi hujan maupun kering, sehingga bisa berkendara secara maksimal pada berbagai kondisi cuaca.

Terakhir akan pengurangan kebisingan yang diharapkan bisa menciptakan pengalaman perjalanan lebih nyaman. Dengan minim Noise, tentu juga mengedepankan ketenangan.

Lalu bicara soal daya tahan, Zeneos Ionity diklaim memiliki jarak tempuh panjang. Walhasil konsumen bisa lebih berhemat.

Tampil perdana di IMOS 2024, Zeneos Ionity ditawarkan dalam berbagai ukuran. Ban tersebut juga baru tersedia di pasaran pada awal 2025.

Ukuran Zeneos Ionity

  • 90/90 -10 T/L
  • 100/90 – 10 T/L
  • 90/90 – 12 T/L
  • 100/90 – 12 T/L
  • 110/70 - 12 T/L
  • 130/80 - 12 T/L
  • 110/70 - 13 T/L
  • 130/70 - 13 T/L
Zeneos Ionity
Photo : Istimewa

Zeneos di IMOS 2024 menempati Booth H3a Hall 10 ICE BSD. Selama pameran berlangsung, mereka menyuguhkan banyak promo menarik bagi para pengunjung.

“Pengunjung juga dapat berkonsultasi langsung dengan para staff dari Zeneos, mengenai kebutuhan ban yang sesuai tipe kendaraan. Lalu juga bisa menikmati berbagai aktivitas menarik selama pameran,” ucap Leonard Gozali, Head of Division Marketing PT Gajah Tunggal Tbk dalam siaran pers (30/10).


Terkini

otosport
Aprilia

Aprilia Diyakini Menjadi Ancaman Serius Bagi Ducati di MotoGP 2026

Aprilia disebut telah melakukan banyak kemajuan, sehingga bisa membuat Bezzecchi tampil kompetitif di MotoGP

mobil
Honda City Hatchback

City Hatchback Tak Lagi Disuplai ke Diler, Honda Buka Suara

Terpantau sejak Agustus 2025, Honda City Hatchback sudah tak lagi disuplai ke diler dan stoknya mulai kosong

mobil
BYD

BYD Punya Sub Merek Baru, Tawarkan Mobil buat Armada Taksi

BYD memisahkan model-model yang akan ditawarkan sebagai mobil penumpang dan komersial untuk armada taksi

mobil
Mobil Cina

BYD Jadi Merek Mobil Cina Terlaris di 2025, Jual 44 Ribu Unit

BYD, Wuling dan Chery menjadi tiga besar merek mobil Cina dengan penjualan retail terbanyak tahun lalu

mobil
PHEV Chery

Ekspor Mobil Listrik Cina Bakal Meroket saat Pasar Domestik Lesu

Pasar mobil listrik di Cina diprediksi melambat pada 2026 karena beberapa faktor, seperti penghentian subsidi

otopedia
Honda Super One

Mengenal COE yang Buat Harga Honda Super One Melambung Tinggi

Setiap kendaraan yang mengaspal di jalanan Singapura, termasuk Honda Super One wajib mempunyai dokumen COE

mobil
Ekspor Suzuki

Suzuki Optimis Ekspor 40 Ribu Kendaraan di 2026

Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru

news
Rekayasa lalu lintas

Awas Macet, Ada Rekayasa Lalu Lintas Saat Pembongkaran Tiang Monorel

Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari