Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Jelang penutupan 2023 Yamaha rombak manajemen dengan memiliki Presiden dan CEO anyar yang bakal memimpin
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Keputusan besar dilakukan Yamaha Motor Eropa jelang penutupan 2023. Sebab mereka baru saja melakukan perombakan besar-besaran dalam struktur manajemen.
Nantiya pabrikan berlambang garpu tala bakal memiliki Presiden serta CEO baru. Hal itu setelah Eric de Seynes berncana lengser dari bangku jabatannya.
Eric yang sekarang menempati posisi tersebut telah memimpin Yamaha Motor Eropa sejak 2018. Artinya dia telah berkuasa selama lima tahun.
Pria tersebut berencana buat mengundurkan diri pada 1 Januari 2024. Nantinya jabatan penting itu bakal diisi oleh Olivie Prevost yang kini menduduki bangku Wakil Presiden Yamaha Motor Eropa.
Eric pun mengaku berat melepas jabatan penting dalam struktur manajemen pabrikan asal Jepang. Namun dia mengatakan itu harus tetap dilakukan.
“Merupakan suatu kehormatan dapat memimpin perusahaan grup Yamaha Motor Eropa sejak 2014 sebagai Direktur Operasional dan COO. Kemudian sebagai Presiden serta CEO sejak 2018 lalu,” kata Eric di Visordown, Jumat (29/12).
Ia pun menuturkan kalau pihaknya berhasil melakukan sejumlah langkah penting dalam beberapa tahun terakhir. Apalagi saat menghadapi badai Covid-19 melanda dunia.
Mereka mampu membuat sejumlah kebijakan agar perusahaan tetap berdiri tegak dan dapat melayani konsumen di benua biru sebelum Yamaha rombak manajemen di akhir tahun.
“Kami telah mengembangkan strategi pemasaran guna meningkatkan total penjualan bersih lebih dari dua kali lipat. Kita telah menerapkan banyak layanan baru serta digitalisasi,” Eric menambahkan.
Kemudian pria 63 tahun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada jajaran direksi beserta karyawan telah setia bekerja buat Yamaha. Sehingga mereka mampu bertahan dalam keadaan sulit.
“Keluarga besar Yamaha terdiri dari orang-orang hebat dan pekerja keras yang mengutamakan pelanggan sehingga mampu melampaui harapan sudah ditetapkan,” ucapnya.
Eric de Seynes pun senang dikasih kesempatan memimpin Yamaha Motor Eropa dalam beberapa tahun. Dengan begitu mampu menghadirkan layanan maksimal saat pandemi Covid-19.
Sebab konsumen mereka tetap membutuhkan bantuan dalam merawat motor-motor Yamaha yang dimiliki.
“Selama sepuluh tahun terakhir kami telah mencapai hasil sangat baik dan berkelanjutan. Baik secara finansial maupun komersial, hasil tersebut menjadi momen tepat buat meneruskan tongkat estafet dalam memimpin Yamaha di benua biru,” Eric menuturkan.
Dia pun optimistis di tangan Olivier Yamaha Motor Eropa bisa jadi lebih baik lagi kedepannya. Meski banyak rintangan harus dihadapi jenama berlambang garpu tala.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Mei 2026, 14:44 WIB
12 Mei 2026, 19:21 WIB
07 Mei 2026, 07:00 WIB
15 April 2026, 18:00 WIB
12 April 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta