Yamaha Nmax Turbo Tanpa Keong, Simak Cara Kerjanya

Mengenal cara kerja Yamaha Nmax Turbo yang menggunakan sistem elektronik pada bagian transmisi CVT-nya

Yamaha Nmax Turbo Tanpa Keong, Simak Cara Kerjanya

KatadataOTO – Yamaha Indonesia tengah berbunga-bunga karena penjualan Nmax Turbo cukup positif. Masyarakat antusias untuk meminang Yamaha Nmax generasi ketiga.

Selain mengusung kata turbo, Yamaha Nmax terbaru juga dibekali sejumlah teknologi terkini. Dengan harapan bisa memenuhi kebutuhan para konsumen di Tanah Air.

Yamaha Nmax Turbo dibenamkan mesin Blue Core 155 cc VVA generasi anyar. Pada bagian transmisi disematkan YECVT (Yamaha Eletric Continuous Variable Transmission).

Tambahan teknologi pada sistem transmisi inilah yang diberikan istilah ‘turbo’. Walhasil para pengguna bisa memaksimalkan performa mesin ketika dibutuhkan.

Yamaha Nmax Turbo
Photo : KatadataOTO

Namun diakui masih banyak orang yang mempertanyakan embel-embel turbo tersebut. Sehingga Yamaha Indonesia menggelar sesi bedah teknologi Nmax Turbo hari ini (21/06).

“Berbagai pembaruan pada motor terkhusus penggunaan teknologi YECVT telah menjadi perbincangan bagi konsumen. Sebagai bentuk edukasi kami membuat kegiatan workshop bagi media,” kata Antonius Widiantoro, Asst GM Marketing Yamaha Indonesia di Cibinong.

Berikut 6 Pembaruan Yamaha Nmax Turbo

  1. YECVT

Teknologi ini menggantikan sistem CVT konvensional. Cara kerjanya dengan memanfaatkan komponen kelistrikan khusus yang meliputi Control Unit, Actuator dan beberapa sensor.

Adapun fungsi-fungsi setiap fitur seperti berikut ini

  • Transmission Control Unit (TCU) : Mengatur penggerakkan ECVT motor dengan menginformasikan kondisi ECVT ke Smart Generator Control Unit (SGCU)
  • ECVT Motor : Menggerakkan Puller Primary
  • Sensor Motor Position (Primary) : Mendeteksi pergerakan Pulley Primary dan memberikan input ke Transmission Control Unit (TCU)
  • Speed Sensor (Secondary) : Mendeteksi pergerakan Pulley Secondary dan memberikan input ke TCU

YECVT sendiri terdiri dari Primary Sheave Assy (bebas perawatan), Fixed Screw Assy, Sliding Screw Assy, ECVT Motor dan Gear Reduction Driven.

Diameter Pully juga di desain lebih besar 10 mm, V-belt lebih lebar 0.8 mm dan Spring Secondary lebih panjang juga keras. Ubahan tersebut berperan untuk meningkatkan akselerasi motor.

  1. Body Cylinder

Mesin Blue Core 155 cc VVA generasi terbaru memiliki dinding silinder lebih halus (Mirror Bore Cylinder), untuk meminimalisir gesekan dan mengurangi oil loss.

Lebih jauh dikatakan suara mesin menjadi lebih halus dan minim vibrasi.


Terkini

news
Ipone

Booth Ipone di IIMS 2026 Jadi Magnet Para Bikers

Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung

news
Motul

Ramaikan IIMS 2026, Motul Hadirkan Sejumlah Inovasi

Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air

mobil
Denza D9

Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9

Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain

mobil
BYD

Ulas Platform EV BYD, Rahasia Performa Gahar Denza dan Yangwang

Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional

news
IIMS 2026

Daftar Mobil dan Motor Favorit di IIMS 2026, Atto 1 sampai Aerox

Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026

mobil
IIMS

IIMS 2027 Digelar Pasca Lebaran, Begini Alasannya

Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran

mobil
DFSK

Tak Tunggu Pemerintah, DFSK Beri Insentif Buat Seluruh Modelnya

DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air

mobil
Jetour T2

Harga Khusus Jetour T2 di IIMS 2026, Hanya Sampai Hari Ini

Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan