Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Setelah dipamerkan pada ajang IIMS 2022, Yamaha lakukan tes pasar motor listrik E01 sebelum resmi dipasarkan
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Yamaha Indonesia mulai melakukan tes pasar motor listrik buatannya dengan nama E01. Langkah pertamanya adalah dengan memberikan puluhan jurnalis mencoba calon produk terbarunya.
Bertempat di kawasan Bukit Pelangi, Sentul, Bogor, Jawa Barat, pabrikan motor asal Jepang tersebut memboyong unit motor listrik E01. Kendaraan ramah lingkungan tersebut diuji melalui medan jalan cukup menantang.
Jalur Bukit Pelangi yang memiliki tanjakan, turunan dan berliku menjadi menu para peserta. Motor jenis skutik ini membuktikan performanya dengan cukup mulus.
Mulai mengaspal di Indonesia, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) setidaknya menyebar 20 unit E01 di 4 kota besar. Adapun kota yang dipilih adalah Jakarta, Medan, Bandung dan Bali.
Selama satu tahun ke depan mulai November 2022, masyarakat bisa mencoba langsung motor listrik tersebut. Dengan target sebanyak 4.000 orang, diharapkan masyarakat bisa memberikan masukan akan kendaraannya.
Respon masyarakat akan digunakan Yamaha Indonesia untuk melakukan pengembangan unit lebih lanjut. Sehingga harapannya unit yang nantinya dipasarkan bisa diterima oleh konsumen.
Yamaha E-01 pertama kalinya diperkenalkan di Indonesia pada ajang IIMS 2022. Sejak saat itu dikatakan bahwa respon pengunjung pameran cukup positif.
“Saya merupakan salah seorang yang terlibat pada proyek Yamaha PAS dan skuter EV di Yamaha Jepang. Dari pengalaman saya di bidang itu, Yamaha sangat mempertimbangkan sebuah konsep dan selalu berusaha untuk tampil unik dari kompetitor,” kata Minoru Morimoto, President Director & CEO PT YIMM (25/10).
Disebutkan lebih lanjut sasaran pengembangan Yamaha E01 adalah laki-laki dan perempuan berusia antara 17 – 60 tahun. Adapun syaratnya memiliki rumah yang berjarak maksimal 30 kilometer dari FSS (Flag Ship Shop) Yamaha atau diler utama.
Syarat lainnya adalah memiliki KTP dan SIM C dan paling penting adalah daya listrik rumah minimal 2.200 W. Selama peminjaman unit, disertakan charger portabel, smart key dan penguncian rem cakram.
Lalu dalam peminjaman unit terdapat larangan yakni dialihkan ke pihak lain dan membongkar unit dengan alasan apapun. Selain itu yang paling penting adalah tidak menerobos banjir dan mencuci steam.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse