Tips Aman Meninggalkan Motor Listrik saat Mudik Lebaran 2026
16 Maret 2026, 13:34 WIB
Setelah dipamerkan pada ajang IIMS 2022, Yamaha lakukan tes pasar motor listrik E01 sebelum resmi dipasarkan
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Yamaha Indonesia mulai melakukan tes pasar motor listrik buatannya dengan nama E01. Langkah pertamanya adalah dengan memberikan puluhan jurnalis mencoba calon produk terbarunya.
Bertempat di kawasan Bukit Pelangi, Sentul, Bogor, Jawa Barat, pabrikan motor asal Jepang tersebut memboyong unit motor listrik E01. Kendaraan ramah lingkungan tersebut diuji melalui medan jalan cukup menantang.
Jalur Bukit Pelangi yang memiliki tanjakan, turunan dan berliku menjadi menu para peserta. Motor jenis skutik ini membuktikan performanya dengan cukup mulus.
Mulai mengaspal di Indonesia, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) setidaknya menyebar 20 unit E01 di 4 kota besar. Adapun kota yang dipilih adalah Jakarta, Medan, Bandung dan Bali.
Selama satu tahun ke depan mulai November 2022, masyarakat bisa mencoba langsung motor listrik tersebut. Dengan target sebanyak 4.000 orang, diharapkan masyarakat bisa memberikan masukan akan kendaraannya.
Respon masyarakat akan digunakan Yamaha Indonesia untuk melakukan pengembangan unit lebih lanjut. Sehingga harapannya unit yang nantinya dipasarkan bisa diterima oleh konsumen.
Yamaha E-01 pertama kalinya diperkenalkan di Indonesia pada ajang IIMS 2022. Sejak saat itu dikatakan bahwa respon pengunjung pameran cukup positif.
“Saya merupakan salah seorang yang terlibat pada proyek Yamaha PAS dan skuter EV di Yamaha Jepang. Dari pengalaman saya di bidang itu, Yamaha sangat mempertimbangkan sebuah konsep dan selalu berusaha untuk tampil unik dari kompetitor,” kata Minoru Morimoto, President Director & CEO PT YIMM (25/10).
Disebutkan lebih lanjut sasaran pengembangan Yamaha E01 adalah laki-laki dan perempuan berusia antara 17 – 60 tahun. Adapun syaratnya memiliki rumah yang berjarak maksimal 30 kilometer dari FSS (Flag Ship Shop) Yamaha atau diler utama.
Syarat lainnya adalah memiliki KTP dan SIM C dan paling penting adalah daya listrik rumah minimal 2.200 W. Selama peminjaman unit, disertakan charger portabel, smart key dan penguncian rem cakram.
Lalu dalam peminjaman unit terdapat larangan yakni dialihkan ke pihak lain dan membongkar unit dengan alasan apapun. Selain itu yang paling penting adalah tidak menerobos banjir dan mencuci steam.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 13:34 WIB
13 Maret 2026, 17:00 WIB
11 Maret 2026, 18:00 WIB
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa