Suzuki GSX-S950 Meluncur, Power Lebih Kecil dari Kawasaki Z650RS

Suzuki GSX-S950 meluncur dengan pembatasan power mesin untuk bisa menjangkau pengguna motor pemula atau pemilik SIM A2 di Eropa

Suzuki GSX-S950 Meluncur, Power Lebih Kecil dari Kawasaki Z650RS
Denny Basudewa

TRENOTO – Suzuki GSX-S950 meluncur dengan dibekali beberapa fitur modern. Namun di balik tampilannya yang sangar ternyata pabrikan melakukan pembatasan tenaga mesin.

Motor yang dipasarkan di Eropa ini masuk ke dalam kelas A2. Artinya pabrikan harus memangkas setidaknya 108 hp sehingga motor hanya menghasilkan daya 48 hp saja.

Sejatinya nama GSX yang legendaris memiliki pamor luar biasa terkenal khususnya bagi para biker. Terlebih belum lama ini Suzuki memperkenalkan GSX-S1000 dengan gaya terkini dan paket performa luar biasa.

Ditambah lagi adanya paket elektronik disematkan pada motor membuatnya menjadi incaran para biker sejati.

Photo : Bikewale

Dengan popularitas yang didapatkan oleh Suzuki GSX-S1000 khususnya di Jepang dan dan benua Eropa. Namun Suzuki tidak ingin mengesampingkan generasi muda dan ingin mencicipi sensasi motor sport nakednya.

Jadilah proyek Suzuki GSX-S950 yang mengantungi lisensi A2. Anak muda dan ingin tampil lebih gaya bisa memiliki motor satu ini.

Suzuki GSX-S950 mengusung gaya dan teknologi yang sama dengan sang kakak yakni GSX-S1000. Hanya saja seperti disebutkan di atas, tenaganya dipangkas sebanyak 108 hp.

Bak dikebiri, motor sport naked ini hanya mampu menyajikan tenaga sebesar 48 hp saja. Besaran tenaganya kalah jika dibandingkan dengan Kawasaki Z650RS dengan suguhan 67 hp.

Meskipun tenaganya dicukur cukup besar, namun pihak Suzuki mengatakan kendaraan akan tetap menyenangkan untuk dikendarai. Paling tidak seluruh sistem elektronik yang sama pada GSX-S1000 tetap disertakan.

Beberapa pihak menyebutkan bahwa Suzuki hanya melakukan modifikasi ECU sehingga motor hanya menghasilkan 48 hp. Namun jika ada pihak yang bisa membuka limiter pada ECU,  maka lahirlah tenaga sebenarnya dari GSX-S950.

Photo : rideapart

Dilahirkan sebagai motor untuk para pemula yang menggunakan moge (motor gede), Suzuki GSX-S950 tidak menggunakan suspensi fully adjustable seperti sang kakak.

Namun urusan rem, pabrikan motor asal Jepang ini tetap membekali piringan depan berukuran 310 mm dan belakang 250 mm.

Hal tersebut di atas dilakukan untuk meminimalisir budget sehingga motor bisa lebih terjangkau untuk anak muda. Suzuki GSX-S950 2022 dipasarkan 10.400 euro atau sekitar Rp158 jutaan.


Terkini

motor
Yamaha Gear Ultima

Yamaha Gear Ultima Dapat Penyegaraan, Dibekali Smart Key System

Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System

news
Mudik lebaran 2026

Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran

Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta sebelum Akhir Pekan, 3 April 2026

Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal SIM Keliling Bandung Jelang Akhir Pekan, Ada di BPR KS

Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang

news
SPKLU

PLN Ungkap Jumlah Pemakaian SPKLU Saat Libur Lebaran 2026 Naik

PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu

mobil
Iritnya Wuling Darion Plug-in Hybrid untuk Perjalanan Jauh

Iritnya Wuling Darion Plug-in Hybrid untuk Perjalanan Jauh

Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh

mobil
Desain Mobil Baru VinFast

VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia

Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya

mobil
Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Rayu Toyota dan Mitsubishi Tambah Investasi

Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi