Spesifikasi Yamaha Neo, Torsinya Setara Daihatsu Xenia

Motor listrik teranyar pabrikan berlambang garpu tala baru saja meluncur, spesifikasi Yamaha Neo dengan torsi badak

Spesifikasi Yamaha Neo, Torsinya Setara Daihatsu Xenia

TRENOTO – Yamaha baru saja memperkenalkan motor listrik Neo di Vietnam beberapa waktu lalu. Berbeda dengan saudaranya E01, kendaraan roda dua satu ini sudah bisa dibeli oleh masyarakat luas di negeri naga biru.

Disitat dari website resmi mereka, terdapat tiga kelebihan Yamaha Neo. Sebut saja penerapan teknologi canggih hingga desain futuristik membuat setiap perjalanan lebih menyenangkan.

Kemudian menjadi moda tranportasi bersih serta ramah lingkungan. Terakhir cocok digunakan untuk kaum urban maupun anak muda yang energik.

Photo : Istimewa

Secara tampilan motor setrum hadir bersama rancangan ala skuter terkini dengan bentuk serba membulat. Bagian depan menggunakan cover lampu berbentuk seperti sepasang mata.

Lalu di belakang disematkan desain lampu terpisah dari bagian bodi. Tentu menambah kesan modernnya.

Sedangkan dimensi motor tersebut memiliki panjang 1.875 mm, lebar 695 mm, 1.120 mm dan tinggi jok 795 mm. Adapun ground clearance 148 mm, jarak antara 2 sumbu roda 1.305 mm sama bobot 98 kg.

Beralih ke bagian kaki-kaki bagian belakang menggunakan suspensi ganda. Yamaha Neo ditempelkan pelek ukuran 13 inci palang 10.

Baca Juga: Intip Biaya Konversi Motor Bensin Menjadi Listrik

Profil depannya adalah 110/70-13 lalu ban belakangnya adalah 130/70-13. Bagian pengereman sudah dilengkapi cakram pada bagian depan saja.

Yang bikin unik spesifikasi Yamaha Neo dibekali motor elektrik bertenaga 2,3 kW sehingga bisa mengeluarkan torsi maksimum 138.3 Nm. Jumlah torsi tersebut sama seperti jantung pacu Daihatsu Xenia berkapasitas 1.500 cc.

Guna memberikan ouput sebesar itu, pabrikan asal Jepang memberikan baterai 51,1 V, 23,2 Ah berjenis Lithium-ion/BFM1. Penampung daya atau baterai dapat diisi penuh dalam waktu delapan jam.

Soal performa, pemasok listrik ini sanggup berjalan hingga 72 km. Dengan catatan kecepatannya konstan 30 km per jam dan bobot pengemudinya 75 kg.

Jarak tempuhnya nanti bisa diperpanjang lagi karena skutik tersebut dibekali opsi dua baterai tambahan yang dipasang secara portabel di bawah jok.

Photo : Istimewa

Yamaha juga menyematkan berbagi fitur kekinian. Seperti panel instrumen digital dilengkapi mode berkendara eco sama normal. Kemudian konektivitas dalam aplikasi Y-Connect hingga sistem keyless.

Yamaha Vietnam menawarkan Neo dalam tiga pilihan warna, yaitu hitam, putih serta biru. Agar dapat memilikinya butuh uang mulai 50 juta dong setara Rp 32.9 juta.


Terkini

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV

modifikasi
Motor Matic

Tren Modifikasi Motor Matic yang Semakin Populer di 2026

Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat

otosport
Jorge Martin

Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026

Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026

mobil
Mobil Listrik

Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat

Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang