Risiko Mencampur Minyak Rem Berbeda Warna

Minyak Rem dipasarkan dengan warna berbeda-beda setiap pabrikan, namun tidak disarankan untuk dicampur meskipun memiliki DOT sama

Risiko Mencampur Minyak Rem Berbeda Warna
Denny Basudewa

Jenis Minyak Rem

Minyak rem memiliki beberapa jenis yang tersedia di pasaran. Konsumen perlu mengetahui setiap jenisnya agar tidak dikelabui mekanik saat melakuka perawatan motor

  • DOT 3

Minyak rem jenis ini mengandung polyglycol ether yang higroskopik. Artinya produk tersebut masih bisa menyatu dengan air dan kinerjanya tidak akan terganggu.

Namun apabila campurannya terlalu banyak, kemampuan menahan titik didih menjadi menurun.

  • DOT 4

Minyak rem jenis DOT 4 memiliki titik didih lebih tinggi dibandingkan DOT 3. Biasanya jenis satu ini lebih cocok untuk motor keluaran tahun lama.

  • DOT 5

Produk satu ini menggunakan silikon sebagai bahan dasarnya dan dikatakan sulit menyerap air sehingga tidak menyebabkan korosi. DOT 5 disebut lebih stabil pada rem bersuhu tinggi.

Photo : 123RF

Biasanya minyak rem DOT 5 hanya digunakan untuk kebutuhan balap semata.

Warna Minyak Rem

Minyak ditawarkan setiap produsen dengan ciri khas masing-masing. Pada umumnya setiap merek dibedakan melalui warna.

Meskipun memiliki DOT yang sama, ternyata setiap produsen menggunakan ramuan masing-masing. Sehingga meskipun tidak dilarang, namun mencampur minyak rem dari berbagai merek tidak disarankan.

“DOT itu kan hanya standarisasi titik didih versi AS, padahal persyaratan minyak rem bukan hanya titik didih tapi masih ada lagi. Misalnya kemampuan daya serap uap air, titik beku, dan korosif kandungannya setiap brand beda-beda,” ucap Slamet Kasianom, Senior technical Advisor Yamaha Indonesia.

Dengan kata lain, setiap produsen minyak rem memiliki kadar dan jenis aditif yang berbeda-beda. Sehingga tidak disarankan untuk mencampur minyak rem meskipun memiliki DOT yang sama.

Ia menambahkan jika ingin berganti merek minyak rem sebaiknya dikuras terlebih dahulu. Hal dilakukan guna mencegah mal fungsi pengereman pada kendaraan.


Terkini

news
Motul

Motul Transfer Edukasi Bengkel Independen di Palembang

Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang

mobil
Automechanika Jakarta 2026

Berburu Keperluan Mobil Balap di Automechanika Jakarta 2026

Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026

motor
Motor listrik

Insentif Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Masih Tunggu Regulasi

Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang

mobil
Suzuki e Sky

Sudah Terdaftar, Suzuki Tanggapi Kehadiran e Sky di RI

Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya

news
Motul

Motul Hadirkan Pengalaman Motorsport yang Berkesan

Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa

news
Astra Otoparts

Integrasi Layanan Astra Otoparts di Automechanika Jakarta 2026

Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif

news
Mitsubishi Fuso

Strategi Mitsubishi Fuso Tingkatkan Layanan ke Pengguna Canter

Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 25 September 2026, Ada 26 Titik

Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota