QJMotor Siapkan Pabrik Baru, Beroperasi Tahun Depan

QJMotor siapkan pabrik baru di kawasan Cikarang, Bekasi dan akan beroperasi mulai tahun depan untuk pasar domestik

QJMotor Siapkan Pabrik Baru, Beroperasi Tahun Depan

KatadataOTO – QJMotor, pabrikan sepeda motor asal China tengah mempersiapkan pabrik untuk merakit kendaraan di Indonesia. Kehadiran fasilitas produksi tersebut diharapkan bisa mempercepat penetrasi mereka ke pasar Tanah Air yang saat ini dikuasai pabrikan Jepang.

Pabrik tersebut rencananya akan rampung pada kuartal pertama 2025 dan diharapkan bisa langsung beroperasi.

“Kami sudah sewa tempatnya di Cikarang. Bangunannya sudah jadi tinggal disiapkan bagian dalam,” ungkap Pieter L Aletrino, Manager Dealer PT QJMotor Industry Indonesia.

Selain memenuhi permintaan pasar domestik, pabrik tersebut juga diharapkan bisa menjawab kebutuhan ekspor. Dengan demikian maka penjualan QJMotor bisa lebih optimal.

QJMotor
Photo : KatadataOTO

“Rencana jangka panjangnya pabrik bakal dipakai buat ekspor juga,” tegasnya kemudian.

Oleh sebab itu pihaknya terus berupaya untuk bisa meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). 

“Sesuai regulasi, kami akan patuhi minimal 40 persen secara bertahap. Tetapo diharapkan bakal tercapai pada semester kedua 2025,” tambahnya.

Walau belum menyebut model yang akan diluncurkan tetapi dirinya mengaku bahwa QJMotor bakal fokus ke segmen 250 cc ke atas terlebih dulu.

“Kami fokus dulu untuk sepeda motor ICE berkapasitas 250 cc. Sementara buat listrik masih akan melihat perkembangan regulasinya di Indonesia,” tegasnya kemudian.

Sebelumnya diberitakan bahwa QJMotor resmi hadir di Indonesia dengan menggandeng sejumlah perusahaan untuk menjadi operator diler di sejumlah lokasi. Kehadiran jaringan tersebut ditujukan demi mendukung penjualan pabrikan agar lebih optimal.

Sepanjang 2025, mereka menargetkan bisa membuka sedikitnya 20 diler di seluruh Indonesia. Pulau Jawa bakal menjadi fokus utama yang kemudian diharapkan bisa menyebar ke beberapa pulau lain di Tanah Air.

Selain melayani penjualan kendaraan, outlet juga akan melayani perawatan rutin hingga menjaga ketersediaan suku cadang. Dengan demikian diharapkan masyarakat bisa lebih percaya diri selama masa kepemilikan.

QJMotor
Photo : Istimewa

Kehadiran QJMotor pun diharapkan bisa mendorong industri otomotif khususnya sepeda motor yang belakangan mengalami tekanan. Pasalnya berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) sepanjang Januari sampai November 2024 terdapat 5,9 juta unit tersalurkan.

Angka ini masih jauh dari target telah ditentukan AISI yakni 6,2 juta sampai 6,5 juta unit


Terkini

mobil
All-Terrain Circuit Experience BYD

Sirkuit All-Terrain BYD Tawarkan Pengalaman Unik Buat Pengunjung

BYD hadirkan Sirkuit All-Terrain untuk membuktikan ketangguhan teknologi kendaraan listrik yang mereka kembangkan

mobil
MotoGP

Penjelasan Aturan Restart Motor di MotoGP, Berlaku Tahun Ini

FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP

otosport
MotoGP 2027

Kata Rossi Soal Peraturan MotoGP 2027, Tetap Andalkan Ducati

Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan

mobil
Mobil Listrik

Insiden Mobil Listrik Terbakar saat Diparkir, Ini Analisanya

Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia

mobil
Toyota Innova Zenix

Susul Avanza, Harga Toyota Innova Zenix Naik di Awal Tahun

Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan

mobil
Harga Hyundai Ioniq 5

Harga Hyundai Ioniq 5 Naik Rp 81 Juta di Pertengahan Januari 2026

Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen

mobil
Mobil listrik MG

Tahun Baru, MG Tawarkan Promo Menarik Dua Produk Unggulan

MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026

mobil
Insentif Otomotif

Airlangga Ungkap Tengah Kaji Insentif Otomotif di 2026

Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan