Vespa Rilis Tiga Model Edisi Khusus Secara Terbatas
27 Mei 2026, 20:02 WIB
PT Piaggio Indonesia mengabarkan bahwa Vespa Batik akan berhenti diproduksi pada Oktober 2024 mendatang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – PT Piaggio Indonesia memberi kabar mengejutkan di tengah perhelatan IIMS 2024. Sebab jenama asal Italia tersebut akan menghentikan produksi Vespa Batik.
Rencananya hal itu bakal dilakukan pada Oktober 2024. Skutik ikonik yang diproduksi di pabrik Cikarang hanya dibuat 1.920 unit.
“Vespa Batik telah menjadi pendamping berharga dalam merayakan dua ikon identitas budaya asli dari Italia dan Indonesia. Melalui kolaborasi ini, kami menunjukkan dedikasi serta apresiasi sesungguhnya terhadap negara,” ungkap Marco Noto La Diega, Country Head PT Piaggio Indonesia.
Dia pun menyebut kalau Piaggio Indonesia bakal memulai babak baru usai Vespa Batik berhenti diproduksi. Namun mereka tetap akan menghadirkan berbagai motor terbaik bagi konsumen di Tanah Air.
Sekadar informasi Vespa Batik pertama kali diperkenalkan saat peresmian pabrik Piaggio Group di Indonesia, November 2022. Kehadirannya sebagai bentuk penghormatan terhadap ikon budaya maupun kebanggaan Tanah Air.
Pengumuman tahap akhir produksi ini memberikan kesempatan bagi konsumen untuk memiliki juga menjadi bagian sejarah kendaraan roda dua premium ikonik tersebut.
Kemudian setiap pelanggan yang melakukan pembelian Vespa Batik akan mendapatkan badge bernomor di kendaraan roda duanya.
Badge eksklusif hanya tersedia bagi Anda yang melakukan pembelian Vespa Batik maupun mereka telah memiliki.
Lalu Vespa Batik turut dilengkapi dengan kartu informasi produk maupun merchandise eksklusif yang semakin memberikan nilai tambahan motor matic asal negeri pizza.
Paket eksklusif ini bertujuan mewujudkan impian memiliki Vespa Batik edisi terbatas menjadi kenyataan.
Dibalur ornamen batik khas Indonesia, skutik ini memiliki dimensi kecil panjang 1.770 mm, lebar 705 mm dan tinggi jok 785 mm.
Motor ini menggunakan mesin berkubikasi 124.5 cc silinder tunggal 4-tak tiga katup (valve). Sistem pembakaran mengandalkan injeksi, sehingga responsif tapi efisien.
Konfigurasi tersebut menghasilkan tenaga 10.1 hp di 7.600 rpm dan torsi puncak di 10.2 Nm pada 6.000 rpm, disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis model CVT (Continuous Variable Transmission).
Pada bagian kaki-kaki, Vespa LX 125 menggunakan peredam kejut belakang hidrolik dengan 4 tingkat setelan kekerasan. Pengereman memakai model cakram 200 mm untuk bagian depan serta tromol 110 mm di buritan.
Di bagian kaki-kaki ban yang digunakan tubeless ukuran 110/70-11 inci depan dan belakang 110/70-10 inci.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Mei 2026, 20:02 WIB
19 Maret 2026, 15:00 WIB
18 Maret 2026, 11:00 WIB
17 Maret 2026, 15:50 WIB
18 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
16 Juni 2026, 19:00 WIB
Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta
16 Juni 2026, 10:00 WIB
Langkah berani dilakukan Nissan untuk bisa kembali bersaing dalam industri otomotif global yang cukup ketat
16 Juni 2026, 08:02 WIB
Setelah menjual mobil bermesin bensin dan bertenaga listrik, PHEV perdana DFSK bakal hadir di RI tahun ini
15 Juni 2026, 21:29 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren positif serta meraih kemenangan di MotoGP Ceko 2026
15 Juni 2026, 20:04 WIB
Sejumlah merek mobil mewah mencatatkan kenaikan penjualan sepanjang Mei 2026, berikut daftar lengkapnya
15 Juni 2026, 15:49 WIB
Kehadiran BYD M6 Dual Mode di pasar MPV Tanah Air bisa menjadi pilihan baru khususnya di segmen elektrifikasi
15 Juni 2026, 11:02 WIB
AHRT berhassil menggondol tiga podium pada balapan FIM ARRC 2026 yang kali ini bertempat di Motegi, Jepang