Isi Garasi Aura Kasih, Ada Vespa GTS 150 Kuning
27 Desember 2025, 17:00 WIB
PT Piaggio Indonesia mengabarkan bahwa Vespa Batik akan berhenti diproduksi pada Oktober 2024 mendatang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – PT Piaggio Indonesia memberi kabar mengejutkan di tengah perhelatan IIMS 2024. Sebab jenama asal Italia tersebut akan menghentikan produksi Vespa Batik.
Rencananya hal itu bakal dilakukan pada Oktober 2024. Skutik ikonik yang diproduksi di pabrik Cikarang hanya dibuat 1.920 unit.
“Vespa Batik telah menjadi pendamping berharga dalam merayakan dua ikon identitas budaya asli dari Italia dan Indonesia. Melalui kolaborasi ini, kami menunjukkan dedikasi serta apresiasi sesungguhnya terhadap negara,” ungkap Marco Noto La Diega, Country Head PT Piaggio Indonesia.
Dia pun menyebut kalau Piaggio Indonesia bakal memulai babak baru usai Vespa Batik berhenti diproduksi. Namun mereka tetap akan menghadirkan berbagai motor terbaik bagi konsumen di Tanah Air.
Sekadar informasi Vespa Batik pertama kali diperkenalkan saat peresmian pabrik Piaggio Group di Indonesia, November 2022. Kehadirannya sebagai bentuk penghormatan terhadap ikon budaya maupun kebanggaan Tanah Air.
Pengumuman tahap akhir produksi ini memberikan kesempatan bagi konsumen untuk memiliki juga menjadi bagian sejarah kendaraan roda dua premium ikonik tersebut.
Kemudian setiap pelanggan yang melakukan pembelian Vespa Batik akan mendapatkan badge bernomor di kendaraan roda duanya.
Badge eksklusif hanya tersedia bagi Anda yang melakukan pembelian Vespa Batik maupun mereka telah memiliki.
Lalu Vespa Batik turut dilengkapi dengan kartu informasi produk maupun merchandise eksklusif yang semakin memberikan nilai tambahan motor matic asal negeri pizza.
Paket eksklusif ini bertujuan mewujudkan impian memiliki Vespa Batik edisi terbatas menjadi kenyataan.
Dibalur ornamen batik khas Indonesia, skutik ini memiliki dimensi kecil panjang 1.770 mm, lebar 705 mm dan tinggi jok 785 mm.
Motor ini menggunakan mesin berkubikasi 124.5 cc silinder tunggal 4-tak tiga katup (valve). Sistem pembakaran mengandalkan injeksi, sehingga responsif tapi efisien.
Konfigurasi tersebut menghasilkan tenaga 10.1 hp di 7.600 rpm dan torsi puncak di 10.2 Nm pada 6.000 rpm, disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis model CVT (Continuous Variable Transmission).
Pada bagian kaki-kaki, Vespa LX 125 menggunakan peredam kejut belakang hidrolik dengan 4 tingkat setelan kekerasan. Pengereman memakai model cakram 200 mm untuk bagian depan serta tromol 110 mm di buritan.
Di bagian kaki-kaki ban yang digunakan tubeless ukuran 110/70-11 inci depan dan belakang 110/70-10 inci.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Desember 2025, 17:00 WIB
24 Desember 2025, 21:08 WIB
09 Oktober 2025, 08:00 WIB
07 Oktober 2025, 20:49 WIB
10 September 2025, 09:00 WIB
Terkini
14 Januari 2026, 19:00 WIB
Diskon Suzuki Fronx dari tenaga penjual bisa dimanfaatkan siapa saja dan untuk pembelian kredit serta tunai
14 Januari 2026, 17:00 WIB
Ada dua warna baru Yamaha Xmax yang mampu memancarkan kesan sporti serta elegan ketika digunakan di jalan
14 Januari 2026, 16:12 WIB
Produk hasil kolaborasi dengan Changan, SUV Mazda CX-6e resmi dihadirkan ke pasar global mulai tahun ini
14 Januari 2026, 15:00 WIB
Peta persaingan otomotif di RI berubah sejak kehadiran mobil Cina, catatkan pertumbuhan pesat sejak 2023
14 Januari 2026, 14:00 WIB
Tidak ada merek asal Korea Selatan Hyundai dalam 20 mobil listrik terlaris di Indonesia pada tahun ini
14 Januari 2026, 13:00 WIB
Insentif otomotif untuk 2026 masih abu-abu, namun ada sejumlah alternatif lain seperti kepastian regulasi
14 Januari 2026, 12:00 WIB
Penjualan truk 2025 di Indonesia turun signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sehingga perlu dapat perhatian
14 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil pikap di 2025 tumbuh berkat pemintaan di semester kedua yang terus mengalami peningkatan