Piaggio Indonesia Resmi Bangun Pabrik di Indonesia

Piaggio Indonesia membangun pabrik perakitaan di Bekasi, Jawa Barat dan fokus untuk merakit Vespa di Tanah Air

Piaggio Indonesia Resmi Bangun Pabrik di Indonesia
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 09 November 2021 | 17:12 WIB

TRENOTO – Setelah 10 tahun hadir di Tanah Air, PT Piaggio Indonesia akhirnya memberanikan diri untuk membangun pabrik mereka di Kawasan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Kehadiran pabrik ini diklaim merupakan tahap pertama dan akan disusul dengan tahap-tahap berikutnya untuk mengembangkan produksi sepeda motor di Indonesia.

Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 55.000 M2 tersebut rencananya akan dibangun secara cepat dan memulai produksi pada akhir tahun 2022. Dengan kehadiran fasilitas tersebut, maka diharapkan bisa memperkuat posisi PT Piaggio Indonesia di Tanah Air.

Photo : TrenOto

“Kapasitas produksi dari pabrik adalah 10.000 unit per tahun dan Vespa akan menjadi fokus dari kegiatan operasional di fasilitas ini. Vespa pertama dari dan untuk Indonesia ini akan diluncurkan pada akhir 2022,” ungkap Marco Noto La Diega, Managing Director and Country CEO PT Piaggio Indonesia.

Sayangnya Ia tidak menyebut seberapa besar komponen lokal yang akan dimasukkan oleh PT Piaggio Indonesia pada hasil produksinya. Namun pada tahapan awal, rasanya bukan tidak mungkin mereka hanya akan merakit komponen yang sudah diimpor.

Kehadiran pabrik Piaggio di Indonesia tersebut pun mendapatkan sambutan hangat dari Pemerintah Indonesia. Pasalnya mereka (pemerintah) menilai rasio kepemilikan kendaraan di Indonesia masih terbilang rendah, bahkan untuk sepeda motor sekalipun.

“Untuk kendaraan roda empat, rasio kepemilikannya adalah 9 banding 1000 orang. Sementara untuk sepeda motor rasio kepemilikannya adalah 1 banding 6 orang,” ungkap Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian Republik Indonesia.

Dengan masih rendahnya rasio kepemilikan kendaraan tentu akan menjadi sebuah keunggulan tersendiri, karena potensi pasar masih besar. Bahkan di tengah pandemi yang masih melanda Indonesia, jumlah penjualan sepeda motor pada 2021 justru menunjukkan hasil positf.

Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), jumlah penjualan sepeda motor di seluruh Indonesia hingga September 2021 sudah mencapai 3.761.407 unit. Angka tersebut selisih tipis dari target AISI tahun ini yaitu 4.3-4.6 juta unit.

Angka tersebut pun diperkirakan akan terus meningkat postif sehingga bukan tidak mungjn pada akhir tahun penjualan akan melampaui target.


Terkini

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse

motor
Motor listrik

Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka

Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika