Cara Komunitas Motor Habiskan Waktu Malam Tahun Baru 2026
09 Januari 2026, 19:00 WIB
Menurut Dito penjualan motor Ducati di Indonesia merosot di 2024, bahkan disebut masih jauh dari target
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penurunan penjualan motor terus menghantui berbagai pihak. Seperti yang tengah dirasakan oleh Ducati Indonesia.
Jenama asal Italia ini mengaku penjualan mereka merosot pada 2024. Hal tersebut terjadi sepanjang Januari sampai Juni lalu.
“Memang terasa juga di kita, dari target telah ditentukan masih di bawah. Tahun ini kita ingin menjual 170an unit, tetapi sekarang baru setengahnya kurang,” kata Dito Mulyawadi, Aftersales Director Ducati Indonesia kepada KatadataOTO di ICE BSD, Tangerang pada Jumat (16/8).
Menurutnya penurunan penjualan motor Ducati disebabkan berbagai faktor. Seperti pelemahan ekonomi di Tanah Air maupun dunia.
Meski begitu Dito berharap penjualan mereka bisa kembali bergeliat. Sehingga mampu mencapai target telah ditentukan sebelumnya.
“Akan coba kita kejar di semester dua ini. Mudahan-mudahan bisa mencapai angka tersebut,” tegas Dito.
Di sisi lain hal senada turut dilontarkan oleh Jimmy Budhijanto, CEO Ducati Indonesia. Dia mengaku kalau penjualan produk mereka melorot sejak awal tahun.
“Tahun ini semua turun, tidak ada penjualan motor premium naik. Kondisinya sekarang cukup menantang,” kata Jimmy.
Menurutnya pelemahan ekonomi yang terjadi selama beberapa bulan ini sangat berpengaruh. Sehingga mereka tidak bisa terhindar dari hal tersebut.
“Ekonomi (sedang) susah, cuma tinggal turunnya berapa banyak. Apakah masih untung atau udah jadi rugi,” Jimmy menambahkan.
Lebih jauh dia menjelaskan, pabrikan asal negeri pizza masih mendapatkan untung sedikit meski penjualan motor mereka turun. Akan tetapi jumlahnnya tidak sebanyak seperti saat kondisi normal.
Hal itu membuat mereka mampu bertahan di pasar otomotif Tanah Air. Dia pun berharap penjualan motor Ducati di semester dua bisa membaik.
Jimmy pun menuturkan berbagai cara dilakukan demi menggenjot angka penjualan. Seperti menghadirkan berbagai program menarik buat konsumen.
“Apa yang kita berikan kepada pelanggan setia tidak kami kurangi. Mau ramai atau tidak itu sudah risiko sebagai penjual, namun hak pelayanan publik harus tetap dijaga tidak boleh turun,” tegas Jimmy.
Sebagai informasi, menurut data milik Aisi (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) penjualan motor di Indonesia secara domestik terdapat 3.769.838 unit terjual sejak Januari sampai Juli 2024.
Angka di atas meningkat hanya 2,5 persen jika dibandingkan dengan periode serupa sebelumnya. Sebab di 2023 hanya mencatatkan 3.676.358 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Januari 2026, 19:00 WIB
08 Januari 2026, 17:00 WIB
07 Januari 2026, 10:00 WIB
06 Januari 2026, 09:00 WIB
05 Januari 2026, 19:40 WIB
Terkini
09 Januari 2026, 19:00 WIB
Sejumlah komunitas motor berkumpul di kawasan Sentul, Jawa Barat untuk kamping bersama menyambut silahturahmi
09 Januari 2026, 18:00 WIB
Nama Hyundai Ioniq 5 N ramai jadi perbincangan pasca terbakar di Medan, diduga milik Gubernur Sumatera Utara
09 Januari 2026, 17:00 WIB
Hyundai mengalami penurunan penjualan mobil di penghujung tahun, menjadi capaian terendahnya sepanjang 2025
09 Januari 2026, 16:00 WIB
Ada syarat yang harus dipenuhi untuk memanfaatkan diskon Suzuki Jimny 5 pintu sebesar Rp 100 juta di awal 2026
09 Januari 2026, 15:00 WIB
Model edisi khusus Toyota GR Yaris Morizo RR hanya bisa dibeli melalui aplikasi GR App, unitnya terbatas
09 Januari 2026, 14:00 WIB
Demi mengurai kemacetan yang sering terjadi, kepolisian menyiapkan ganjil genap Puncak Bogor dan one way
09 Januari 2026, 13:00 WIB
Motul mendukung pembalap Indonesia dan para pembalap yang ikut serta dalam ajang balap Rally Dakar 2026
09 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki Indonesia mulai waspadai potensi penurunan ekspor kendaraan akibat adanya sistem proteksi di Meksiko