Harga dan Spesifikasi Honda Rebel 1100, Kini Ada Warna Baru
09 Juli 2026, 21:00 WIB
Menurut Dito penjualan motor Ducati di Indonesia merosot di 2024, bahkan disebut masih jauh dari target
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penurunan penjualan motor terus menghantui berbagai pihak. Seperti yang tengah dirasakan oleh Ducati Indonesia.
Jenama asal Italia ini mengaku penjualan mereka merosot pada 2024. Hal tersebut terjadi sepanjang Januari sampai Juni lalu.
“Memang terasa juga di kita, dari target telah ditentukan masih di bawah. Tahun ini kita ingin menjual 170an unit, tetapi sekarang baru setengahnya kurang,” kata Dito Mulyawadi, Aftersales Director Ducati Indonesia kepada KatadataOTO di ICE BSD, Tangerang pada Jumat (16/8).
Menurutnya penurunan penjualan motor Ducati disebabkan berbagai faktor. Seperti pelemahan ekonomi di Tanah Air maupun dunia.
Meski begitu Dito berharap penjualan mereka bisa kembali bergeliat. Sehingga mampu mencapai target telah ditentukan sebelumnya.
“Akan coba kita kejar di semester dua ini. Mudahan-mudahan bisa mencapai angka tersebut,” tegas Dito.
Di sisi lain hal senada turut dilontarkan oleh Jimmy Budhijanto, CEO Ducati Indonesia. Dia mengaku kalau penjualan produk mereka melorot sejak awal tahun.
“Tahun ini semua turun, tidak ada penjualan motor premium naik. Kondisinya sekarang cukup menantang,” kata Jimmy.
Menurutnya pelemahan ekonomi yang terjadi selama beberapa bulan ini sangat berpengaruh. Sehingga mereka tidak bisa terhindar dari hal tersebut.
“Ekonomi (sedang) susah, cuma tinggal turunnya berapa banyak. Apakah masih untung atau udah jadi rugi,” Jimmy menambahkan.
Lebih jauh dia menjelaskan, pabrikan asal negeri pizza masih mendapatkan untung sedikit meski penjualan motor mereka turun. Akan tetapi jumlahnnya tidak sebanyak seperti saat kondisi normal.
Hal itu membuat mereka mampu bertahan di pasar otomotif Tanah Air. Dia pun berharap penjualan motor Ducati di semester dua bisa membaik.
Jimmy pun menuturkan berbagai cara dilakukan demi menggenjot angka penjualan. Seperti menghadirkan berbagai program menarik buat konsumen.
“Apa yang kita berikan kepada pelanggan setia tidak kami kurangi. Mau ramai atau tidak itu sudah risiko sebagai penjual, namun hak pelayanan publik harus tetap dijaga tidak boleh turun,” tegas Jimmy.
Sebagai informasi, menurut data milik Aisi (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) penjualan motor di Indonesia secara domestik terdapat 3.769.838 unit terjual sejak Januari sampai Juli 2024.
Angka di atas meningkat hanya 2,5 persen jika dibandingkan dengan periode serupa sebelumnya. Sebab di 2023 hanya mencatatkan 3.676.358 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Juli 2026, 21:00 WIB
09 Juli 2026, 13:00 WIB
04 Juli 2026, 21:00 WIB
04 Juli 2026, 07:00 WIB
02 Juli 2026, 23:16 WIB
Terkini
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Vinfast Indonesia secara resmi menawarkan motor listrik dengan pilihan kepemilikan baterai sewa atau beli putus
19 Juli 2026, 12:00 WIB
Chery Q sudah dipesan lebih dari 3.000 unit meskipun tanpa harga final dan baru akan meluncur di GIIAS 2026
19 Juli 2026, 10:38 WIB
MMKSI menilai kalau Mitsubishi Xforce Hybrid lebih memiliki prospek lebih bagus di pasar otomotif Indonesia
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik Voltron Hub Puri Indah menawarkan opsi ultra fast charging ke konsumen
18 Juli 2026, 21:06 WIB
Pangsa pasar Daihatsu di Juni 2026 berhasil tembus 17,1 persen, naik dari capaian di tahun sebelumnya
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana