Harga Motor Matic 150 cc Maret 2026, Nmax dan Aerox Tak Naik
19 Maret 2026, 15:00 WIB
Penerapan rem ABS pada motor disebut bisa menaikan harga jual yang berimbas pada turunnya minat masyarakat
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penerapan rem ABS (Anti-lock Braking System) tengah ramai diperbincangkan. Sebab fitur ini dinilai penting ada pada sebuah sepeda motor.
Melihat hal tersebut, Kemenhub (Kementerian Perhubungan) mempertimbangkan penerapan fitur keselamatan satu ini di Tanah Air.
Beberapa pihak pun coba menanggapi wacana tersebut. Mereka mengatakan kalau penyematan rem ABS di motor merupakan langkah positif.
“Penambahan fitur ABS secara teknis menawarkan peningkatan keamanan yang signifikan, terutama dalam kondisi jalan licin atau pengereman mendadak,” ucap Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif sekaligus akademisi ITB (Institut Teknologi Bandung) saat dihubungi KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Meski begitu Yannes menjelaskan bahwa penerapan fitur keselamatan itu berpotensi menimbulkan masalah baru. Seperti meningkatnya harga jual motor di Tanah Air.
Sebab biaya produksi yang harus ditanggung menjadi lebih besar atau membengkak setelah penambahan ABS. Sehingga bakal mempengaruhi daya beli masyarakat terutama pada segmen Entry-Level.
Konsumen dengan anggaran terbatas kemungkinan besar akan memilih untuk memboyong kendaraan roda dua bekas atau menunda pembelian beberapa waktu.
“Dapat menjadi hambatan buat sebagian besar konsumen di Indonesia yang sensitif terhadap harga,” Yannes menambahkan.
Jika hal di atas terjadi maka akan berdampak pada terpukulnya industri otomotif. Sebab bila minat masyarakat turun akibat harga melambung, maka produsen otomatis menurunkan jumlah produksi mengikuti permintaan pasar.
Lalu para pabrikan terpaksa mengurangi jumlah tenaga kerja. Selanjutnya berpotensi meningkatkan angka pengangguran di Tanah Air.
“Jadi pemerintah perlu mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk biaya sebelum menetapkan kebijakan tersebut secara menyeluruh di semua wilayah Indonesia,” tegas Yannes.
Memang jika dilihat banderol sebuah sepeda motor dengan rem ABS dan tidak selisihnya cukup banyak, bisa mencapai Rp 3 jutaan hingga 4 jutaan.
Ambil contoh harga Honda Vario CBS Active di Jakarta adalah Rp 27,3 jutaan. Sementara varian ABS bisa didapatkan dengan uang Rp 30,2 jutaan.
Hal serupa terjadi pada Honda PCX, buat tipe CBS dibanderol Rp 33,4 jutaan. Lalu buat yang ABS Rp 36,9 jutaan.
Terakhir untuk Yamaha Aerox Standar ditawarkan di angka Rp 27,8 jutaan. Sedangkan varian ABS Connected dijual Rp 31,6 jutaan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Februari 2026, 08:00 WIB
20 Februari 2026, 16:00 WIB
15 Februari 2026, 14:00 WIB
11 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini