Harga Motor Matic 150 cc di Februari 2026, Stabil Jelang Ramadan
11 Februari 2026, 09:00 WIB
Penerapan rem ABS pada motor disebut bisa menaikan harga jual yang berimbas pada turunnya minat masyarakat
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penerapan rem ABS (Anti-lock Braking System) tengah ramai diperbincangkan. Sebab fitur ini dinilai penting ada pada sebuah sepeda motor.
Melihat hal tersebut, Kemenhub (Kementerian Perhubungan) mempertimbangkan penerapan fitur keselamatan satu ini di Tanah Air.
Beberapa pihak pun coba menanggapi wacana tersebut. Mereka mengatakan kalau penyematan rem ABS di motor merupakan langkah positif.
“Penambahan fitur ABS secara teknis menawarkan peningkatan keamanan yang signifikan, terutama dalam kondisi jalan licin atau pengereman mendadak,” ucap Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif sekaligus akademisi ITB (Institut Teknologi Bandung) saat dihubungi KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Meski begitu Yannes menjelaskan bahwa penerapan fitur keselamatan itu berpotensi menimbulkan masalah baru. Seperti meningkatnya harga jual motor di Tanah Air.
Sebab biaya produksi yang harus ditanggung menjadi lebih besar atau membengkak setelah penambahan ABS. Sehingga bakal mempengaruhi daya beli masyarakat terutama pada segmen Entry-Level.
Konsumen dengan anggaran terbatas kemungkinan besar akan memilih untuk memboyong kendaraan roda dua bekas atau menunda pembelian beberapa waktu.
“Dapat menjadi hambatan buat sebagian besar konsumen di Indonesia yang sensitif terhadap harga,” Yannes menambahkan.
Jika hal di atas terjadi maka akan berdampak pada terpukulnya industri otomotif. Sebab bila minat masyarakat turun akibat harga melambung, maka produsen otomatis menurunkan jumlah produksi mengikuti permintaan pasar.
Lalu para pabrikan terpaksa mengurangi jumlah tenaga kerja. Selanjutnya berpotensi meningkatkan angka pengangguran di Tanah Air.
“Jadi pemerintah perlu mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk biaya sebelum menetapkan kebijakan tersebut secara menyeluruh di semua wilayah Indonesia,” tegas Yannes.
Memang jika dilihat banderol sebuah sepeda motor dengan rem ABS dan tidak selisihnya cukup banyak, bisa mencapai Rp 3 jutaan hingga 4 jutaan.
Ambil contoh harga Honda Vario CBS Active di Jakarta adalah Rp 27,3 jutaan. Sementara varian ABS bisa didapatkan dengan uang Rp 30,2 jutaan.
Hal serupa terjadi pada Honda PCX, buat tipe CBS dibanderol Rp 33,4 jutaan. Lalu buat yang ABS Rp 36,9 jutaan.
Terakhir untuk Yamaha Aerox Standar ditawarkan di angka Rp 27,8 jutaan. Sedangkan varian ABS Connected dijual Rp 31,6 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Februari 2026, 09:00 WIB
10 Februari 2026, 14:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
04 Februari 2026, 14:00 WIB
03 Februari 2026, 10:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan
14 Februari 2026, 13:03 WIB
Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik