Harga Motor Matic Murah Maret 2026, Ada Fazzio Special Edition
04 Maret 2026, 14:00 WIB
Motor yang terendam banjir tidak boleh langsung dinyalakan, ada beberapa hal yang harus dilakukan pemilik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Banjir yang datang secara tiba-tiba di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi membuat warga cukup panik. Sehingga mereka tidak sempat menyelamatkan kendaraannya.
Seperti terjadi di Bekasi, Jawa Barat nampak puluhan motor terendam oleh air yang cukup tinggi selama seharian penuh.
Kondisi tersebut tentu memerlukan perhatian khusus. Sebab motor yang terendam banjir tidak boleh langsung dihidupkan.
“Jangan langsung dinyalakan (mesinnya). Lebih baik cabut kunci kontak saja,” ungkap Wahyu Budhi, Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati kepada KatadataOTO, Selasa (04/05).
Ia menjelaskan ada beberapa langkah yang harus dilakukan para pemilik kendaraan. Pertama adalah membersihkan motor dari endapan lumpur.
Lalu periksa secara detail bagaimana kondisi kendaraan roda dua Anda. Seperti pada bagian filter udara, apakah terdapat air atau tidak.
“Tangki bahan bakar juga harus dicek atau dikuras terlebih dahulu. Jangan sampai BBM tercampur dengan air,” ia melanjutkan.
Selanjutnya pemilik bisa menguras oli mesin dan gardan pada motor matic. Sebab jika terendam banjir lumayan lama, ada kemungkinan air masuk.
Jika begitu maka warna oli akan berubah menjadi coklat. Lalu kualitasnya juga menurun, sehingga tidak bisa melumasi bagian jantung mekanis.
“Knalpot turut diperiksa, karena rentan kemasukan air. Jadi wajib dibuka supaya tidak terhisap kembali ke mesin ketika dinyalakan,” tutur Wahyu.
Kemudian motor yang terendam banjir wajib dicek bagian kelistrikannya. Seperti perkabelan, CDI atau ECU harus dipastikan bersih.
Anda bisa mengeringkan perkabelan pada kendaraan menggunakan angin dari kompresor. Pastikan tidak ada air tersisa.
“Jangan dihidupkan sebelum kering sempurna. Takutnya masih ada air yang masuk (dapat menimbulkan korsleting listrik),” pungkas dia.
Nah untuk pengguna motor matic, ada satu bagian pada kendaraan Anda yang harus mendapatkan perhatian khusus, yakni CVT (Continuously Variable Transmission).
Bila sudah terendam dalam waktu cukup lama, maka dapat menimbulkan kerusakan maupun karat jika tidak segera ditangani.
“Drive Pulley dan Driven Pulley harus dibersihkan. Jika perlu ditambah serta diganti dengan gemuk atau stamp pad baru,” tegas Wahyu.
Kalau semua langkah di atas sudah dilakukan, maka masyarakat bisa menggunakan motornya kembali. Seperti untuk bekerja sampai kegiatan sehari-hari.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Maret 2026, 14:00 WIB
26 Februari 2026, 08:00 WIB
23 Februari 2026, 17:00 WIB
20 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan