Cara Komunitas Motor Habiskan Waktu Malam Tahun Baru 2026
09 Januari 2026, 19:00 WIB
Motor yang terendam banjir tidak boleh langsung dinyalakan, ada beberapa hal yang harus dilakukan pemilik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Banjir yang datang secara tiba-tiba di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi membuat warga cukup panik. Sehingga mereka tidak sempat menyelamatkan kendaraannya.
Seperti terjadi di Bekasi, Jawa Barat nampak puluhan motor terendam oleh air yang cukup tinggi selama seharian penuh.
Kondisi tersebut tentu memerlukan perhatian khusus. Sebab motor yang terendam banjir tidak boleh langsung dihidupkan.
“Jangan langsung dinyalakan (mesinnya). Lebih baik cabut kunci kontak saja,” ungkap Wahyu Budhi, Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati kepada KatadataOTO, Selasa (04/05).
Ia menjelaskan ada beberapa langkah yang harus dilakukan para pemilik kendaraan. Pertama adalah membersihkan motor dari endapan lumpur.
Lalu periksa secara detail bagaimana kondisi kendaraan roda dua Anda. Seperti pada bagian filter udara, apakah terdapat air atau tidak.
“Tangki bahan bakar juga harus dicek atau dikuras terlebih dahulu. Jangan sampai BBM tercampur dengan air,” ia melanjutkan.
Selanjutnya pemilik bisa menguras oli mesin dan gardan pada motor matic. Sebab jika terendam banjir lumayan lama, ada kemungkinan air masuk.
Jika begitu maka warna oli akan berubah menjadi coklat. Lalu kualitasnya juga menurun, sehingga tidak bisa melumasi bagian jantung mekanis.
“Knalpot turut diperiksa, karena rentan kemasukan air. Jadi wajib dibuka supaya tidak terhisap kembali ke mesin ketika dinyalakan,” tutur Wahyu.
Kemudian motor yang terendam banjir wajib dicek bagian kelistrikannya. Seperti perkabelan, CDI atau ECU harus dipastikan bersih.
Anda bisa mengeringkan perkabelan pada kendaraan menggunakan angin dari kompresor. Pastikan tidak ada air tersisa.
“Jangan dihidupkan sebelum kering sempurna. Takutnya masih ada air yang masuk (dapat menimbulkan korsleting listrik),” pungkas dia.
Nah untuk pengguna motor matic, ada satu bagian pada kendaraan Anda yang harus mendapatkan perhatian khusus, yakni CVT (Continuously Variable Transmission).
Bila sudah terendam dalam waktu cukup lama, maka dapat menimbulkan kerusakan maupun karat jika tidak segera ditangani.
“Drive Pulley dan Driven Pulley harus dibersihkan. Jika perlu ditambah serta diganti dengan gemuk atau stamp pad baru,” tegas Wahyu.
Kalau semua langkah di atas sudah dilakukan, maka masyarakat bisa menggunakan motornya kembali. Seperti untuk bekerja sampai kegiatan sehari-hari.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Januari 2026, 19:00 WIB
07 Januari 2026, 10:00 WIB
06 Januari 2026, 09:00 WIB
05 Januari 2026, 19:40 WIB
04 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
16 Januari 2026, 07:00 WIB
Aprilia Racing jadi tim MotoGP ketiga yang merilis motor balap baru Marco Bezzecchi dan Jorge Martin
16 Januari 2026, 06:24 WIB
BYD punya sirkuit all-terrain dengan fasilitas lengkap sebagai tempat pengetesan dan pamer ketangguhan New Energy Vehicle atau NEV
16 Januari 2026, 06:00 WIB
Meski ada libur nasional Isra Miraj hari ini, SIM keliling Bandung hadir guna memenuhi kebutuhan pengedara
15 Januari 2026, 19:00 WIB
FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP
15 Januari 2026, 17:00 WIB
Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan
15 Januari 2026, 16:00 WIB
Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia
15 Januari 2026, 15:00 WIB
Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan
15 Januari 2026, 14:00 WIB
Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen