Wholesales Motor Baru April 2026, Tumbuh 16 Persen Dari Bulan Lalu
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Motor yang terendam banjir tidak boleh langsung dinyalakan, ada beberapa hal yang harus dilakukan pemilik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Banjir yang datang secara tiba-tiba di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi membuat warga cukup panik. Sehingga mereka tidak sempat menyelamatkan kendaraannya.
Seperti terjadi di Bekasi, Jawa Barat nampak puluhan motor terendam oleh air yang cukup tinggi selama seharian penuh.
Kondisi tersebut tentu memerlukan perhatian khusus. Sebab motor yang terendam banjir tidak boleh langsung dihidupkan.
“Jangan langsung dinyalakan (mesinnya). Lebih baik cabut kunci kontak saja,” ungkap Wahyu Budhi, Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati kepada KatadataOTO, Selasa (04/05).
Ia menjelaskan ada beberapa langkah yang harus dilakukan para pemilik kendaraan. Pertama adalah membersihkan motor dari endapan lumpur.
Lalu periksa secara detail bagaimana kondisi kendaraan roda dua Anda. Seperti pada bagian filter udara, apakah terdapat air atau tidak.
“Tangki bahan bakar juga harus dicek atau dikuras terlebih dahulu. Jangan sampai BBM tercampur dengan air,” ia melanjutkan.
Selanjutnya pemilik bisa menguras oli mesin dan gardan pada motor matic. Sebab jika terendam banjir lumayan lama, ada kemungkinan air masuk.
Jika begitu maka warna oli akan berubah menjadi coklat. Lalu kualitasnya juga menurun, sehingga tidak bisa melumasi bagian jantung mekanis.
“Knalpot turut diperiksa, karena rentan kemasukan air. Jadi wajib dibuka supaya tidak terhisap kembali ke mesin ketika dinyalakan,” tutur Wahyu.
Kemudian motor yang terendam banjir wajib dicek bagian kelistrikannya. Seperti perkabelan, CDI atau ECU harus dipastikan bersih.
Anda bisa mengeringkan perkabelan pada kendaraan menggunakan angin dari kompresor. Pastikan tidak ada air tersisa.
“Jangan dihidupkan sebelum kering sempurna. Takutnya masih ada air yang masuk (dapat menimbulkan korsleting listrik),” pungkas dia.
Nah untuk pengguna motor matic, ada satu bagian pada kendaraan Anda yang harus mendapatkan perhatian khusus, yakni CVT (Continuously Variable Transmission).
Bila sudah terendam dalam waktu cukup lama, maka dapat menimbulkan kerusakan maupun karat jika tidak segera ditangani.
“Drive Pulley dan Driven Pulley harus dibersihkan. Jika perlu ditambah serta diganti dengan gemuk atau stamp pad baru,” tegas Wahyu.
Kalau semua langkah di atas sudah dilakukan, maka masyarakat bisa menggunakan motornya kembali. Seperti untuk bekerja sampai kegiatan sehari-hari.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 19:21 WIB
15 April 2026, 18:00 WIB
04 Maret 2026, 14:00 WIB
26 Februari 2026, 08:00 WIB
23 Februari 2026, 17:00 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April