Motor Listrik Kymco iONEX Jadi Prototipe Terfavorit di PEVS 2023

Pameran kendaraan listrik PEVS 2023 resmi berakhir, motor listrik Kymco iONEX jadi prototipe terfavorit

Motor Listrik Kymco iONEX Jadi Prototipe Terfavorit di PEVS 2023

TRENOTO – Pameran kendaraan listrik PEVS (Periklindo Electric Vehicle Show) 2023 resmi berakhir Minggu (21/5). Ajang tersebut diakhiri dengan pemberian penghargaan untuk partisipan yang hadir.

Salah satunya, motor listrik Kymco Ionex jadi prototipe terfavorit di pameran tersebut. Kymco juga meraih penghargaan lain yakni Best Booth Motorcycle.

Chen Jung Lung, Direktur Kymco memaparkan bahwa hal ini jadi prestasi luar biasa untuk Kymco Ionex Mo One. Ini juga sekaligus membuktikan komitmen Kymco sebagai merek yang mempersiapkan kendaraan listrik dengan kualifikasi tertinggi.

“Demikian juga booth Kymco menjadi yang terbaik karena memberikan kesan kuat bagi pengunjungnya,” ucap dia dikutip dari siaran resmi, Rabu (23/5).

Photo : Kymco

Untuk diketahui Kymco Mo One memakai baterai iONEX dengan kapasitas 1.743 watt. Motor ini dapat melaju 25 – 50 km/jam sedangkan jarak tempuhnya adalah 90 km.

Dengan konfigurasi tersebut Kymco diklaim cocok jadi alat transportasi untuk mobilitas perkotaan, sesuai kebutuhan konsumen saat ini.

Baca juga: Kymco Lakukan Strategi Baru Perkuat Posisinya di Dunia Otomotif

Berhasil mendapatkan dua penghargaan, Kymco optimis dapat menjadi merek yang memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus menawarkan opsi kendaraan ramah lingkungan, dan membekali produknya dengan teknologi dan inovasi canggih.

“Kami akan terus memberikan experience baru bagi costumer kami, melalui pengembangan produk-produk kendaraan listrik dengan kualifikasi terbaik untuk pasar motor listrik Indonesia,” tutupnya.

Kymco Hadir di PEVS 2023

Pabrik asal Taiwan ini memamerkan sejumlah motor listriknya untuk diperkenalkan kepada masyarakat. Meski begitu, iONEX saat ini belum resmi dijual di Indonesia namun sudah terlihat menarik pengunjung pameran.

Ada beberapa motor selain iONEX yang dipamerkan yaitu Agility EV dan i-One Series. Salah satu ciri khasnya adalah desain modern dan futuristik, tapi juga tidak lepas dari kesan klasik.

Photo : TrenOto

Mo One yang jadi salah satu daya tarik menggunakan baterai Li-NMC 50.82V/34.3Ah 1.743 watt. Model lainnya juga memakai baterai serupa namun dengan tenaga berbeda-beda.

Agility EV memiliki daya maksimum 2.6 hp dengan kecepatan maksimal 50 km/jam serta jarak tempuh 90 km. i-One juga memiliki spesifikasi serupa, perbedaan signifikan lebih terlihat pada desain eksteriornya saja.


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV