Mengenal Honda CS-1, Motor Kesayangan Mendiang Dorce Gamalama

Honda CS-1 merupakan motor kesayangan mendiang artis serba bisa Dorce Gamalama semasa hidupnya di Ibu Kota

Mengenal Honda CS-1, Motor Kesayangan Mendiang Dorce Gamalama

TRENOTO – Artis senior Dorce Gamalama meninggal dunia pada Rabu (16/02/2022) di usia 58 tahun. Dikenal sebagai artis serba bisa, Dorce memiliki motor kesayangan semasa hidupnya.

Meskipun telah sukses dan memiliki penghasilan besar, namun Dorce mengatakan lebih suka wara-wiri dengan sepeda motor. Menurutnya motor merupakan alat transportasi yang paling praktis untuk digunakan, khususnya di kota besar seperti Jakarta.

Motor andalannya semasa hidupnya juga tidak masuk dalam kategori mewah. Dalam sebuah acara beberapa waktu lalu, Ia mengatakan bahwa Honda CS-1 adalah motor favorit dirinya.

“Aku suka motor ini dan ini adalah jerih payahku sendiri. Aku lagi senang-senangnya naik motor dan ngga takut, gini-gini pernah juara 3 balapan di Surabaya, tahun 1978,” ucapnya kala itu.

Spesifikasi Honda CS-1 di Indonesia

Honda CS-1 pertama kalinya dipasarkan di Indonesia pada 2008 dan masuk ke dalam segmen bebek sport. Bentuknya unik dan kerap disebut motor banci karena tampilannya serba nanggung.

Motor ini hadir jauh sebelum datangnya Honda Sonic 150 yang dijuluki Ayam Jago. Honda CS-1 sendiri bertahan cukup lama di pasaran meskipun penerimaan masyarakat tidak positif.

Sejak mulai dipasarkan pada 2008, penjualan Honda CS-1 hanya menyentuh angka 4.207 unit hingga 2012. Artinya dalam satu tahun, kuda besi ini hanya terjual seribuan unit kurang lebih.

Honda CS-1 dikatakan merupakan motor hasil rancangan desainer pabrikan Sayap Mengepak tersebut di Tanah Air. Desain inilah yang membuat motor kurang bisa diterima masyarakat.

Meskipun bodinya menjadi kontroversi di masyarakat, namun kendaraan ini menggendong mesin yang mumpuni. Mesin 125 cc berstruktur tegak menjadi salah satu keunggulannya.

Photo : OLX

Jantung mekanisnya berkapasitas total 124.7 cc SOHC berpendingin cairan. Spesifikasi ini cukup mengilap pada masanya karena kompetitor lainnya masih menggunakan pendingin udara.

Disebutkan bahwa mesin Honda CS-1 mampu memuntahkan daya sebesar 12.6 hp. Sementara torsi puncaknya mencapai 10.9 Nm dan disalurkan melalui transmisi manual lima-percepatan.

Motor ini dikatakan mencomot teknologi dari Honda CBR 150 dan sistem pengbut bahan bakarnya sudah injeksi. Soal mesin, kemampuannya sudah tidak perlu diragukan lagi.

Harga Honda CS-1 di pasar motor bekas saat ini mulai Rp3 jutaan hingga Rp7 jutaan


Terkini

komunitas
Komunitas motor

Cara Komunitas Motor Habiskan Waktu Malam Tahun Baru 2026

Sejumlah komunitas motor berkumpul di kawasan Sentul, Jawa Barat untuk kamping bersama menyambut silahturahmi

mobil
Hyundai Ioniq 5 N

Segini Harga Hyundai Ioniq 5 N yang Terbakar di Medan

Nama Hyundai Ioniq 5 N ramai jadi perbincangan pasca terbakar di Medan, diduga milik Gubernur Sumatera Utara

mobil
Penjualan Mobil Desember 2025 Naik Pesat, Merek Ini Justru Turun

Penjualan Mobil Desember 2025 Naik Pesat, Merek Ini Justru Turun

Hyundai mengalami penurunan penjualan mobil di penghujung tahun, menjadi capaian terendahnya sepanjang 2025

mobil
Suzuki Jimny 5 Pintu

Diskon Suzuki Jimny 5 Pintu Awal 2026, Menggiurkan

Ada syarat yang harus dipenuhi untuk memanfaatkan diskon Suzuki Jimny 5 pintu sebesar Rp 100 juta di awal 2026

mobil
Toyota GR Yaris Morizo RR

Toyota GR Yaris Morizo RR Meluncur Terbatas, Belinya Diundi

Model edisi khusus Toyota GR Yaris Morizo RR hanya bisa dibeli melalui aplikasi GR App, unitnya terbatas

news
Ganjil Genap Puncak Bogor

Jadwal Ganjil Genap Puncak 9 Januari 2026, Cek Jalur Alternatif

Demi mengurai kemacetan yang sering terjadi, kepolisian menyiapkan ganjil genap Puncak Bogor dan one way

otosport
Motul

Motul Manfaatkan Rally Dakar 2026 Sebagai Panggung Uji Kualitas

Motul mendukung pembalap Indonesia dan para pembalap yang ikut serta dalam ajang balap Rally Dakar 2026

mobil
Ekspor Suzuki

Suzuki Indonesia Akui Berpotensi Terdampak Aturan Tarif Impor Meksiko

Suzuki Indonesia mulai waspadai potensi penurunan ekspor kendaraan akibat adanya sistem proteksi di Meksiko