Final Battle Honda Modif Contest 2026 Hadirkan Tiga Jawara Baru
26 Oktober 2026, 14:15 WIB
HMC 2025 FInal Battle berhasil menelurkan bakat kreatif untuk Andi Hardiyansa menyulap Honda CS-1 berkonsep unik
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Honda CS-1 menjadi kanvas putih bagi Andi Hardiyansa. Ia memodifikasi motor jenis bebek tersebut dengan konsep unik.
Bermodalkan motor bebek langka Honda, Andy mendaftarkan diri menjadi peserta Honda Modif Contest (HMC 2025).
Berangkat dari Makassar, Sulawesi Selatan, Andi berhasil memenangkan kategori Media Pick. Adapun konsep modifikasi yang diusung adalah Speedway.
“Karena motor ini buat event, saya tidak mau pakai konsep umum. Khusus untuk HMC 2025 harus pakai yang benar-benar baru,” ujar Andi di Garut beberapa waktu lalu.
Speedway sendiri merupakan ajang balap motor yang cukup tua di dunia. Trek adu kebut satu ini hanya ada satu belokan yakni ke kiri.
Balap Speedway lahir sejak era 1910-an di Amerika Serikat dan Australia. Adapun lintasannya bermaterial tanah kering.
Andi menyulap Honda CS-1 dan menyematkan sejumlah komponen kustom. Seperti set bodi yang terlihat sangat mendukung konsep.
Bodi motor tampak menyatu baik dari samping hingga belakang. Bagian nan terpisah cover setang dan spakbor.
Lalu untuk semakin menguatkan konsep, Andi merancang sistem suspensi depan. Wujudnya tidak lazim di era modern, namun terlihat nyentrik.
Perpaduan warna dasar putih dipadukan bersama grafis ungu, biru dan pink berikut gradasi. Pada bagian depan terdapat kelir kuning disertai nomor start.
Lebih jauh peredam kejut motor ini disematkan shockbraker milik sepeda.
“Karena ruangnya sempit jadi saya putuskan pakai suspensi sepeda. Lalu terbentur dengan regulasi juga, jadi tidak bisa merubah komstir,” jeas Andi.
Kemudian urusan ban memakai khusus arena dirt track. Sedangkan ukuran diameter roda 19 inci di depan dan 17 belakang.
Sementara pelek belakang monoblok dan depan mengandalkan merek Rossi.
Hal yang mengundang perhatian terdapat di footstep. Karena posisinya tidak simetris baik kiri maupun kanan.
Diungkapkan bahwa menunggangi kendaraan ini dibutuhkan adaptasi. Karena sepanjang acara motor cuma bisa berbelok kiri.
Guna mengubah secara keseluruhan bentuk kendaraan adalah pemotongan rangka. Frame awal sudah tidak bisa lagi disematkan.
Penggawa bengkel AR 19 Garage mengatakan jika proses pembuatan hanya memakan waktu satu bulan saja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Oktober 2026, 14:15 WIB
25 Oktober 2026, 13:18 WIB
24 Oktober 2026, 13:00 WIB
24 Oktober 2026, 10:15 WIB
21 Oktober 2026, 17:00 WIB
Terkini
29 Oktober 2026, 07:00 WIB
Di bawah naungan PT Permata Otomotif Indonesia (POI), Peugeot Motorcycle kembali hadir di pasar Indonesia
28 Oktober 2026, 23:44 WIB
Kia Puri resmi dibuka, hasil kerjasama dengan PT Sinar Inti Harapan dan akan terus bertambah di kemudian hari
28 Oktober 2026, 16:13 WIB
Rangkaian seri GIIAS berlanjut, kini GIIAS Makassar 2026 resmi dibuka diramaikan berbagai model elektrifikasi
28 Oktober 2026, 13:00 WIB
Komponen CVT pada motor matik perlu diperiksa secara berkala, ini gejalanya jika terjadi potensi kerusakan
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
Periklindo menilai mobil hybrid turut berkontribusi dalam pengurangan konsumsi BBM dan emisi CO2 di Indonesia
28 Oktober 2026, 09:00 WIB
Muncul wacana insentif mobil hybrid, realisasinya berpeluang menambah angka penjualan lini kendaraan HEV
28 Oktober 2026, 07:00 WIB
Kepolisian coba mengantisipasi penumpukan kendaraan di sejumlah titik saat ada Demo Mahasiswa 28 Oktober 2026
27 Oktober 2026, 21:00 WIB
Sejumlah pembalap disebut menolak untuk melakoni MotoGP Qatar 2026 pekan depan karena masalah keamanan