Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027, Quartararo ke Honda
22 Juli 2026, 07:00 WIB
HMC 2025 FInal Battle berhasil menelurkan bakat kreatif untuk Andi Hardiyansa menyulap Honda CS-1 berkonsep unik
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Honda CS-1 menjadi kanvas putih bagi Andi Hardiyansa. Ia memodifikasi motor jenis bebek tersebut dengan konsep unik.
Bermodalkan motor bebek langka Honda, Andy mendaftarkan diri menjadi peserta Honda Modif Contest (HMC 2025).
Berangkat dari Makassar, Sulawesi Selatan, Andi berhasil memenangkan kategori Media Pick. Adapun konsep modifikasi yang diusung adalah Speedway.
“Karena motor ini buat event, saya tidak mau pakai konsep umum. Khusus untuk HMC 2025 harus pakai yang benar-benar baru,” ujar Andi di Garut beberapa waktu lalu.
Speedway sendiri merupakan ajang balap motor yang cukup tua di dunia. Trek adu kebut satu ini hanya ada satu belokan yakni ke kiri.
Balap Speedway lahir sejak era 1910-an di Amerika Serikat dan Australia. Adapun lintasannya bermaterial tanah kering.
Andi menyulap Honda CS-1 dan menyematkan sejumlah komponen kustom. Seperti set bodi yang terlihat sangat mendukung konsep.
Bodi motor tampak menyatu baik dari samping hingga belakang. Bagian nan terpisah cover setang dan spakbor.
Lalu untuk semakin menguatkan konsep, Andi merancang sistem suspensi depan. Wujudnya tidak lazim di era modern, namun terlihat nyentrik.
Perpaduan warna dasar putih dipadukan bersama grafis ungu, biru dan pink berikut gradasi. Pada bagian depan terdapat kelir kuning disertai nomor start.
Lebih jauh peredam kejut motor ini disematkan shockbraker milik sepeda.
“Karena ruangnya sempit jadi saya putuskan pakai suspensi sepeda. Lalu terbentur dengan regulasi juga, jadi tidak bisa merubah komstir,” jeas Andi.
Kemudian urusan ban memakai khusus arena dirt track. Sedangkan ukuran diameter roda 19 inci di depan dan 17 belakang.
Sementara pelek belakang monoblok dan depan mengandalkan merek Rossi.
Hal yang mengundang perhatian terdapat di footstep. Karena posisinya tidak simetris baik kiri maupun kanan.
Diungkapkan bahwa menunggangi kendaraan ini dibutuhkan adaptasi. Karena sepanjang acara motor cuma bisa berbelok kiri.
Guna mengubah secara keseluruhan bentuk kendaraan adalah pemotongan rangka. Frame awal sudah tidak bisa lagi disematkan.
Penggawa bengkel AR 19 Garage mengatakan jika proses pembuatan hanya memakan waktu satu bulan saja.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Juli 2026, 07:00 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
16 Juli 2026, 21:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
13 Juli 2026, 21:00 WIB
Terkini
23 Juli 2026, 09:00 WIB
Changan berencana menghadirkan berbagai mobil baru mulai dari BEV, HEV, REEV sampai PHEV di Indonesia
23 Juli 2026, 07:00 WIB
TAF dan ACC telah menyiapkan banyak program spesial demi mendapatkan banyak konsumen selama GIIAS 2026
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Skema ganjil genap Jakarta masih berlaku esok hari mulai dari pukul 06.00 WIB, mobil pelat genap dibatasi
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum mendatangi SIM keliling Bandung hari ini, disarankan menyiapkan dana untuk mengurus dokumen berkendara
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, ini persyaratan lengkapnya
22 Juli 2026, 22:04 WIB
Geely Okavango sudah terdaftar di Indonesia, SUV bermesin bensin yang diyakini masuk setelah Coolray
22 Juli 2026, 19:13 WIB
DFSK E5 Plus resmi dijual dengan harga Rp 500 juta-550 jutaan, terpesan ribuan unit sejak dibuka kerannya
22 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo resmi bergabung ke tim pabrikan Honda mulai MotoGP 2027 dengan kontrak selama dua tahun