AHM Kejar Produksi 100 Juta Unit Motor Baru di Indonesia Tahun Ini
26 Februari 2026, 08:00 WIB
Motor turun mesin memiliki ciri-ciri sebelum akhirnya rusak dan tidak bisa digunakan lagi oleh konsumen
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Motor yang digunakan sehari-hari sebagai komuter khususnya di kota besar tentunya akan melakukan pekerjaan berat. Karena selain jarak harus ditempuh, mesin motor juga dihadapkan dengan suhu tinggi akibat kepadatan jalanan.
Sehingga sepeda motor kerap digunakan sebagai alat transportasi utama membutuhkan perawatan berkala. Hal tersebut dilakukan guna menjaga performa kendaraan tetap optimal.
Apabila terlewat mendapatkan perhatian, mesin berpotensi mengalami kerusakan. Ketika masalahnya sudah semakin parah, bukan tidak mungkin jantung mekanis kendaraan rusah dan mengharuskan turun mesin dengan biaya tidak sedikit.
Ciri-ciri motor turun mesin bisa diketahui lebih lanjut oleh masyarakat, khususnya pengguna kuda besi. Hal ini mencegah terjadinya kerusakan bertambah parah dan menyesal pada kemudian hari.
Berikut ini ciri-ciri yang umum ditemui pada motor turun mesin. Diantaranya adalah masalah mesin motor, performa menurun, kerusakan mesin dan lain sebagainya.
Jika terdapat masalah pada mesin bisa terdengar adanya bunyi-bunyian berbeda saat dihidupkan. Adapula getaran yang sebelumnya tidak ada menjadi gangguan saat berkendara.
Dibandingkan suara mesin saat masih baru, patut diwaspadai ketika dapur pacu mengeluarkan suara tidak wajar. Pada umumnya terdengar benturan besi hingga gesekan dan cukup mengganggu telinga.
Adanya suara tambahan tersebut karena adanya kinerja komponen yang tidak seimbang. Sehingga akan mempengaruhi kinerja motor secara keseluruhan.
Motor yang mengalami penurunan performa mesin biasanya mengalami masalah. Selain itu akselerasi kendaraan juga melambat karena terdapat komponen mengalami masalah.
Kerusakan mesin bisa ditandai dengan beberapa ciri, seperti:
Motor mengalami kerusakan mesin biasanya memiliki konsumsi bahan bakar tinggi. Hal ini disebabkan oleh sistem pembakaran tidak efisien atau adanya kebocoran pada sistem bahan bakar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Februari 2026, 08:00 WIB
20 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 14:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
16 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD mengungkap bahwa mudik menggunakan mobil listrik bakal lebih hemat ketimbang ICE hingga 40 persen
16 Maret 2026, 11:00 WIB
Mitsubishi Xforce dibekali sejumlah fitur keselamatan aktif untuk menjamin keamanan selama di perjalanan
16 Maret 2026, 09:00 WIB
Persaingan bakal memanas di 2026, BMW sorot pentingnya layanan purna jual sebagai salah satu kualitas utama
16 Maret 2026, 07:00 WIB
Sejumlah tenaga penjual mulai membuka keran pemesanan Wuling Eksion, diyakini segera debut tahun ini
16 Maret 2026, 06:00 WIB
Demi memfasilitasi para pemudik, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung jelang libur Lebaran 2026
16 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih dapat melayani perpanjangan masa berlaku SIM sebelum memasuki libur Lebaran
16 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 15 Maret 2026 tetap diawasi secara ketat meski sebagian masyarakat sudah mudik ke kampung halaman
15 Maret 2026, 18:00 WIB
Citroen Indonesia menghadirkan program khusus pada musim mudik Lebaran 2026 buat melindungi pelanggannya