Menanti Yamaha E01 Meluncur di Indonesia

Menanti Yamaha E01 meluncur di Indonesia dengan beragam studi yang masih dilakukan khususnya pada teknologi baterai

Menanti Yamaha E01 Meluncur di Indonesia

TRENOTO – Penantian Yamaha E01 diluncurkan di Indonesia tampaknya masih akan lama karena studi masih dilakukan. Saat ini fokus mereka adalah memastikan jenis baterai guna disematkan pada model-model di masa depan.

Selama ini sepeda motor memang memiliki dua opsi baterai yaitu swap (tukar) dan charging. Kedua pilihan itu dinilai memiliki kekurangan serta keunggulannya masing-masing sehingga harus dicari mana yang lebih cocok.

“Dulu kita pernah kenalkan Yamaha e-Vino dan tidak bisa langsung jual karena kami mempertimbangkan kalau daya habis di jalan lantas mau swap dimana? Maka dari itu kami melakukan tes ride di tempat tertutup,” ungkap Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Photo : YIMM

Kondisi tersebut pun membuat pihaknya mencoba mengenalkan Yamaha E01 dengan keunggulan bisa diisi dayanya dimana pun. Berkat ini diharapkan bisa memudahkan masyarakat dalam mengoperasikan kendaraan.

“Kami ingin mendapat feedback lebih banyak dibanding kemarin melalui Yamaha E01. Baterainya menggunakan sistem charging yang bisa dicas dimana pun,” tambahnya.

Yamaha E01 pertama kali dikenalkan di Indonesia pada Oktober 2022 dan masyarakat dipersilahkan mencobanya secara langsung. Caranya pun mudah, cukup mendaftar di situs resmi.

Baca juga : Banyak Peminat, Uji Coba Yamaha E01 Ditutup Cegah Antrean Panjang

Namun tingginya peminat membuat pabrikan sepeda motor tersebut menutup pendaftaran khususnya di DKI Jakarta. Pasalnya jumlah masyarakat yang ingin mencobanya sudah lebih dari 1.000 orang sementara jumlah unit masih terbatas.

Beragam keunggulan telah disematkan termasuk baterai berkapasitas 4.9 kWh dan daya 87.6 V/56.3 Ah. Dengan kapasitas ini maka sepeda motor dapat menempuh perjalanan sejauh 104 km dalam satu kali pengisian daya.

Selain mampu menempuh perjalanan cukup jauh performa kendaraan pun tidak dapat dipandang remeh. Pasalnya tenaga yang dihasilkan adalah 10 hp dan torsi 30.2 Nm dalam model power.

Photo : YIMM

Menariknya lagi, meski baterai sudah habis Yamaha E01 tetap bisa melaju. Hanya saja kecepatannya dibatasi maksimal 30 km/jam.

Meski demikian kondisi tersebut sangat kecil terjadi karena bila baterai sudah tinggal 20 persen maka panel meter akan mengeluarkan notifikasi. Dengan demikian pengendara bisa lebih bijak dalam berkendara.


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV