Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Mahle Powertrains menghadirkan baterai motor listrik yang bisa diisi ulang sangat cepat dan daya tahan tangguh
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Mahle Powertrains mengembangkan baterai motor listrik yang bisa diisi ulang dalam waktu kurang dari 90 detik. Hal ini tentunya akan menjadi penemuan terbaru yang akan memudahkan para pengguna kendaraan listrik.
Menggandeng Allotrope Energy, teknologi baterai ini akan menjadi sebuah revolusi baru dalam pasar kendaraan listrik. Hal ini dikarenakan baterainya dapat terisi kembali dengan cepat.
Dengan adanya teknologi tersebut, konsumen tidak perlu lagi menunggu lama untuk mengisi ulang baterai kendaraan listriknya. Kondisi ini dikatakan cocok untuk kaum perkotaan yang memiliki jadwal padat.
Dikatakan bahwa teknologi ini memang sengaja diciptakan dan dipasarkan untuk kaum urban. Lebih jauh material produknya diklaim tidak merusak lingkungan juga bisa diisi ulang terus menerus.
Karena pada dasarnya baterai kendaraan listrik menggunakan nikel sebagai bahan baku dasarnya. Selain itu, dengan menggunakan metode super fast charging secara berulang memungkinkan adanya kerusakan pada baterai.
Saat ini teknologi tersebut di atas baru dikembangkan pada kendaraan berdimensi kecil seperti motor skuter. Namun tidak menutup kemungkinan teknologinya akan terus dikembangkan untuk kendaraan yang lebih besar.
“Daya jangkau adalah masalah utama pada sepeda motor listrik. Namun dengan memangkas waktu pengisian sehingga sama seperti mesin bakar, maka kecemasan tersebut akan hilang sendirinya,” ucap Dr Mike Basset, Head of Research and Mahle Powertrain pada siaran persnya.
Disebutkan bahwa baterai yang dikembangkan memadukan teknologi lithium-ion biasa dengan supercapasitor. Katode dari supercapasitor baterai ini memungkinkan pengisian ulang dari daya 20 kW dalam waktu di bawah 90 detik.
Sementara katode tersebut memungkinkan baterai diisi ulang secara cepat lebih dari 100 ribu pengulangan. Sebagai perbandingan, baterai lithium-ion biasa 500 Wh membutuhkan waktu 30 menit sampai penuh.
Seperti disebutkan di atas sebelumnya, baterai ini dikembangkan untuk sepeda motor jenis skuter. Targetnya baterai ini bisa digunakan untuk menempuh jarak 25 kilometer.
Sehingga disebutkan baterai ini menyasar pada sepeda motor untuk mengantarkan makanan atau delivery. Waktu pengisian yang relatif singkat akan menjadi salah satu daya tariknya.
Meskipun 90 detik masih terbilang lama jika dibandingkan pengisian bahan bakar pada umumnya. Selain itu stasiun pengisian listrik sendiri jumlahnya belum terlalu banyak.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
06 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
09 Maret 2026, 17:00 WIB
Menurut data di laman resmi AISI, para produsen berhasil mendistribusikan 587.354 motor baru di Februari
09 Maret 2026, 15:00 WIB
Sampai saat ini, sudah 7.000 Jaecoo J5 EV yang sudah berhasil terkirim ke garasi para konsumen di Indonesia
09 Maret 2026, 11:26 WIB
Secara retail, penjualan mobil baru di Februari 2026 mencatatkan tren positif dibandingkan bulan sebelumnya
09 Maret 2026, 11:00 WIB
Daihatsu kembali mengajak 21 komunitas yang merupakan pelanggan tetap untuk mudik bareng di Lebaran 2026
09 Maret 2026, 07:14 WIB
Toyota saat ini tengah mempelajari rute-rute baru untuk mengapalkan produk mereka sampai ke Timur Tengah
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali dibuka seperti biasa hari ini, simak persyaratan dan biayanya
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Pengendara mobil dan motor bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung untuk mengurus dokumen hari ini
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali dilakukan di sejumlah ruas untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota