JHE 2021 : Jangan Beli Helm Palsu

Jakarta Helmet Exhibition (JHE) 2021 kembali digelar dengan mengkampanyekan anti helm palsu kepada para pengguna motor

JHE 2021 : Jangan Beli Helm Palsu
Denny Basudewa

TRENOTO – Jakarta Helmet Exhibition (JHE) kembali digelar pada akhir pekan lalu selama dua hari (30-31/10) di FX Sudirman, Senayan. Pada pameran tersebut, sekaligus mengkampanyekan gerakan anti helm palsu yang belakangan berkembang.

Pameran helm dan apparel berkendara sepeda motor yang digelar pada masa pandemi ini dikatakan sempat tertunda beberapa kali. Namun seiring dengan membaiknya kondisi di Jakarta khususnya, JHE 2021 akhirnya mampu terselenggara.

“JHE 2021 kali ini akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Pengunjung yang hadir wajib menunjukkan sertifikat vaksin dan wajib menggunakan masker selama di pameran,” ucap Herlambang bayu, Founder JHE.

Seperti disebutkan di atas, JHE 2021 mengedepankan kampanye anti helm palsu. Menurutnya helm palsu tidak mampu melindungi kepala yang merupakan aset paling berharga dari pengendara.

“Pengendara motor sebaiknya menggunakan helm SNI bukan fake. Karena kepala tidak ada yang jual, kita ini bicara safety karena ada prosedurnya,” ungkap pria yang akrab disapa Ombay.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa saat ini sudah banyak produsen helm lokal yang memiliki kualitas terjamin. Merek-merek lokal tersebut bahkan mampu menembus pasar internasional dan digunakan pebalap di ajang kelas dunia.

Bicara acara sendiri, JHE 2021 menampilkan merek-merek lokal hingga berkelas internasional. Disebutkan merek helm lokal yang ikut serta antara lain NJS Helmet, NHK, GM, dan RSV Helmet.

Lalu adapula helm internasional seperti Arai, AGV, Shark dan masih banyak lagi. Selain pelindung kepala, JHE 2021 juga menyediakan apprel untuk biker yang cukup lengkap mulai dari jaket, sarung tangan, sepatu riding, hingga balaclava.

Aksesori Motor di JHE 2021

Photo : pribadi

Ajang ini juga menghadirkan produsen aksesori sepeda motor kenamaan yakni GMA Product Series. Pengunjung bisa mendapatkan lampu-lampu, busi Brisk hingga rantai motor Regina sehingga kendaraannya tampil lebih berbeda dan berperforma.

Para tenant di JHE 2021 juga memberikan sejumlah program promosi untuk menarik minat pengunjung. Penyelenggara juga memberikan fasilitas khusus gratis masuk pameran untuk komunitas motor.

“Khusus pengunjung dari komunitas motor yang ingin datang ke acara JHE 2021 diharapkan menggunakan seragam seperti jaket, kemeja atau kaos klub masing-masing. Pengunjung juga mendapatkan pengetahuan dan tips menarik seputar otomotif,” jelasnya kemudian.

 


Terkini

mobil
Wuling Eksion

Peluncuran Wuling Eksion Semakin Dekat, Segini Kisaran Harganya

Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV

mobil
Mobil LCGC

5 Mobil LCGC Terlaris di Maret 2026, Calya Ungguli Brio Satya

Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit

mobil
BMW Festival of Joy

Pameran Khusus BMW Digelar di Jakarta, Ada Mini Edisi Spesial

Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya

otosport
Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross

mobil
Ford Everest Sport

Ford Dukung Larangan Mobil Cina Mengaspal di Amerika Serikat

Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka

mobil
Hyundai

Cara Hyundai Bikin Nyaman dan Tenang Konsumen

Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka

news
SIM Keliling Bandung

BPR KS Jadi Salah Satu Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini

Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 17 April 2026, Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home