Mitsubishi Fuso dan Hino Merger Kembangkan Kendaraan Niaga
10 Juni 2025, 22:00 WIB
Motor pertama di dunia telah hadir sejak abad ke-18 dan memiliki bentuk unik dan terus berevolusi hingga saat ini
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Motor pertama di dunia dikutip dari beberapa sumber telah ada sejak abad 19 atau tahun 1800-an. Beberapa eksperimen diciptakan mulau dari tenaga uap, pembakaran internal hingga listrik.
Disebutkan bahwa seorang pria asal Perancis bernama Ernest Michaux, merupakan anak seorang pandai besi menciptakan motor pertama. Kala itu motor masih menggunakan tenaga uap dengan sebutan Velocipide Michaux - Perreaux pada 1867 dan 1871.
Lalu revolusi sepeda motor terjadi pada 1885 ketika dua penemu asal Jerman Gottlieb Daimler dan Wilhelm Maybach berhasil memperkenalkan penemuan pertamanya. Keduanya berhasil memproduksi sepeda motor pertama dengan mesin pembakaran dengan menggunakan bensin.
Mesin tersebut dinamakan Daimler Reitwagen (riding wagon) dan menjadi contoh sepeda motor modern pertama. Sejak saat itu, banyak insinyur menciptakan sepeda bermesin ciptaannya sendiri.
Sepuluh tahun sejak hadirnya Daimler Reitwagen, pabrikan Jerman Hildebrand & Wolfmuller memulai produksi massal motor pertamanya. Sayang produk mereka tidak bertahan lama.
Namun dari sana tercipta fitur keselamatan baru dan peningkatan permintaan yang populer, menghasilkan ekspansi sepeda motor selama bertahun-tahun hingga ke abad ke-20.
Beberapa manufaktur sepeda motor hadir dengan desain dan teknologinya masing-masing. Sebut saja Royal Enfield dan Triumph asal Inggris, Harley-Davidson, Indian serta DKW asal Amerika Serikat.
Lalu pada 1960-an, dominasi pabrikan Amerika Serikat dan Inggris mulai pudar. Tidak lain karena pabrikan asal Jepang bermunculan dengan merek-merek seperti Honda, Yamaha, Kawasaki dan Suzuki.
Pabrikan motor asal Jepang tersebut fokus pada produk-produk berdimensi lebih kecil, murah dan tentunya efisien. Hal inilah yang membuat popularitas mereka cepat melejit dibandingkan merek-merek sebelumnya.
Salah satu model sepeda motor asal Jepang yang terkenal adalah Honda Super Cub yang hingga saat kini terjual lebih dari 60 juta unit.
Namun dominasi pabrikan motor asal Jepang mulai pudar pada 1990-an. Karena kuda besi asal AS dan Eropa mulai merebut kembali sebagian besar pasar global.
Motor hingga saat ini masih menjadi alat transportasi paling ekonomis. Peredarannya di dunia semakin banyak terutama di Asia.
Bicara motor pertama di Indonesia seperti dilansir laman Seva.id diproduksi oleh Hildebrand & Wolfmuller. Kendaraan tersebut adalah milik John C Potter, seorang masinis pertama di pabrik gula Oemboel, Probolinggo, Jawa Timur.
John disebutkan memesan langsung motor tersebut di pabriknya di Munchen, Jerman. Setelah satu tahun, akhirnya motor pertama di Indonesia tiba di tiba di Pelabuhan Semarang.
Sayang hingga saat ini tidak ada kabar bagaimana nasib motor pertama di Indonesia tersebut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Juni 2025, 22:00 WIB
17 September 2024, 21:30 WIB
17 September 2024, 21:00 WIB
12 September 2024, 13:00 WIB
12 September 2024, 10:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.