Penjualan Mobil Februari 2026 Terdongkrak Permintaan Fleet
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi Fuso dan Hino akan bekerja sama kembangkan kendaraan niaga lewat perusahaan baru mulai April 2026
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Daimler Truck selaku pemegang saham mayoritas Mitsubishi Fuso sepakat untuk bekerja sama dengan Toyota selaku induk perusahaan Hino Motors.
Kolaborasi tersebut dimaksudkan untuk mengembangkan pasar kendaraan komersial atau niaga di kawasan Asia Pasifik dan sekitarnya.
Perusahaan gabungan keduanya ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di mana Daimler Truck dan Toyota berencana memegang 25 persen sahamnya.
Namun perusahaan induk masing-masing berencana untuk memegang saham secara utuh. Hanya saja belum ada informasi soal nama perusahaan gabungan dan detail kerja sama mereka.
“Melalui perusahaan baru kami mengkombinasikan dua merek, sumber daya, kompetensi dan keahlian kami dalam mendukung kebutuhan transportasi konsumen di masa depan,” kata Karl Depen, CEO Mitsubishi Fuso dikutip dari siaran resmi, Selasa (10/05).
Dalam kesempatan tersebut ia turut mengungkapkan bahwa dirinya bakal menjadi calon CEO perusahaan gabungan tersebut.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa integrasi Mitsubishi Fuso bersama Hino bermaksud menghadirkan kendaraan komersial produksi Jepang yang lebih kompetitif untuk pasar Asia.
Seluruh pihak terkait juga menyenggol perihal kebutuhan kendaraan komersial ramah lingkungan buat kebutuhan logistik yang tengah dibutuhkan konsumen global saat ini.
Sederet konsep teknologi yang bakal dikembangkan oleh perusahaan ini disebut sebagai CASE atau Connected, Autonomous, Shared, Electric serta hidrogen.
“Kesepakatan kami hari ini bukanlah sebuah pencapaian, tetapi permulaan. Perusahaan kami punya target menghasilkan (solusi) mobilitas berkelanjutan dan akan terus menciptakan masa depan kendaraan komersial bersama-sama,” kata Koji Sato, CEO Toyota.
Sebagai informasi, kendaraan komersial khususnya untuk keperluan logistik dinilai menjadi salah satu penyumbang polusi.
Penggunaan kendaraan seperti truk listrik dapat membantu mengurangi pencemaran udara secara signifikan.
Namun adopsi ramah lingkungannya masih temui banyak kendala. Di Indonesia, manufaktur EV (Electric Vehicle) di segmen niaga mengklaim sudah melakukan studi terkait hal itu di dalam negeri.
“Riset dengan VKTR, satu hal yang membuat kita mundur selangkah, di Indonesia penggunaan heavy duty truck sering melewati batas ketentuan atau ODOL (Over Dimension and Over Load,” kata Luther T. Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.
Kebiasaan membawa muatan berlebih dapat membahayakan pengguna kendaraan, termasuk pada kendaraan bertenaga listrik berbasis baterai.
Di sisi lain tarif yang rendah juga menjadi permasalahan dari munculnya ODOL. Sehingga penanganan masalah di atas bak benang kusut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Maret 2026, 09:00 WIB
10 Maret 2026, 11:00 WIB
09 Maret 2026, 07:14 WIB
08 Maret 2026, 13:00 WIB
02 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan