Simpang Siur Insentif Motor Listrik, ESDM: Perlu Perpres
03 September 2026, 07:00 WIB
Karena alasan efisiensi waktu dan biaya riset, Honda suplai motor listrik buat Yamaha termasuk model EM1 e:
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Meski dikenal sebagai rival, Honda dan Yamaha di Jepang dikabarkan melakukan perjanjian kerja sama buat motor bertenaga listrik kategori Class-1 alias berkapasitas maksimum 50 cc atau motor elektrik tenaga puncak 0,60 kW.
Diketahui bahwa Honda suplai motor listrik untuk Yamaha. Di masa mendatang Yamaha bakal menggunakan dua model dari Honda yakni EM1 e: dan Benly e:I sebagai basis.
Dilansir dari siaran resmi, Kamis (15/8) Honda bakal menjadi OEM (Original Equipment Manufacturer) Yamaha. Ada beberapa alasan di balik kesepakatan tersebut.
Pertama adalah untuk terus mempopulerkan penggunaan motor listrik kategori Class-1 di Jepang. Kategori itu banyak digunakan oleh masyarakat guna menunjang kebutuhan mobilitas sampai kegiatan bisnis.
Kemudian kerja sama juga diharapkan dapat menambah efisiensi riset atau studi motor listrik khususnya terkait jarak tempuh, waktu pengisian daya, performa sampai biaya pemakaian.
Bukan merupakan hal baru, mundur ke Oktober 2016 Honda dan Yamaha sudah mulai berdiskusi. Adapun pembicaraannya terkait kemungkinan kerja sama bisnis dalam pengembangan motor di kategori Class-1.
Tiga poin utama diskusi pada saat itu adalah rencana suplai skutik 50 cc sebagai OEM, kerja sama atau suplai OEM buat skutik 50 cc dan kolaborasi untuk mempopulerkan motor listrik Class-1.
Perlu diketahui, sebelumnya Honda sudah pernah menyuplai motor berkapasitas 50 cc ke Yamaha pada 2018 silam.
Di April 2019 mereka bersama Kawasaki Heavy Industries, Ltd. dan Suzuki Motor Corporation mendirikan Swappable Battery Consortium for Electric Motorcycles, mendiskusikan perihal standarisasi baterai agar memudahkan pengguna motor listrik.
Sebagai informasi, Honda EM:1 sudah dijual di Indonesia dan mendapatkan respon positif. Per April 2024, PT AHM (Astra Honda Motor) mengklaim distribusi ke jaringan setiap bulannya adalah sekitar 150-200 unit.
“Tetapi itu terbagi ke konsumen langsung dan penetrasi ke market. Seperti tes berkendara, unit pajangan hingga ke perusahaan,” kata Octavianus Dwi, Marketing Director PT AHM di Jakarta beberapa waktu lalu.
Saat ini PT AHM masih berfokus untuk menjual motor listrik tersebut di area Jakarta. Meski perjalanan untuk mempopulerkan model tersebut masih panjang.
Sedangkan PT YIMM (Yamaha Indonesia Motor Manufacturing) baru memperkenalkan motor listrik Yamaha E01. Unitnya masih dalam tahap studi dan belum resmi dijual di Indonesia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 September 2026, 07:00 WIB
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
20 Agustus 2026, 10:28 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima tempat berbeda hari ini, simak lokasi dan biayanya
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pengendara motor dan mobil
07 September 2026, 21:43 WIB
Chery Q menjadi mobil listrik pendatang baru yang menawarkan berbagai fitur kekinian kepada para konsumen
07 September 2026, 12:34 WIB
Gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi wadah untuk anak bersama keluarga menikmati akhir pekan
07 September 2026, 10:16 WIB
Robot AiMOGA Mornine kembali mendapatkan sertifikasi dari benua Uni Eropa di aspek hardware dan software
07 September 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk membantu masyarakat di wilayah Kota Kembang
07 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa melakukan perjalanan di jalan Ibu Kota dengan nyaman, simak puluhan titik ganjil genap Jakarta
06 September 2026, 12:15 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi tempat mengekspresikan bakat, wadah berkumpul masyarakat dan komunitas