Produksi Motor Honda Mulai Terimbas Krisis Cip Semikonduktor

Produksi motor Honda diakui mulai terimbas krisi cip semikonduktor yang juga dialami industri lain di dunia

Produksi Motor Honda Mulai Terimbas Krisis Cip Semikonduktor
Denny Basudewa

TRENOTO – Produksi motor Honda belakangan mulai terganggu sehingga menimbulkan inden panjang. Diakui bahwa hal ini disebabkan oleh adanya krisis cip semikonduktor.

Diketahui bahwa shortage raw material atau susahnya mendapatkan cip semikonduktor banyak dialami sektor industri. Tidak hanya otomotif, namun berbagai industri lain juga mengalami masalah yang sama.

Berbicara kepada awak media dalam kesempatan silaturahmi virtual yang diselenggarakan PT Astra Honda Motor (AHM) Senin, (25/04). Pabrikan sepeda motor berlambang sayap mengepak tersebut mengakui pihaknya mengalami dampak negatif dari krisis cip tersebut.

“Ada krisis raw material cip semi konduktor yang dialami secara global. Ini berdampak pada produksi hingga pengiriman unit ke konsumen,” ucap Thomas Wijaya, Direktur Marketing AHM.

Kekurangan komponen yang dialami AHM membuat beberapa model harus tertunda produksinya. Disampaikan bahwa dibandingkan tahun lalu terdapat penurunan sebanyak 5 persen.

Photo : ahm

“Harapannya Juni – Juli konsumen sudah bisa mendapatkan unit sepeda motornya. Kami percaya konsumen bisa menunggu dan percaya bahwa kualitas motor Honda,” jelasnya kemudian.

Lebih jauh mengenai model terkait krisis cip semikonduktor, AHM tidak secara gamblang menyebutkan unitnya. Lalu untuk inden saat ini konsumen perlu menunggu dalam batas waktu tertentu.

“Modelnya matic pada beberapa tipe mulai dari entry level hingga medium. Konsumen perlu menunggu unit datang dikirim satu bulan,” tuturnya.

Sepeda motor jenis matic yang dipasarkan AHM di Indonesia cukup banyak dan beragam. Namun jika disebutkan kelas entry hingga medium level akan mengarah pada Honda Beat hingga PCX 160.

Konsumen yang hendak membeli skutik tersebut di atas dipastikan harus menunggu unitnya datang selama 1 bulan.

Photo : AHM

Pihak AHM sendiri mengatakan sudah memiliki beberapa solusi untuk mengatasi masalah tersebut di atas. Produsen dengan identitas warna Merah ini telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi dari masalah krisis cip.

“Untuk urusan cip semikonduktor ini kami dan partner sudah memiliki solusi. Kami sudah mengantungi beberapa alternatif dan setelah Lebaran sudah bisa running,” kata Johannes Loman, Executive Vice President Direktur PT AHM dalam kesempatan sama.


Terkini

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina Juli 2026, Solar dan Pertamax Turbo Turun

Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini

mobil
Toyota Hilux BEV

Toyota Hilux BEV Masih CBU Thailand, Harga Tembus Rp 1 M

Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas

otosport
Yamaha

Kata Bos Yamaha Usai Quartararo dan Rins Pergi di Akhir Musim

Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Juli 2026, Cek Jadwalnya

SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan

news
SIM Keliling Jakarta

Simak 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM

mobil
BMW

Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026

BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar

mobil
Changan S05

Changan S05 EV dan REEV Bisa Dipesan, Estimasi Harga Rp 500 Juta

Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan