Insentif Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Masih Tunggu Regulasi
25 September 2026, 19:00 WIB
Dishub DKI akan beli moge listrik senilai Rp 6,3 miliar untuk mengawal gubernur DKI terpilih di akhir tahun
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah melalui Dinas Perhubungan atau Dishub DKI akan beli moge (motor gede) listrik. Mereka bakal menyediakan dana sebesar Rp 6,3 miliar untuk membeli lima unit kendaraan yang dimanfaatkan sebagai pengawalan VVIP.
Hal ini telah disampaikan dalam laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (Sirup LKPP). Di dalamnya disebutkan bahwa penganggaran dilakukan oleh Dishub DKI jakarta dengan nama paket Pengadaan Kendaraan Dinas Operasional Lapangan Khusus Sepeda Motor Listrik Pengalawan Pimpinan VVIP.
“Jadi kita akan ganti tapi menggunakan teknologi motor listrik karena mobilitas gubernur sangat tinggi,” ungkap Syafrin Liputo selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta (27/08).
Ia menambahkan bahwa dipilihnya sepeda motor listrik bukan tanpa alasan. Menurutnya untuk menekan polusi udara Jakarta juga harus dimulai dari pemerintah porvinsi terlebih dahulu.
Dishub DKI sendiri tidaklah asing dengan sepeda motor listrik. Pasalnya mereka telah melakukan pembelian 186 unit sepeda motor untuk patroli personel Dishub DKI pada 2023.
Syafrin pun mengungkap bahwa penggunaan motor listrik merujuk pada Peraturan Presiden nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Implementasi Kendaraan Bermotor Berbasis Baterai.
Sementara pengadaan motor listrik juga sesuai Instruksi Presiden nomor 7 tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Di dalamnya mengatur bahwa instansi pemerintahan termasuk pemprov DKI Jakarta diminta untuk mengubah kendaraan operasionalnya dengan teknologi listrik.
Perlu diketahui bahwa pembelian terakhir motor untuk patwal dari Dishub DKI adalah tahun 2006. Oleh karena itu Dishub DKI Jakarta berinisiatif melakukan peremajaaan menggunakan sumber dana dari APBD 2024 dengan pagu Rp 6,354 miliar.
Pemilihan penyedia rencananya dilakukan pada Maret 2024 dan berakhir Juli 2024. Nantinya gubernur DKI terpilih akan menikmatinya karena pemanfaatan barang ditargetkan baru dimulai Desember 2024.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 September 2026, 19:00 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
Belum diumumkan besarannya, namun tarif Transjakarta serta Transjabodetabek dipastikan naik mulai 2027
01 Oktober 2026, 19:00 WIB
Teknologi REEV Light jadi terobosan Suzuki hadapi persaingan sengit dengan merek Cina di era elektrifikasi
01 Oktober 2026, 18:13 WIB
AiMOGA Robotics dari Chery Group terus kembangkan teknologi robotika yang bisa membantu tugas manusia
01 Oktober 2026, 17:35 WIB
Pada Oktober 2026 harga BBM di seluruh SPBU terpantau tak mengalami penyesuaian harga, sama seperti bulan lalu
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda