Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Dishub DKI akan beli moge listrik senilai Rp 6,3 miliar untuk mengawal gubernur DKI terpilih di akhir tahun
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah melalui Dinas Perhubungan atau Dishub DKI akan beli moge (motor gede) listrik. Mereka bakal menyediakan dana sebesar Rp 6,3 miliar untuk membeli lima unit kendaraan yang dimanfaatkan sebagai pengawalan VVIP.
Hal ini telah disampaikan dalam laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (Sirup LKPP). Di dalamnya disebutkan bahwa penganggaran dilakukan oleh Dishub DKI jakarta dengan nama paket Pengadaan Kendaraan Dinas Operasional Lapangan Khusus Sepeda Motor Listrik Pengalawan Pimpinan VVIP.
“Jadi kita akan ganti tapi menggunakan teknologi motor listrik karena mobilitas gubernur sangat tinggi,” ungkap Syafrin Liputo selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta (27/08).
Ia menambahkan bahwa dipilihnya sepeda motor listrik bukan tanpa alasan. Menurutnya untuk menekan polusi udara Jakarta juga harus dimulai dari pemerintah porvinsi terlebih dahulu.
Dishub DKI sendiri tidaklah asing dengan sepeda motor listrik. Pasalnya mereka telah melakukan pembelian 186 unit sepeda motor untuk patroli personel Dishub DKI pada 2023.
Syafrin pun mengungkap bahwa penggunaan motor listrik merujuk pada Peraturan Presiden nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Implementasi Kendaraan Bermotor Berbasis Baterai.
Sementara pengadaan motor listrik juga sesuai Instruksi Presiden nomor 7 tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Di dalamnya mengatur bahwa instansi pemerintahan termasuk pemprov DKI Jakarta diminta untuk mengubah kendaraan operasionalnya dengan teknologi listrik.
Perlu diketahui bahwa pembelian terakhir motor untuk patwal dari Dishub DKI adalah tahun 2006. Oleh karena itu Dishub DKI Jakarta berinisiatif melakukan peremajaaan menggunakan sumber dana dari APBD 2024 dengan pagu Rp 6,354 miliar.
Pemilihan penyedia rencananya dilakukan pada Maret 2024 dan berakhir Juli 2024. Nantinya gubernur DKI terpilih akan menikmatinya karena pemanfaatan barang ditargetkan baru dimulai Desember 2024.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
06 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
11 Maret 2026, 11:00 WIB
Jetour T2 buktikan kekuatan rangka dengan menopang bobot lebih dari 300 kg dan juga terdapat fitur terkini
11 Maret 2026, 09:00 WIB
Fatalitas dalam kecelakaan di jalan raya dapat ditekan dengan sinergitas beberapa pihak dan peran publik
11 Maret 2026, 07:00 WIB
Lebih dari sekadar mobil listrik secara umum di pasar otomotif Indonesia, Changan Deepal S07 lebih unggul
11 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta di Ibu Kota kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran mobilitas warga
11 Maret 2026, 06:00 WIB
Ada beberapa persyaratan yang harus disiapkan untuk memanfaatkan SIM keliling Jakarta, simak detailnya
11 Maret 2026, 06:00 WIB
ITC Kebon Pala menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang bisa didatangi oleh para pengendara
10 Maret 2026, 22:10 WIB
BYD masih menjadi merek mobil Cina terlaris di Indonesia pada periode Februari 2026 disusul Jaecoo dan Wuling
10 Maret 2026, 17:00 WIB
Daihatsu memamerkan kelengkapan fasilitas mereka termasuk Part Center yang betujuan untuk menyediakan suku cadang di Indonesia