Tips Aman Meninggalkan Motor Listrik saat Mudik Lebaran 2026
16 Maret 2026, 13:34 WIB
Guna memenuhi permintaan, Charged Indonesia dirikan pabrik motor listrik berkapasitas 230 ribu unit di kawasan Cikupa, Tangerang
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Charged Indonesia dirikan pabrik motor di kawasan Cikupa Tangerang. Hal itu guna terus berkembang dan memenuhi permintaan masyarakat di Indonesia.
Dengan adanya pabrik ini, mereka mampu membuat ratusan motor listrik sepanjang tahun. Jumlah tersebut meliputi model Charged Anoa, Maleo dan Rimau
“Secara kapasitas kita bisa memproduksi 230 ribu unit pertahun tapi akan disesuaikan dengan permintaan pasar. Kami memproduksi tiga model dan semuanya mendapat dukungan penuh dari Vmoto Soco Group,” ujar Stephanuys Widi, Chief Commercial Officer Senin, 5 Desember 2022.
Kehadiran pabrik Charged Indonesia ini juga guna mendorong kebijakan pemerintah dalam penggunaan kendaraan listrik. Oleh sebab itu mereka berharap produknya bisa diterima oleh masyarakat luas.
Terlebih saat ini produsen motor listrik tersebut sedang menggunakan beberapa part buatan dalam negeri. Namun masih dilakukan secara bertahap.
“Dengan dukungan Vmoto dibawa semua komponen dari Cina dan dirakit di sini. Tentunya secara perlahan kita akan melakukan lokasisasi agar dapat menggerakan ekonomi Indonesia. Sebagai contoh hari ini kita baru melokaliasi ban, serta masih ada beberapa tahap lagi untuk menggunakan part dalam negeri lainnya,” lanjutnya.
Widi berharap Charged Indonesia dapat memenuhi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) yang berlaku. Mereka menargetkan dua tahun untuk melakukannya hal itu.
“Harapannya nanti meningkat untuk memenuhinya, dan sekarang jika dihitung TKDN kita bisa sampai 20 persen. Jadi nanti di 2024 kita bisa memenuhinya,” tegas Widi.
Charged Indonesia juga sudah melakukan mengirim motor listrik ke beberapa negara Asia. Tentunya hal itu dilakukan guna memperkenalkan produk mereka.
“Kami mulai melakukan eksport ke beberapa negara ya jadi ada Vietnam dan Thailand. Sifatnya ini baru pilot project tetapi berharap nantinya akan berkembang menjadi sesuatu nan reguler di sana. Unit yang dikirim pun masih menggunakan model sama,” pungkasnya.
Sebagai infomrasi Charged Indonesia menawarkan program berlangganan bagi masyarakat yang ingin memiliki motor listrik. Biaya untuk satu bulannya yakni Rp1.6 jutaan dengan skema 6, 9 hingga 12 bulan untuk semua model motor listrik mereka saat ini.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 13:34 WIB
13 Maret 2026, 17:00 WIB
11 Maret 2026, 18:00 WIB
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026