Polytron Ungkap Penyebab Besarnya Penjualan EV di Jakarta
15 Desember 2025, 08:00 WIB
Guna memenuhi permintaan, Charged Indonesia dirikan pabrik motor listrik berkapasitas 230 ribu unit di kawasan Cikupa, Tangerang
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Charged Indonesia dirikan pabrik motor di kawasan Cikupa Tangerang. Hal itu guna terus berkembang dan memenuhi permintaan masyarakat di Indonesia.
Dengan adanya pabrik ini, mereka mampu membuat ratusan motor listrik sepanjang tahun. Jumlah tersebut meliputi model Charged Anoa, Maleo dan Rimau
“Secara kapasitas kita bisa memproduksi 230 ribu unit pertahun tapi akan disesuaikan dengan permintaan pasar. Kami memproduksi tiga model dan semuanya mendapat dukungan penuh dari Vmoto Soco Group,” ujar Stephanuys Widi, Chief Commercial Officer Senin, 5 Desember 2022.
Kehadiran pabrik Charged Indonesia ini juga guna mendorong kebijakan pemerintah dalam penggunaan kendaraan listrik. Oleh sebab itu mereka berharap produknya bisa diterima oleh masyarakat luas.
Terlebih saat ini produsen motor listrik tersebut sedang menggunakan beberapa part buatan dalam negeri. Namun masih dilakukan secara bertahap.
“Dengan dukungan Vmoto dibawa semua komponen dari Cina dan dirakit di sini. Tentunya secara perlahan kita akan melakukan lokasisasi agar dapat menggerakan ekonomi Indonesia. Sebagai contoh hari ini kita baru melokaliasi ban, serta masih ada beberapa tahap lagi untuk menggunakan part dalam negeri lainnya,” lanjutnya.
Widi berharap Charged Indonesia dapat memenuhi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) yang berlaku. Mereka menargetkan dua tahun untuk melakukannya hal itu.
“Harapannya nanti meningkat untuk memenuhinya, dan sekarang jika dihitung TKDN kita bisa sampai 20 persen. Jadi nanti di 2024 kita bisa memenuhinya,” tegas Widi.
Charged Indonesia juga sudah melakukan mengirim motor listrik ke beberapa negara Asia. Tentunya hal itu dilakukan guna memperkenalkan produk mereka.
“Kami mulai melakukan eksport ke beberapa negara ya jadi ada Vietnam dan Thailand. Sifatnya ini baru pilot project tetapi berharap nantinya akan berkembang menjadi sesuatu nan reguler di sana. Unit yang dikirim pun masih menggunakan model sama,” pungkasnya.
Sebagai infomrasi Charged Indonesia menawarkan program berlangganan bagi masyarakat yang ingin memiliki motor listrik. Biaya untuk satu bulannya yakni Rp1.6 jutaan dengan skema 6, 9 hingga 12 bulan untuk semua model motor listrik mereka saat ini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Desember 2025, 08:00 WIB
12 Desember 2025, 08:00 WIB
12 Desember 2025, 07:00 WIB
27 November 2025, 17:00 WIB
27 November 2025, 13:00 WIB
Terkini
16 Desember 2025, 10:00 WIB
Gaikindo tampak menanti adanya stimulus ataupun insentif otomotif untuk bantu penjualan mobil baru di 2026
16 Desember 2025, 09:00 WIB
QJMotor berencana menuai keberhasilan yang sama di 2026 dengan menggunakan strategi unik pada kendaraan
16 Desember 2025, 08:00 WIB
VinFast ungkap harga mobil CKD tidak akan berbeda dengan CBU karena banderol saat ini sudah dibantu insentif
16 Desember 2025, 07:00 WIB
Pemerintah memperkirakan ada sekitar 20,23 juta orang yang bergerak di Jawa Tengah saat libur Nataru
16 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali digelar dengan pengawasan ketat dari petugas di sejumlah titik rawan pelanggaran
16 Desember 2025, 06:00 WIB
Untuk memudahkan para pengendara, kepolisian kembali mengoperasikan SIM keliling Bandung di Metro Indah Mall
16 Desember 2025, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta beroperasi hari ini, berikut daftar lokasi, biaya serta persyaratannya
15 Desember 2025, 20:09 WIB
Pabrik QJMotor yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat akan mempunyai kapasitas produksi sampai 150 ribu unit