Indomobil eMotor Tyranno X Meluncur di PRJ, Harga Rp 32 Jutaan
20 Juni 2026, 18:05 WIB
Setelah berhasil menguasai pasar mobil elektrik, BYD bakal buat motor listrik bersama perusahaan Singapura
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – BYD sebagai pabrikan otomotif serta produsen baterai EV (Electric Vehicle) terbesar kedua di dunia tidak mau berpuas diri. Sebab mereka mulai melirik segmen lain dalam dunia kendaraan.
Produsen asal China berencana buat merambah sepeda motor listrik. Dilansir dari Carnewschina, mereka baru saja melakukan kerja sama dengan perusahaan asal Singapura, yakni Scorpio Electric.
“Perusahaan baru saja mengumumkan bakal meningkatkan investasi serta penelitian untuk pengembangan baterai kendaraan roda dua,” tulis laporan Carnewschina.
Nantinya kedua belah pihak akan bekerja sama merakit kendaran roda dua elektrik pertama mereka yang diberi nama X1 di Shenzhen buat pasar Tiongkok.
Langkah BYD bakal buat motor listrik tentu cukup strategis guna memperluas jangkauan mereka di industri kendaraan setrum di dunia.
Apalagi permintaan motor listrik global cukup tinggi. BYD ingin turut ambil bagian dan mendulang keuntungan dalam pertumbuhan tersebut.
FinDream anak perusahaan BYD baru-baru ini memposting pernyataan kalau mereka akan mulai memproduksi penampung daya buat kendaraan roda dua.
“Misi kami adalah membiarkan semua orang menggunakan baterai tanpa rasa khawatir,” tulis mereka.
Sementara itu Scorpio Electric pun buka suara terkait wacana di atas. Menurut mereka, pihaknya memang ingin memakai produk penampung daya dari BYD.
“Kami sedang berdiskusi dengan BYD untuk menggunakan baterainya untuk produk kami di masa depan,” ucap produsen asal negeri singa.
Salah satu alasan BYD ingin rambah dunia roda dua karena pasar motor listrik dunia tengah bergeliat dan bakal terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.
Kemudian BYD juga telah memiliki pengalaman dalam dunia baterai EV. Selain itu memiliki kemampuan manufaktur yang kuat serta dapat memproduksi sepeda motor listrik secara massal.
Apalagi pada 2022, mereka pernah memasok penampung daya jenis LFP buat sepeda motor listrik asal Spanyol, yakni Nerva.
Saat itu perusahaan asal Tiongkok menyematkan baterai LFP berkapasitas 5,76 kWh. Kemudian dapat mengisi daya 0-80 persen dalam 3,5 jam.
Maka tak heran jika BYD ingin menjadi pemimpin global dalam industri kendaraan elektrik di dunia. Sehingga terdapat beberapa kemungkinan dampak dari langkah tersebut.
Salah satunya adalah meningkatkan persaingan di pasar jadi lebih ketat. Dengan begitu mendorong inovasi yang lebih cepat dalam teknologi sepeda motor listrik.
Lalu peningkatan produksi serta persaingan antar merek dagang dapat membantu menurunkan harga sepeda motor listrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Juni 2026, 18:05 WIB
19 Juni 2026, 15:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
15 Juni 2026, 15:49 WIB
14 Juni 2026, 20:00 WIB
Terkini
21 Juni 2026, 21:00 WIB
Komunitas Daihatsu dan pengguna kendaraan roda dua hadir meramaikan Kumpul Sahabat Daihatsu Depok 2026
21 Juni 2026, 20:18 WIB
Marc Marquez coba melanjutkan dominasinya, kali ini dengan memenangkan MotoGP Ceko 2026 di Sirkuit Brno
21 Juni 2026, 13:23 WIB
Pembalap Cargloss Racing Eric Saputra berhasil meraih kemenangan pertamanya di sirkuit Mandalika, Lombok
21 Juni 2026, 09:55 WIB
Yamaha Indonesia menggelar program edukasi berkeselamatan di jalan raya untuk berbagai kalangan masyarakat
20 Juni 2026, 20:35 WIB
Francesco Bagnaia memenangkan Sprint Race MotoGP Ceko 2026, Marco Bezzecchi gagal menyelesaikan balapan
20 Juni 2026, 18:05 WIB
Indomobil eMotor Tyranno X baru saja meluncur dan bisa langsung dibeli oleh para konsumen di Tanah Air
20 Juni 2026, 13:00 WIB
GAC Aion KS Tubun resmi dibuka, usung konsep unik yang memanjakan mitra pengemudi Grab pengguna mobil listrik
20 Juni 2026, 11:00 WIB
Wuling menyatakan telah menyelesaikan kendala pemindahan kontainer yang tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok