Julian Johan Selesaikan SS 1 Rally Dakar 2026, Raih Posisi Keenam
05 Januari 2026, 08:00 WIB
Pihak Kepolisian akan mengakomodasi balap liar sehingga tidak lagi mengganggu lalu lintas dan membahayakan orang lain
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Polda Metro Jaya berencana untuk menggelar balapan agar bisa mengakomodasi kebutuhan para pebalap jalanan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi jumlah balapan liar yang selama ini cukup mengganggu lalu lintas.
Selama ini, balapan liar selalu dilakukan karena dinilai mewadahi para pebalap jalanan untuk menunjukkan kemampuannya. Sayangnya, balap liar menggunakan ruas jalan umum sehingga menggangu pengguna jalan lain.
Selama ini, pihak Kepolisian selalu membubarkan dan menangkap pelaku balap liar. Namun Irjen Fadil Imran, Kapolda Metro Jaya ingin melakukan pendekatan lain. Ia bahkan ingin membuat arena khusus untuk mewadahi para pembalap tersebut. Beragam lokasi pun telah dijadikan kandidat penyelenggaraan termasuk Ancol.
“Itu (Ancol) salah satu rencana jadi banyak tempat jadi lokasi, kami hanya survei. Bisa di situ (Ancol), Kemayoran dan BSD. Kami lihat berbagai peluang,” ungkap AKBP Argo Wiyono, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.
Selain ketiga lokasi tersebuy, ia juga menganggap beberapa lokasi lain seperti Kawasan PIK 2 dan TMII masuk kriteria yang dibutuhkan. Namun, penetapan lokasi gelaran balap tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh polisi.
Untuk itu, Polisi menggelar diskusi bersama beberapa komunitas balap liar, IMI, hingga para pebalap professional untuk menentukan lokasi kegiatan. Diskusi tersebut rencananya akan dilakukan hari ini, 22 Desember 2021.
“Semuanya berdasarkan hasil diskusi tidak hanya ditentukan oleh polisi. Makanya kita mengundang IMI, komunitas a, b, c, d, jajaran, ada dari profesional,” ucap Argo.
Lebih lanjut, Argo berharap adanya gelaran bagi pebalap liar sesuai dengan arahan Kapolda Metro bisa mengurangi balap liar di jalanan. Selain itu, bakat-bakat yang dimiliki para pebalap liar juga bisa tersalurkan secara positif.
“Makanya kenapa orang mau balap liar, karena murah, gampang, akhirnya dan dia hobi. Inilah yang harus dipikirkan karena hobi ini kan jadinya kucing-kucingan, membahayakan pembalap, orang di sekitarnya kan,” tambahnya.
Bila semua lancar, maka balap pertama rencananya akan digelar pada 15 Januari 2022. Tentunya dari balapan tersebut nantinya bisa ditemukan calon pembalap professional yang bisa berkiprah lebih jauh dibanding sebelumnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 Januari 2026, 08:00 WIB
06 November 2025, 13:00 WIB
03 November 2025, 14:58 WIB
03 November 2025, 07:00 WIB
02 November 2025, 12:31 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit