Autoliv dan Piaggio Group Kembangkan Airbag untuk Sepeda Motor

Autoliv dan Piaggio Group berkolaborasi untuk mengembangkan airbag untuk sepeda motor sehingga bisa mengurangi tingkat fatalitas

Autoliv dan Piaggio Group Kembangkan Airbag untuk Sepeda Motor
Denny Basudewa

TRENOTO – Autoliv dan Piaggio Group bekerjasama untuk mengembangkan airbag sepeda motor. Fitur ini bertujuan untuk mengurangi fatalitas pada pengendara sepeda motor.

Kolaborasi kedua belah pihak diharapkan bisa memberikan perlindungan lebih baik bagi para pengendara kendaraan roda dua. Selain itu juga bisa meningkatkan kenyamanan berkendara.

“Autoliv berkomitmen pada visi kami untuk menyelamatkan lebih banyak jiwa. Kami mengembangkan produk yang secara khusus melindungi pengguna jalan yang rentan,”ucap Mikael Bratt, CEO dan Presiden Autoliv dalam siaran persnya (16/12/2021).

Disebutkan bahwa airbag nantinya akan disematkan pada rangka motor. Lalu saat terjadi kecelakaan, airbag akan mengembang dalam hitungan milidetik.

Lebih jauh disebutkan bahwa pengembangan ini melihat popolasi sepeda motor yang semakin meningkat setiap tahunnya. Kendaraan roda dua dianggap lebih praktis dan mudah untuk digunakan terutama pada kota besar yang padat.

Belakangan ini sepeda motor telah dijejalkan berbagai fitur keselamatan yang cukup mumpuni. Adapun fiturnya antara lain ABS (Anti-lock Braking System) dan ASR (Anti-Slip Regulation).

Ditambah dengan airbag, pengembangan fitur keselamatan pada kendaraan akan semakin melindungi pengguna motor.

“Tujuan kami adalah untuk menyelamatkan 100.000 ribu jiwa per tahun pada 2030,” jelasnya kemudian.

Autoliv telah mengembangkan konsep awal dengan alat simulasi canggih dan melakukan uji tabrakan skala penuh. Berkolaborasi dengan Piaggio Group untuk mengembangkan alat pengaman pengendara roda dua.

Saat ini Autoliv melalui anak perusahaannya telah mengembangkan, memproduksi dan memasarkan sistem pelindung seperti kantung udara, sabuk pengaman, roda kemudi, dan sistem perlindungan pejalan kaki untuk banyak produsen otomotif besar di dunia.

Dikatakan bahwa pada 2020, produknya telah menyelamatkan lebih dari 33 ribu nyawa dan mencegah sepuluh kali lebih banyak cedera parah.

Rekanannya sendiri dikatakan telah mencapai 68 ribu dan telah berada di 27 negara. Tahun lalu penjualan produk-produk Autoliv disebutkan mencapai 7.447 juta dolar.

Piaggio Group sendiri merupakan produsen skuter asal Italia dan menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Piaggio Group sendiri membawahi merek-merek terkenal seperti Piaggio, Vespa, Moto Guzzi, Aprilia, Derbi, Ape dan Piaggio Commercial.


Terkini

mobil
Mobil Listrik

Purbaya Kembali Pertimbangkan Insentif Kendaraan Listrik

Insentif kendaraan listrik kembali dipertimbangkan untuk bisa menarik minat para pelanggan di Indonesia

mobil
BYD

Krisis Energi, PM Thailand Pilih Pergi Naik BYD Sealion 7

BYD Sealion 7 mulai menuai respons positif di tengah krisis energi, jadi mobil operasional pilihan PM Thailand

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta di Awal Pekan, Hari Ini 13 April 2026

Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali tersedia untuk perpanjangan hari ini, simak informasi lengkapnya

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 13 April 2026, Ada di ITC Kebon Pala

Demi memfasilitasi para pengendara motor dan mobil, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 13 April 2026, Jangan Salah Pilih Rute Jalan

Ganjil genap Jakarta pada 13 April 2026 diterapkan pada puluhan ruas jalan sehingga masyarakat tidak bisa asal melintas

mobil
BYD

BYD Respon Akbar Faisal, Prioritas Kepuasaan Pelanggan

BYD Indonesia menanggapi keluhan Akbar Faisal yang mengatakan mobil listrik miliknya mengalami masalah

mobil
Jaecoo J5 SHS

Jaecoo Tepis Rumor Kehadiran J5 Hybrid di RI

Krisis energi dan kemungkinan kenaikan harga bensin jadi alasan Jaecoo enggan membawa J5 versi hybrid

mobil
Foton

Foton Dorong Adopsi EV di Indonesia, Sasar Industri Pertambangan

Foton Indonesia berencana untuk melebarkan fokus pasar mereka, demi mendorong adopsi kendaraan listrik