Penanganan Motor yang Terendam Banjir Sumatera dan Malang
05 Desember 2025, 21:00 WIB
Jika benar-benar subsidi motor listrik diberikan pada bulan depan, Aismoli bakal menggencarkan penjualan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah masih belum merealisasikan subsidi motor listrik untuk periode 2025. Bantuan tersebut cukup ditunggu-tunggu banyak orang.
Salah satunya adalah Asosiasi Motor Listrik Indonesia (Aismoli). Sebab mereka telah menentukan target penjualan buat tahun ini.
“Kalau nanti Agustus ini kita dapat subsidi, di tahun lalu 2024 itu kita bisa jualan 5.000 unit motor listrik per bulan,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut Budi jika para produsen mampu meniagakan 5.000 unit setiap bulannya mulai Agustus. Maka sampai Desember 2025 nanti diperkirakan akan ada 20 ribu motor listrik terjual.
Oleh sebab itu, Budi sangat meminta kepada Presiden Prabowo Subianto beserta para menteri agar benar-benar memberikan subsidi.
Apalagi Budi mengaku kalau mereka ingin berlari kencang untuk menjajakan Electric Vehicle (EV) kepada masyarakat jika sudah ada bantuan.
“Kepada masyarakat saya akan mengedukasi sebanyak mungkin untuk bisa mereka langsung memanfaatkan program baik dari pemerintah. Mudah-mudahan ya minimal 20 ribu maksimal 30 ribu unit tahun ini,” tegas Budi.
Lebih jauh Budi mengungkapkan, sejak Januari sampai Juni 2025 sudah ada 12 ribuan motor listrik yang dibeli masyarakat.
Meski begitu, rencana Aismoli buat menjual 30 ribu motor listrik di 2025 terbilang cukup berat. Mengingat pasar kendaraan roda dua Indonesia sedang tidak baik-baik saja.
Sejumlah pihak memprediksi kalau di semester kedua 2025 pelemahan daya beli masyarakat bakal kian memburuk. Sehingga dapat menggangu penjualan kendaraan roda dua setrum.
Dengan begitu Aismoli harus bekerja sangat keras jika ingin meniagakan puluhan ribu motor listrik di Tanah Air hingga akhir tahun nanti.
Berangkat dari fakta di atas, Aismoli sangat berharap pemerintah benar-benar memberikan bantuan di bulan depan.
“Kalau saya gini, mudah-mudahan ini bukan Pemberi Harapan Palsu (PHP). Karena kalau saya lihat ini sudah dari awal tahun 2025,” kata Budi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Desember 2025, 21:00 WIB
05 Desember 2025, 18:00 WIB
01 Desember 2025, 08:00 WIB
28 November 2025, 19:00 WIB
27 November 2025, 17:00 WIB
Terkini
09 Desember 2025, 11:01 WIB
Pameran seperti GJAW 2025 dinilai penting untuk visibilitas, tetapi tidak sebegitu efektif dorong penjualan
09 Desember 2025, 10:00 WIB
Chery menilai stimulus dari pemerintah pada 2026 bisa membantu industri otomotif kembali bangkit lagi
09 Desember 2025, 10:00 WIB
Biaya servis mobil yang terkena air banjir tidaklah sedikit, angkanya bisa menyentuh Rp 30 juta-Rp 50 juta
09 Desember 2025, 09:00 WIB
Marc Marquez dinilai jadi salah satu atlet yang melakukan comeback luar biasa setelah diterpa cedera parah
09 Desember 2025, 08:00 WIB
Operasi Zebra 2025 sudah berakhir dengan beragam catatan menarik termasuk korban meninggal yang jumlahnya lebih sedikit
09 Desember 2025, 07:00 WIB
Syarat pembuatan dan perpanjang SIM belum mengalami perubahan namun masyarakat harus paham agar tidak buang waktu
09 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengatasi kemacetan lalu lintas yang terjadi di Ibu Kota
09 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat menjadi alternatif kantor Satpas yang tersebar di area Ibu Kota, simak biayanya