Yamaha Luncurkan Y-On, Layanan Digital Praktis buat Pelanggan
15 April 2026, 18:00 WIB
Jika benar-benar subsidi motor listrik diberikan pada bulan depan, Aismoli bakal menggencarkan penjualan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah masih belum merealisasikan subsidi motor listrik untuk periode 2025. Bantuan tersebut cukup ditunggu-tunggu banyak orang.
Salah satunya adalah Asosiasi Motor Listrik Indonesia (Aismoli). Sebab mereka telah menentukan target penjualan buat tahun ini.
“Kalau nanti Agustus ini kita dapat subsidi, di tahun lalu 2024 itu kita bisa jualan 5.000 unit motor listrik per bulan,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut Budi jika para produsen mampu meniagakan 5.000 unit setiap bulannya mulai Agustus. Maka sampai Desember 2025 nanti diperkirakan akan ada 20 ribu motor listrik terjual.
Oleh sebab itu, Budi sangat meminta kepada Presiden Prabowo Subianto beserta para menteri agar benar-benar memberikan subsidi.
Apalagi Budi mengaku kalau mereka ingin berlari kencang untuk menjajakan Electric Vehicle (EV) kepada masyarakat jika sudah ada bantuan.
“Kepada masyarakat saya akan mengedukasi sebanyak mungkin untuk bisa mereka langsung memanfaatkan program baik dari pemerintah. Mudah-mudahan ya minimal 20 ribu maksimal 30 ribu unit tahun ini,” tegas Budi.
Lebih jauh Budi mengungkapkan, sejak Januari sampai Juni 2025 sudah ada 12 ribuan motor listrik yang dibeli masyarakat.
Meski begitu, rencana Aismoli buat menjual 30 ribu motor listrik di 2025 terbilang cukup berat. Mengingat pasar kendaraan roda dua Indonesia sedang tidak baik-baik saja.
Sejumlah pihak memprediksi kalau di semester kedua 2025 pelemahan daya beli masyarakat bakal kian memburuk. Sehingga dapat menggangu penjualan kendaraan roda dua setrum.
Dengan begitu Aismoli harus bekerja sangat keras jika ingin meniagakan puluhan ribu motor listrik di Tanah Air hingga akhir tahun nanti.
Berangkat dari fakta di atas, Aismoli sangat berharap pemerintah benar-benar memberikan bantuan di bulan depan.
“Kalau saya gini, mudah-mudahan ini bukan Pemberi Harapan Palsu (PHP). Karena kalau saya lihat ini sudah dari awal tahun 2025,” kata Budi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 April 2026, 18:00 WIB
15 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 21:57 WIB
07 April 2026, 16:41 WIB
02 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
23 April 2026, 19:17 WIB
Kehadiran EV di Tanah Air dalam tiga tahun terakhir dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, BYD jadi pemain utama
23 April 2026, 17:39 WIB
Beijing Auto Show 2026 menjadi kesempatan bagi Lepas untuk meluncurkan mobil listrik L4 ke para konsumen
23 April 2026, 11:00 WIB
Toyota Veloz HEV menjadi mobil hybrid dengan capaian wholesales terbanyak di Maret 2026, disusul Innova Zenix
23 April 2026, 09:00 WIB
Changan Group baru saja menetapkan strategi untuk bisa meningkatkan penjualan secara global dalam 10 tahun
23 April 2026, 07:00 WIB
Changan Deepal S05 bakal menjadi pelopor kendaraan berjenis REEV pertama di Indonesia dalam waktu dekat
23 April 2026, 06:00 WIB
ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan untuk mengurai kemacetan di sejumlah jalan protokol Ibu Kota
23 April 2026, 06:00 WIB
Beroperasi seperti biasa, ada lima alternatif lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat dimanfaatkan hari ini
23 April 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung di dua lokasi berbeda hari ini agar lebih mudah ditemukan