Wholesales Motor Baru April 2026, Tumbuh 16 Persen Dari Bulan Lalu
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut AISI ada beberapa faktor yang membuat penjualan motor baru memiliki performa apik di Februari 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Hasil apik sukses diraih oleh industri kendaran roda dua. Sebab penjualan motor baru di Februari 2025 menunjukan pertumbuhan.
Menurut catatan AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) ada 581.277 kendaraan roda dua yang terkirim dari pabrik ke diler atau biasa disebut wholesales.
Jumlah di atas meningkat 4.04 persen jika dibandingkan dengan data Februari 2024. Pasalnya pada periode tersebut hanya membukukan 558.685 unit.
Melihat pencapaian di atas, AISI mengaku cukup senang atas performa mocer penjualan motor baru.
Mereka pun mengungkapkan ada sejumlah faktor kenapa pasar kendaraan roda dua kembali bergeliat pada bulan kedua 2025.
"Pertama sepeda motor saat ini dirasakan konsumen sebagai alat transportasi yang harganya terjangkau," ujar Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI kepada KatadataOTO, Rabu (12/03).
Lalu ada beberapa stimulus yang jadi pendorong masyarakat mau membelanjakan uang mereka.
Seperti contoh pilihan uang muka atau DP (Down Payment) ringan. Sehingga banyak orang mau membeli motor baru.
"Kemudian kalau dilihat (angka) kredit sepeda motor saat ini kondisinya stabil. Tidak ada gejolak atau kenaikan juga," Sigit melanjutkan.
Terakhir relaksasi terkait penerapan opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) maupun BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor), di sejumlah daerah turut berkontribusi dalam meningkatkan penjualan sepanjang Februari 2025.
Kendati demikian Sigit mencatat kalau angka penjualan motor baru tahun ini masih minus 0,8 persen, bila dibandingkan dengan pencapaian di 2024.
Sigit merinci pada Januari hingga Februari 2025 hanya berada di angka 1.141.578 unit saja.
Sedangkan pada periode serupa di 2024, berhasil menembus level 1.151.343 unit sepeda motor.
"Kalau melihat situasi, daya beli serta kondisi ekonomi sekarang (angka) itu masih boleh dibilang cukup positif," kata dia.
Ia mengungkapkan bahwa kondisi yang mereka alami terbilang tidak buruk. Mengingat di segmen kendaraan roda empat terpukul cukup dalam.
Walau begitu AISI berharap keadaan pasar kendaraan roda dua anyar di Tanah Air, dapat segera membaik di masa mendatang.
Jadi mampu memberikan dampak positif ke berbagai sektor, pasalnya masih ada beberapa tantangan ekonomi di 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 19:21 WIB
12 April 2026, 07:00 WIB
16 Maret 2026, 19:00 WIB
09 Maret 2026, 17:00 WIB
05 Maret 2026, 12:00 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta