Faktor yang Buat Pasar Motor Baru Bertumbuh, Pajak Jadi Penentu
12 Januari 2026, 09:00 WIB
Meski krisis chip semikondutor membuat penjualan motor di Indonesia turun pada Mei 2022, AISI tetap optimis
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Penjualan motor di Indonesia pada Mei 2022 mengalami penurunan hingga 43.51 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Melihat hal ini Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) tetap optimis penjualan kendaraan roda dua bisa tembus 5.4 juta.
"Memang bulan Mei kemarin ada dua faktor yang membuat penjualan turun, satu hari kerja lebih pendek dan ada problem chip semikondutor yang dialami semua member AISI," kata Ahmad Muhibbudin selaku Public Relations AISI.
Meski krisis chip semikondutor masih terjadi, pria yang akrab disapa Muhib tersebut menegaskan bila demand di masyarakat masih sangat tinggi sehingga AISI tak melakukan koreksi target penjualan.
"Hasil meeting terakhir para pengurus kita melihat bahwa market masih ada potensi menuju ke 5.1 sampai 5.4 juta sehingga tidak ada koreksi target dari penetapan di awal tahun. Mudah-mudahan sisa bulan di 2022 bisa menutup lost produksi yang terjadi di pertengahan tahun," ujarnya.
Selain itu, Muhib juga menyebut bila krisis chip semikondutor diprediksi mengalami perbaikan di Juli dan Agustus 2022. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi perusahaan otomotif roda dua.
"Sebenarnya demand itu sangat tinggi hanya saja kita tidak dapat memenuhi permintaanya karena memang krisis chip semikondutor. Tapi kemarin sudah mulai angin segar, jadi kita harapkan di bulan Juli Agustus nanti sudah mulai ada perbaikian untuk chip semikonduktor," tuturnya.
Berdasarkan data AISI, sepanjang Mei 2022 hanya 248.235 unit terjual. Angka tersebut tentunya jauh lebih rendah bila dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 439.472 unit.
Dari jumlah tersebut, Honda masih menjadi pabrikan sepeda motor terlaris di Indonesia. Sepanjang Mei 2022 mereka berhasil menguasai penjualan sebesar 155.439 unit dan mendominasi pasar Tanah Air.
Posisi kedua ditempati oleh Yamaha berkat jumlah penjualan 86.937 unit. Di peringkat ketiga ada Kawasaki dengan unit terjual 3.733 unit disusul Suzuki diperingkat keempat (1.710 unit) dan TVS diposisi kelima (416 unit).
Hasil tersebut membuat total penjualan sepeda motor Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2022 mencapai 1.950.293 unit. Terjadi koreksi cukup besar karena pada periode yang sama tahun lalu jumlah penjualan telah mencapai 2.021.532 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Januari 2026, 09:00 WIB
10 Januari 2026, 09:00 WIB
09 Januari 2026, 10:00 WIB
08 Januari 2026, 08:00 WIB
06 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
12 Januari 2026, 14:00 WIB
Pasar mobil listrik di Cina diprediksi melambat pada 2026 karena beberapa faktor, seperti penghentian subsidi
12 Januari 2026, 13:00 WIB
Setiap kendaraan yang mengaspal di jalanan Singapura, termasuk Honda Super One wajib mempunyai dokumen COE
12 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru
12 Januari 2026, 11:00 WIB
Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari
12 Januari 2026, 10:00 WIB
Salah satu strategi yang bisa diterapkan guna menggairahkan pasar motor listrik dengan menurunkan harga produk
12 Januari 2026, 09:00 WIB
Tingginya angka pajak kendaraan, akan membuat harga motor baru melambung dan tidak terjangkau masyarakat
12 Januari 2026, 08:00 WIB
Mayoritas pabrikan tidak mengerek harga LMPV di Januari 2026, namun merek seperti Hyundai lakukan penyesuaian
12 Januari 2026, 07:00 WIB
Stok Honda City Hatchback mulai kosong, sementara penyaluran dari pabrik ke diler nol sejak Agustus 2025