AISI Optimis Penjualan Motor di Indonesia Tembus 5.4 Juta

Meski krisis chip semikondutor membuat penjualan motor di Indonesia turun pada Mei 2022, AISI tetap optimis

AISI Optimis Penjualan Motor di Indonesia Tembus 5.4 Juta

TRENOTO – Penjualan motor di Indonesia pada Mei 2022 mengalami penurunan hingga 43.51 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Melihat hal ini Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) tetap optimis penjualan kendaraan roda dua bisa tembus 5.4 juta. 

"Memang bulan Mei kemarin ada dua faktor yang membuat penjualan turun, satu hari kerja lebih pendek dan ada problem chip semikondutor yang dialami semua member AISI," kata Ahmad Muhibbudin selaku Public Relations AISI.

Meski krisis chip semikondutor masih terjadi, pria yang akrab disapa Muhib tersebut menegaskan bila demand di masyarakat masih sangat tinggi sehingga AISI tak melakukan koreksi target penjualan.

Photo : 123RF

"Hasil meeting terakhir para pengurus kita melihat bahwa market masih ada potensi menuju ke 5.1 sampai 5.4 juta sehingga tidak ada koreksi target dari penetapan di awal tahun. Mudah-mudahan sisa bulan di 2022 bisa menutup lost produksi yang terjadi di pertengahan tahun," ujarnya.

Selain itu, Muhib juga menyebut bila krisis chip semikondutor diprediksi mengalami perbaikan di Juli dan Agustus 2022. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi perusahaan otomotif roda dua.

"Sebenarnya demand itu sangat tinggi hanya saja kita tidak dapat memenuhi permintaanya karena memang krisis chip semikondutor. Tapi kemarin sudah mulai angin segar, jadi kita harapkan di bulan Juli Agustus nanti sudah mulai ada perbaikian untuk chip semikonduktor," tuturnya.

Photo : 123RF

Berdasarkan data AISI, sepanjang Mei 2022 hanya 248.235 unit terjual. Angka tersebut tentunya jauh lebih rendah bila dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 439.472 unit.

Dari jumlah tersebut, Honda masih menjadi pabrikan sepeda motor terlaris di Indonesia. Sepanjang Mei 2022 mereka berhasil menguasai penjualan sebesar 155.439 unit dan mendominasi pasar Tanah Air.

Posisi kedua ditempati oleh Yamaha berkat jumlah penjualan 86.937 unit. Di peringkat ketiga ada Kawasaki dengan unit terjual 3.733 unit disusul Suzuki diperingkat keempat (1.710 unit) dan TVS diposisi kelima (416 unit).

Hasil tersebut membuat total penjualan sepeda motor Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2022 mencapai 1.950.293 unit. Terjadi koreksi cukup besar karena pada periode yang sama tahun lalu jumlah penjualan telah mencapai 2.021.532 unit.


Terkini

mobil
Mahindra

Mahindra Akui Belum Berencana Rakit Mobil di Indonesia

Mahindra lebih pilih fokus bentuk pasar di Indonesia sebelum memutuskan untuk merakit mobil secara lokal

otopedia
Bburago

Bburago Bocorkan 3 Diecast Paling Dicari Kolektor Indonesia

Bburago ungkap bahwa peminat diecast di Indonesia semakin tinggi dan mencari model yang memiliki nilai tambah

mobil
Vinfast

Vinfast Apresiasi 7 Figur Inspiratif Dalam Mengejar Passion

Vinfast menilai kesuksesan tujuh orang tersebut mampu menginspirasi banyak masyarakat yang ada di Tanah Air

news
Kalista Siap Tambah Suplai Armada Bus Listrik Transjakarta

Kalista Siap Tambah Suplai Armada Bus Listrik Transjakarta

Pihak Kalista siap membantu Transjakarta mencapai target 10.000 unit armada elektrifikasi per 2030 mendatang

mobil
Auto2000 Digiroom

Booking Service Lewat Digiroom Auto2000 Bakal Terasa Istimewa

Aplikasi Digiroom Auto2000 mengalami pembaruan dengan fokus pada enam jenis fitur yang memudahkan pelanggan

mobil
Chery Lepas 89 Atlet NPC Menuju ke Asian Youth Para Games 2025

Chery Lepas 89 Atlet NPC Menuju ke Asian Youth Para Games 2025

Chery Sales Indonesia menjadi official mobility partner para atlet NPC yang akan berkompetisi di Dubai

mobil
Auto2000

Auto2000 Sempurnakan Aplikasi Digiroom, Lebih Informatif

Aplikasi Digiroom milik Auto2000 diklaim mendapat respon positif dari para pelanggan setianya di Tanah Air

mobil
BMW Tak Minat Ikut Perang Harga Mobil Cina yang Menggila

BMW Tak Minat Ikut Perang Harga Mobil Cina yang Menggila

Perang harga mobil Cina semakin sengit di 2025, BMW menegaskan tak berminat ikut persaingan tersebut