Honda ADV 160 Terbaru Resmi Meluncur, Aman Pakai Etanol
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
AHM optimistis penjualan motor Honda bisa kembali normal serta meningkat pesat setelah momen Lebaran 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan motor Honda alami koreksi pada Januari sampai Februari 2024. Hal itu akibat dampak penyelenggaraan Pemilu (Pemilihan Umum) 2024 dan bencana alam.
Menurut Thomas Wijaya, Executive Vice President Director PT AHM (Astra Honda Motor) kondisi politik dalam negeri menjadi tantangan tersendiri bagi jenama asal Jepang.
“Situasi geopolitik, geoekonomi serta tekanan ekonomi global menjadi hambatan bagi daya beli pasar di Indonesia,” ungkap Thomas di Jakarta Selatan, Selasa (26/3).
Meski begitu Thomas optimistis penjualan motor Honda bangkit usai Lebaran 2024. Daya beli masyarakat bisa bergairah kembali.
“Tetapi kami yakin setelah Lebaran 2024 pasar akan mulai membaik,” tambah Thomas.
Di sisi lain Octavianus Dwi, Marketing Director AHM merasakan hal serupa. Dia percaya diri penjualan motor Honda kembali ke titik semula.
Terlebih Astra Honda Motor mampu mendominasi penjualan motor dalam negeri di angka 76 persen awal tahun. Sehingga bukan tidak mungkin kondisi bisa kembali seperti semula.
Lebih jauh Octavianus mengungkapkan kalau Honda tengah menjaga stok motor mereka. Jadi dapat melayani permintaan masyarakat pada Lebaran 2024.
“Maret ini rasanya baik kami atau pabrikan lain distribusi bakal lumayan terutama menjelang Lebaran 2024,” Octavianus menuturkan.
Bahkan dia menyebut kalau penjualan motor Honda bisa naik setelah perayaan hari raya Idul Fitri. Dengan begitu pabrikan berlambang sayap mengepak dapat mendominasi pasar roda dua Tanah Air.
“Makanya di Maret 2024 rasanya distribusi lumayan naik. Meningkat tapi tidak ugal-ugalan,” tegas dia.
Sekadar mengingatkan penjualan motor Indonesia sepanjang 2023 menuai hasil manis. Sebab mampu menyentuh angka 6.2 juta unit dari Januari sampai Desember.
Hal itu diketahui dari data milik AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) baru saja diumumkan. Mereka mencatat ada peningkatan sebesar 19.44 persen dibandingkan periode yang sama pada 2022.
Sebab tahun sebelumnya penjualan motor hanya berhasil membukukan 5.221.470 unit. Dengan begitu di 2023 ada kenaikan sebesar 1 jutaan kendaraan.
Sementara pada 2023 penjualan motor per bulan rata-rata di angka 400 ribu sampai 600 ribu unit. Kemudian terbanyak ada di Maret dengan jumlah 633.155 unit.
Berangkat dari fakta di atas, tidak heran jika AHM optimistis jika penjualan motor Honda bisa normal kembali atau melambung setelah Lebaran 2024.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
20 Agustus 2026, 10:28 WIB
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Terkini
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan
09 September 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi berbeda, SIM keliling Jakarta hanya melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
08 September 2026, 19:00 WIB
Robot humanoid AiMOGA yang dikembangkan oleh Chery Group sudah masuk ke pasar internasional hingga 60 negara
08 September 2026, 16:50 WIB
SUV masih jadi salah satu favorit konsumen, Xpeng GX tuai respons positif sejak debut di RI beberapa waktu lalu