Wholesales Motor Baru April 2026, Tumbuh 16 Persen Dari Bulan Lalu
12 Mei 2026, 19:21 WIB
AHM optimistis penjualan motor Honda bisa kembali normal serta meningkat pesat setelah momen Lebaran 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan motor Honda alami koreksi pada Januari sampai Februari 2024. Hal itu akibat dampak penyelenggaraan Pemilu (Pemilihan Umum) 2024 dan bencana alam.
Menurut Thomas Wijaya, Executive Vice President Director PT AHM (Astra Honda Motor) kondisi politik dalam negeri menjadi tantangan tersendiri bagi jenama asal Jepang.
“Situasi geopolitik, geoekonomi serta tekanan ekonomi global menjadi hambatan bagi daya beli pasar di Indonesia,” ungkap Thomas di Jakarta Selatan, Selasa (26/3).
Meski begitu Thomas optimistis penjualan motor Honda bangkit usai Lebaran 2024. Daya beli masyarakat bisa bergairah kembali.
“Tetapi kami yakin setelah Lebaran 2024 pasar akan mulai membaik,” tambah Thomas.
Di sisi lain Octavianus Dwi, Marketing Director AHM merasakan hal serupa. Dia percaya diri penjualan motor Honda kembali ke titik semula.
Terlebih Astra Honda Motor mampu mendominasi penjualan motor dalam negeri di angka 76 persen awal tahun. Sehingga bukan tidak mungkin kondisi bisa kembali seperti semula.
Lebih jauh Octavianus mengungkapkan kalau Honda tengah menjaga stok motor mereka. Jadi dapat melayani permintaan masyarakat pada Lebaran 2024.
“Maret ini rasanya baik kami atau pabrikan lain distribusi bakal lumayan terutama menjelang Lebaran 2024,” Octavianus menuturkan.
Bahkan dia menyebut kalau penjualan motor Honda bisa naik setelah perayaan hari raya Idul Fitri. Dengan begitu pabrikan berlambang sayap mengepak dapat mendominasi pasar roda dua Tanah Air.
“Makanya di Maret 2024 rasanya distribusi lumayan naik. Meningkat tapi tidak ugal-ugalan,” tegas dia.
Sekadar mengingatkan penjualan motor Indonesia sepanjang 2023 menuai hasil manis. Sebab mampu menyentuh angka 6.2 juta unit dari Januari sampai Desember.
Hal itu diketahui dari data milik AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) baru saja diumumkan. Mereka mencatat ada peningkatan sebesar 19.44 persen dibandingkan periode yang sama pada 2022.
Sebab tahun sebelumnya penjualan motor hanya berhasil membukukan 5.221.470 unit. Dengan begitu di 2023 ada kenaikan sebesar 1 jutaan kendaraan.
Sementara pada 2023 penjualan motor per bulan rata-rata di angka 400 ribu sampai 600 ribu unit. Kemudian terbanyak ada di Maret dengan jumlah 633.155 unit.
Berangkat dari fakta di atas, tidak heran jika AHM optimistis jika penjualan motor Honda bisa normal kembali atau melambung setelah Lebaran 2024.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 19:21 WIB
28 April 2026, 15:00 WIB
16 April 2026, 16:15 WIB
12 April 2026, 07:00 WIB
09 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
19 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini 19 Mei 2026 kembali dimulai sejak pagi hingga pukul 10.00 WIB, perhatikan titiknya
19 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
19 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak syaratnya
18 Mei 2026, 22:39 WIB
BYD M6 DM hadir meramaikan opsi mobil keluarga berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di RI
18 Mei 2026, 21:00 WIB
Xpeng kembali menunjukkan komitmen jangka panjangnya dalam menjual kendaraan roda empat di pasar Indonesia
18 Mei 2026, 19:19 WIB
BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Indonesia pada April 2026 disusul Jaecoo dan Wuling
18 Mei 2026, 19:17 WIB
Adira Expo Tebar Promo diklaim mampu menjawab kebutuhan para konsumen, terkhusus soal mobil dan motor baru
18 Mei 2026, 13:00 WIB
Penjualan Jetour secara retail stabil dan mengalami kenaikan sejak awal 2026, totalnya tembus 822 unit