30 Model Motor Listrik Honda Bakal Mengaspal Hingga 2030

Setidaknya akan ada 30 model motor listrik Honda yang mengaspal di dunia guna mencapai netralitas karbon

30 Model Motor Listrik Honda Bakal Mengaspal Hingga 2030

KatadataOTO – Honda mengaku tidak main-main dalam merambah dunia elektrifikasi. Sebab mereka menyiapkan sejumlah produk anyar.

Bahkan jenama asal Jepang tersebut mengaku hendak memasarkan puluhan model kendaran roda dua setrum buat konsumen di seluruh dunia.

“Kami akan memperkenalkan sekitar 30 model sepeda motor listrik di global hingga 2030,” ujar Daiki Mihara selaku Executive Officer Head of Motorcycle and Power Products Electrification Business Development Unit Honda Motor Co. Ltd beberapa waktu lalu.

Lebih jauh dia menjelaskan hal itu dilakukan demi mencapai target yang telah ditentukan. Sebab mereka ingin menjual empat juta motor listrik Honda secara global pada 2023.

AHM Bertekad Dorong TKDN Honda Icon e: dan Cuv e: Jadi 40 Persen
Photo : KatadataOTO

Kemudian mereka juga ingin mencapai netralitas karbon di seluruh produk pada 2040-an. Sehingga Honda menyiapkan berbagai kendaraan roda dua elektrifikasi.

“Untuk mencapai hal ini kami menetapkan 2024 sebagai tahun perdana guna ekspansi global sepeda motor listrik,” Daiki menuturkan.

Dia pun berharap seluruh kendaraan roda dua elektrik Honda dapat diterima dengan baik oleh para konsumen di seluruh dunia.

Honda Baru Saja Luncurkan Dua Motor Listrik

Sebagai informasi, mereka belum lama ini meniagakan Honda Cuv e: serta Icon e:. Keduanya merupakan model ke-10 juga ke-11 dari 30 motor listrik yang ditargetkan hingga 2030.

“Kedua model tersebut diperkenalkan perdana di Indonesia dan dipersiapkan untuk peluncuran secara global,” tegas Daiki.

Di sisi lain AHM (Astra Honda Motor) telah membuka keran pemesanan dua motor listrik baru mereka. Sehingga masyarakat dapat segera memiliki.

Namun Anda harus sedikit bersabar. Sebab Honda Icon e: dan Cuv e: baru bakal dikirim ke tangan konsumen paling lambat pada akhir tahun.

“Per hari ini kalau mau order sudah bisa, tetapi seperti yang saya katakan tadi pengiriman maksimum dilakukan Desember 2024,” ucap Octavianus Dwi Putro, Marketing Director AHM.

Motor Listrik Baru Honda
Photo : KatadataOTO

Octa mengungkapkan buat tahap produksi pertama Honda Icon e: juga Honda Cuv e: bakal mengikuti permintaan pasar. Harapannya agar bisa memenuhi kebutuhan konsumen.

Sekadar mengingatkan harga Honda Icon e: adalah Rp 28-32 juta. Sementara Honda Cuv e: standar dibanderol Rp Rp 53-57 juta.

Terakhir Honda Cuv e: RoadSync Duo dipasarkan di angka Rp 57-61 juta. Seluruh jumlah tersebut telah berstatus OTR (On The Road) DKI Jakarta.


Terkini

mobil
Wuling

Wuling Eksion Tampil Perdana di IIMS 2026, Calon Penerus Almaz

SUV Wuling Eksion akan mengisi seri Darion di pasar Indonesia, bisa dilihat langsung di pameran IIMS 2026

mobil
Suzuki

Suzuki e Vitara Resmi Meluncur di IIMS 2026, Harga Rp 700 Jutaan

Mobil listrik pertama Suzuki di Indonesia akhirnya resmi diluncurkan, e Vitara dipasarkan seharga Rp 700 jutaan

mobil
Suzuki Fronx

Penjualan Suzuki Fronx Lampaui Target Awal

Penjualan Suzuki Fronx berhasil melampaui target awal perusahaan dan ungguli model lama seperti Ertiga

mobil
IIMS 2026

IIMS 2026 Resmi Dibuka, Bantu Gairahkan Pasar di Awal Tahun

Menteri Perindustrian resmi membuka rangkaian pameran otomotif IIMS 2026, diramaikan puluhan merek ternama

mobil
Proses produksi Toyota

Produksi Toyota Tumbuh, Tapi Belum Ciptakan Rekor Baru

Produksi kendaraan Toyota berhasil mencatatkan hasil positif dengan tumbuh 5,7 persen dibanding tahun lalu

mobil
Lepas L8

Lepas Ungkap Hasil Evaluasi Terkait SUV L8 yang Rusak Saat Tes

Lepas L8 dikatakan sudah mengalami penyempurnaan sehingga bisa menghadirkan keamanan dan kenyamanan pelanggan

news
Shuttle bus IIMS 2026

Jadwal Shuttle IIMS 2026, Wajib Catat Lokasi Penjemputannya

Terdapat delapan lokasi shuttle bus IIMS 2026 yang bisa diakses oleh masyarakat, seperti di Cibubur Junction

mobil
Mobil LCGC

Peluang LCGC Bangkit Setelah Insentif Mobil Listrik Berakhir

Insentif mobil listrik yang tidak jelas kelanjutannya memberi asa untuk meningkatkan kembali penjualan LCGC