Harga Sewa Motor di Yogyakarta saat Libur Nataru, Ada Honda Beat
23 Desember 2025, 19:00 WIB
Harga BBM yang tinggi membuat Modifikasi Honda BeAT menjadi hybrid merupakan langkah yang tepat sebagai efisiensi
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Honda BeAT yang merupakan motor paling laris di Indonesia mendapat sentuhan modifikasi. Kendaraan ini menjadi lebih ramah lingkungan karena ditambahkan penggerak motor listrik dan baterai.
Adapun Honda BeAT berteknologi hybrid tersebut merupakan hasil kolaborasi NMAA (National Modificator & Aftermarket Association), IATO (Ikatan Ahli Teknik Otomotif), Forwot (Forum Wartawan Otomotif), OLX Autos dan DJ Custom.
Modifikasi Honda BeAT hybrid ini dijadikan sebagai supergiveaway ajang IMX (Indonesia Modification Expo) beberapa waktu lalu. Motor hadir sebagai solusi semakin mahalnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Tanah Air.
“Kami percaya jika beragam kreasi buatan asli anak bangsa semakin dikenal dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ucap Andre Mulyadi, Founder NMAA dan IMX Project Director.
Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa kolaborasi NMAA dan IATO merupakan prototipe motor konvensional ke hybrid. Proyek ini merupakan langkah nyata menyelaraskan program langit biru dari Pemerintah.
Honda BeAT hybrid konversi ini menawarkan emisi gas buang yang lebih rendah. Sehingga bisa menjadi solusi dari tingginya harga BBM belakangan.
Kendaraan ini memiliki mesin bawaan pabrik dengan kapasitas 110 cc. Lalu untuk menjadikannya hybrid disandingkan baterai lithium ion Fosfate (LiFePO4) 60 Volt 25 Ampere (1.500 Wh) dan ditempatkan di bawah jok.
Baterai tersebut merupakan hasil produksi PT Sentramitra Dayautama. Jarak tempuh kendaraan dikatakan mampu menjangkau 60 dan kecepatan maksimal hingga 90 km/jam.
Modifikasi Honda BeAT yang dinamakan Hi-Brid ini mencangkok motor penggerak listrik dengan formmat hub (BLDC) ke as roda belakang. Lalu BLDC ditambahkan lengan ayun pada bagian kanan dan kabelnya menghubungkan controller dan baterai management system (BMS).
Motor memiliki tiga mode berkendara. Sehingga para penggunanya dapat memilih motor dengan penggerak mesin bakar atau listrik melalui sentuhan tombol.
“Unit prototipe ini masih terus dikembangkan untuk bisa memberikan solusi langsung dari permasalahan tingginya harga BBM. IATO juga memberikan solusi dalam menjawab tren kendaraan listrik melalui konversi,” ucap Hari Budianto, Sekretaris Jjenderal IATO.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Desember 2025, 19:00 WIB
11 Desember 2025, 12:00 WIB
05 November 2025, 11:00 WIB
30 Oktober 2025, 10:00 WIB
09 Oktober 2025, 19:35 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya