Diskon Motor-motor Honda di IIMS 2026, Skutik Tembus Rp 2 Jutaan
09 Februari 2026, 15:00 WIB
Harga BBM yang tinggi membuat Modifikasi Honda BeAT menjadi hybrid merupakan langkah yang tepat sebagai efisiensi
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Honda BeAT yang merupakan motor paling laris di Indonesia mendapat sentuhan modifikasi. Kendaraan ini menjadi lebih ramah lingkungan karena ditambahkan penggerak motor listrik dan baterai.
Adapun Honda BeAT berteknologi hybrid tersebut merupakan hasil kolaborasi NMAA (National Modificator & Aftermarket Association), IATO (Ikatan Ahli Teknik Otomotif), Forwot (Forum Wartawan Otomotif), OLX Autos dan DJ Custom.
Modifikasi Honda BeAT hybrid ini dijadikan sebagai supergiveaway ajang IMX (Indonesia Modification Expo) beberapa waktu lalu. Motor hadir sebagai solusi semakin mahalnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Tanah Air.
“Kami percaya jika beragam kreasi buatan asli anak bangsa semakin dikenal dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ucap Andre Mulyadi, Founder NMAA dan IMX Project Director.
Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa kolaborasi NMAA dan IATO merupakan prototipe motor konvensional ke hybrid. Proyek ini merupakan langkah nyata menyelaraskan program langit biru dari Pemerintah.
Honda BeAT hybrid konversi ini menawarkan emisi gas buang yang lebih rendah. Sehingga bisa menjadi solusi dari tingginya harga BBM belakangan.
Kendaraan ini memiliki mesin bawaan pabrik dengan kapasitas 110 cc. Lalu untuk menjadikannya hybrid disandingkan baterai lithium ion Fosfate (LiFePO4) 60 Volt 25 Ampere (1.500 Wh) dan ditempatkan di bawah jok.
Baterai tersebut merupakan hasil produksi PT Sentramitra Dayautama. Jarak tempuh kendaraan dikatakan mampu menjangkau 60 dan kecepatan maksimal hingga 90 km/jam.
Modifikasi Honda BeAT yang dinamakan Hi-Brid ini mencangkok motor penggerak listrik dengan formmat hub (BLDC) ke as roda belakang. Lalu BLDC ditambahkan lengan ayun pada bagian kanan dan kabelnya menghubungkan controller dan baterai management system (BMS).
Motor memiliki tiga mode berkendara. Sehingga para penggunanya dapat memilih motor dengan penggerak mesin bakar atau listrik melalui sentuhan tombol.
“Unit prototipe ini masih terus dikembangkan untuk bisa memberikan solusi langsung dari permasalahan tingginya harga BBM. IATO juga memberikan solusi dalam menjawab tren kendaraan listrik melalui konversi,” ucap Hari Budianto, Sekretaris Jjenderal IATO.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Februari 2026, 15:00 WIB
03 Februari 2026, 14:00 WIB
26 Januari 2026, 09:00 WIB
07 Januari 2026, 09:00 WIB
23 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 15:00 WIB
Dedi Mulyadi memamerkan moge milik pribadinya saat melakukan kunjungan ke daerah-daerah pelosok Jabar
17 Februari 2026, 13:00 WIB
IIMS 2027 masih digelar di JIExpo Kemayoran, tetapi rencananya memanfaatkan lahan tambahan seluas 20.000 m2
17 Februari 2026, 12:00 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono mengaku tertarik dengan Denza B5 karena mobil tersebut memiliki desain yang tangguh
17 Februari 2026, 12:00 WIB
MPV bertenaga listrik Denza D9 hadir di Fortune Indonesia Summit 2026, incar konsumen pelaku bisnis di RI
17 Februari 2026, 11:00 WIB
Kegiatan ekspor mobil CBU Daihatsu sepanjang 2025 dikatakan mengalami peningkatan sebesar belasan persen
17 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menilai ekspor mobil dari Indonesia terus berkembang meskipun masih menemui beberapa tantangan
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda