Xpeng P7 Facelift Meluncur, Siap Masuk Indonesia
20 Maret 2026, 13:31 WIB
Mobil terbang Xpeng, yakni Land Carrier bakal beroperasi dan uji terbang eksperimental di negara asalnya
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Para manufaktur di Cina sepertinya tidak mau ketinggalan dalam menghadirkan inovasi terkini. Termasuk soal memproduksi mobil terbang.
Terkini Aridge, anak perusahaan Xpeng Motors resmi meluncurkan mobil terbang modular Land Carrier dari pabrik di Guangzhou, Cina.
Menurut laporan Carnewschina pada Rabu (05/11), hal tersebut menjadi jalur produksi massal pertama di dunia untuk kendaraan roda empat terbang
“Mobil terbang ini akan digunakan untuk uji terbang eksperimental,” tulis media daring asal Tiongkok itu.
Nantinya hasil pengujian akan menjadi dasar untuk pengiriman Land Carrier di tahun depan. Sehingga masyarakat bisa segera memiliki unit.
Sebagai informasi, pabrik Aride mencakup sekitar 120 ribu meter persegi. Dirancang untuk memproduksi mobil terbang modular Xpeng.
Produk baru Xpeng tersebut terbagi menjadi dua bagian berbeda, yakni kendaraan darat maupun udara.
Modul darat dikenal sebagai ‘kendaraan induk’. Mengandalkan enam roda serta dilengkapi penggerak di semua sisi.
Lalu ada juga kemudi roda belakang serta menyediakan kapasitas beban dan kemampuan offroad.
Dengan panjang sekitar 5,5 meter, lebar dua 2 meter serta tinggi 2 meter modul darat diklaim mudah untuk dikendarai. Bahkan pemilik cukup mempunyai surat izin mengemudi (SIM) konvensional saja.
Sedangkan modul udara adalah kendaraan terbang bertenaga listrik. Tidak lupa dilengkapi dengan enam rotor.
Badan dan bilah rotor terbuat dari serat karbon. Sehingga diklaim mampu menyeimbangkan kekuatan maupun berat.
Kokpit mobil terbang Xpeng dilengkapi dengan panoramic 270 derajat. Menawarkan pemandangan yang luas.
Selain itu Land Carrier ini mendukung mode penerbangan manual serta otonom. Kontrol utama menggunakan sistem satu tongkat untuk operasi satu tangan.
Pada saat yang sama, mode otonom menawarkan perencanaan rute cerdas, penerbangan otomatis di sepanjang jalur telah ditetapkan, lepas landas, kembali dengan satu tombol, visi komposit 3D hingga bantuan pendaratan.
Patut diketahui, pabrik mobil terbang Xpeng mencakup lima workshop inti. Terdiri dari komposit, propulsi, perakitan, pengecatan hingga integrasi akhir.
Pada kapasitas penuh, pabrik tersebut dirancang untuk memproduksi 10 ribu unit per tahun dengan kapasitas awal 5.000 unit.
Setiap 30 menit sekali, pabrik Xpeng di Cina mampu melahirkan satu mobil terbang guna memenuhi permintaan para konsumen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 Maret 2026, 13:31 WIB
11 Maret 2026, 15:00 WIB
06 Maret 2026, 14:00 WIB
07 Februari 2026, 07:00 WIB
30 Januari 2026, 10:00 WIB
Terkini
24 Maret 2026, 11:50 WIB
Sistem one way lokal mulai digelar buat atasi kemacetan arus balik 2026 yang sudah terasa sejak semalam
24 Maret 2026, 07:45 WIB
Mobil hybrid terlaris masih dipimpin oleh Toyota Kijang Innova Zenix, disusul Suzuki XL7 dan Honda HR-V e:HEV
23 Maret 2026, 09:00 WIB
Penjualan truk pada Februari 2026 mengalami penurunan tipis bila dibanding bulan sebelumnya yang lebih baik
23 Maret 2026, 02:03 WIB
Marco Bezzecchi dan Jorge Martin sukses mengamankan podium tertinggi pada balapan utama MotoGP Brasil 2026
22 Maret 2026, 17:00 WIB
Jorge Martin mengaku sangat puas setelah mengamankan podium ketiga pada sesi sprint race MotoGP Brasil 2026
22 Maret 2026, 11:00 WIB
Pemerintah menyarankan pemudik untuk kembali ke daerah asal lebih awal guna hindari kemacetan lalu lintas
22 Maret 2026, 06:31 WIB
Setelah tertunda satu jam karena kendala pada sirkuit, Sprint Race MotoGP Brasil 2026 berlangsung sengit
21 Maret 2026, 19:14 WIB
Ada diskon 10 persen untuk warga Jawa Barat yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor selama libur Lebaran