Xpeng Akuisisi Mayoritas Saham Pabrik EV Milik Erajaya
18 Mei 2026, 21:00 WIB
Mobil terbang Xpeng, yakni Land Carrier bakal beroperasi dan uji terbang eksperimental di negara asalnya
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Para manufaktur di Cina sepertinya tidak mau ketinggalan dalam menghadirkan inovasi terkini. Termasuk soal memproduksi mobil terbang.
Terkini Aridge, anak perusahaan Xpeng Motors resmi meluncurkan mobil terbang modular Land Carrier dari pabrik di Guangzhou, Cina.
Menurut laporan Carnewschina pada Rabu (05/11), hal tersebut menjadi jalur produksi massal pertama di dunia untuk kendaraan roda empat terbang
“Mobil terbang ini akan digunakan untuk uji terbang eksperimental,” tulis media daring asal Tiongkok itu.
Nantinya hasil pengujian akan menjadi dasar untuk pengiriman Land Carrier di tahun depan. Sehingga masyarakat bisa segera memiliki unit.
Sebagai informasi, pabrik Aride mencakup sekitar 120 ribu meter persegi. Dirancang untuk memproduksi mobil terbang modular Xpeng.
Produk baru Xpeng tersebut terbagi menjadi dua bagian berbeda, yakni kendaraan darat maupun udara.
Modul darat dikenal sebagai ‘kendaraan induk’. Mengandalkan enam roda serta dilengkapi penggerak di semua sisi.
Lalu ada juga kemudi roda belakang serta menyediakan kapasitas beban dan kemampuan offroad.
Dengan panjang sekitar 5,5 meter, lebar dua 2 meter serta tinggi 2 meter modul darat diklaim mudah untuk dikendarai. Bahkan pemilik cukup mempunyai surat izin mengemudi (SIM) konvensional saja.
Sedangkan modul udara adalah kendaraan terbang bertenaga listrik. Tidak lupa dilengkapi dengan enam rotor.
Badan dan bilah rotor terbuat dari serat karbon. Sehingga diklaim mampu menyeimbangkan kekuatan maupun berat.
Kokpit mobil terbang Xpeng dilengkapi dengan panoramic 270 derajat. Menawarkan pemandangan yang luas.
Selain itu Land Carrier ini mendukung mode penerbangan manual serta otonom. Kontrol utama menggunakan sistem satu tongkat untuk operasi satu tangan.
Pada saat yang sama, mode otonom menawarkan perencanaan rute cerdas, penerbangan otomatis di sepanjang jalur telah ditetapkan, lepas landas, kembali dengan satu tombol, visi komposit 3D hingga bantuan pendaratan.
Patut diketahui, pabrik mobil terbang Xpeng mencakup lima workshop inti. Terdiri dari komposit, propulsi, perakitan, pengecatan hingga integrasi akhir.
Pada kapasitas penuh, pabrik tersebut dirancang untuk memproduksi 10 ribu unit per tahun dengan kapasitas awal 5.000 unit.
Setiap 30 menit sekali, pabrik Xpeng di Cina mampu melahirkan satu mobil terbang guna memenuhi permintaan para konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Mei 2026, 21:00 WIB
20 Maret 2026, 13:31 WIB
11 Maret 2026, 15:00 WIB
06 Maret 2026, 14:00 WIB
07 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pihak kepolisian untuk bisa memecah kebuntuan arus lalu lintas
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta bisa dimanfaatkan untuk perpanjangan masa berlaku kartu, berikut daftarnya
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Salah satu cara agar SIM keliling Bandung lebih mudah ditemukan adalah dengan menyebarnya di dua lokasi
24 Juni 2026, 23:00 WIB
Harga Lepas E4 EV berpeluang ada di rentang Rp 400 juta-Rp 500 jutaan ke atas, disinyalir debut di GIIAS 2026
24 Juni 2026, 21:00 WIB
Carsome membuka empat showroom baru untuk memperkuat ekosistem pasar mobil bekas mereka di Indonesia
24 Juni 2026, 19:00 WIB
Produsen motor listrik Alva berkomitmen membangun ekosistem motor listrik di Indonesia, Investasi Rp1 Triliun
24 Juni 2026, 17:00 WIB
Bagi para konsumen yang melakukan pemesanan DFSK E5 Plus akan diberikan ekslusif benefit senilai Rp 60 juta
24 Juni 2026, 15:00 WIB
Yadea Velax H menjadi kendaraan yang bisa diandalkan sebagai motor listrik yang memiliki banyak kelebihan