GIIAS 2026 Jadi Debut Global Xpeng L03 Pilihan Baru di Segmen EV
04 Agustus 2026, 23:54 WIB
Mobil terbang Xpeng, yakni Land Carrier bakal beroperasi dan uji terbang eksperimental di negara asalnya
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Para manufaktur di Cina sepertinya tidak mau ketinggalan dalam menghadirkan inovasi terkini. Termasuk soal memproduksi mobil terbang.
Terkini Aridge, anak perusahaan Xpeng Motors resmi meluncurkan mobil terbang modular Land Carrier dari pabrik di Guangzhou, Cina.
Menurut laporan Carnewschina pada Rabu (05/11), hal tersebut menjadi jalur produksi massal pertama di dunia untuk kendaraan roda empat terbang
“Mobil terbang ini akan digunakan untuk uji terbang eksperimental,” tulis media daring asal Tiongkok itu.
Nantinya hasil pengujian akan menjadi dasar untuk pengiriman Land Carrier di tahun depan. Sehingga masyarakat bisa segera memiliki unit.
Sebagai informasi, pabrik Aride mencakup sekitar 120 ribu meter persegi. Dirancang untuk memproduksi mobil terbang modular Xpeng.
Produk baru Xpeng tersebut terbagi menjadi dua bagian berbeda, yakni kendaraan darat maupun udara.
Modul darat dikenal sebagai ‘kendaraan induk’. Mengandalkan enam roda serta dilengkapi penggerak di semua sisi.
Lalu ada juga kemudi roda belakang serta menyediakan kapasitas beban dan kemampuan offroad.
Dengan panjang sekitar 5,5 meter, lebar dua 2 meter serta tinggi 2 meter modul darat diklaim mudah untuk dikendarai. Bahkan pemilik cukup mempunyai surat izin mengemudi (SIM) konvensional saja.
Sedangkan modul udara adalah kendaraan terbang bertenaga listrik. Tidak lupa dilengkapi dengan enam rotor.
Badan dan bilah rotor terbuat dari serat karbon. Sehingga diklaim mampu menyeimbangkan kekuatan maupun berat.
Kokpit mobil terbang Xpeng dilengkapi dengan panoramic 270 derajat. Menawarkan pemandangan yang luas.
Selain itu Land Carrier ini mendukung mode penerbangan manual serta otonom. Kontrol utama menggunakan sistem satu tongkat untuk operasi satu tangan.
Pada saat yang sama, mode otonom menawarkan perencanaan rute cerdas, penerbangan otomatis di sepanjang jalur telah ditetapkan, lepas landas, kembali dengan satu tombol, visi komposit 3D hingga bantuan pendaratan.
Patut diketahui, pabrik mobil terbang Xpeng mencakup lima workshop inti. Terdiri dari komposit, propulsi, perakitan, pengecatan hingga integrasi akhir.
Pada kapasitas penuh, pabrik tersebut dirancang untuk memproduksi 10 ribu unit per tahun dengan kapasitas awal 5.000 unit.
Setiap 30 menit sekali, pabrik Xpeng di Cina mampu melahirkan satu mobil terbang guna memenuhi permintaan para konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Agustus 2026, 23:54 WIB
28 Juli 2026, 09:29 WIB
08 Juli 2026, 07:00 WIB
05 Juli 2026, 07:28 WIB
28 Juni 2026, 21:00 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kontes modifikasi BlackAuto Battle 2026 memasuki seri kedua dan menyambangi kota Solo, Jawa Tengah pekan lalu
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit