Wuling Almaz Hybrid dan Alvez Sudah Terdaftar di Kemenkumham

Nama serta logo Wuling Almaz Hybrid dan Alvez resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

Wuling Almaz Hybrid dan Alvez Sudah Terdaftar di Kemenkumham
Adi Hidayat

TRENOTO – Setelah sukses meluncurkan Air ev, Wuling Motors Indonesia tengah mempersiapkan beberapa model baru untuk masa depan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Wuling Almaz Hybrid dan Alvez.

Kedua nama tersebut bahkan sudah disampaikan pada Berita Resmi Merek Seri-A No. 57/P-M/VIII/A/2022 Direktorat Merek dan Indikasi Geografis Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.

Untuk Almaz Hybrid, logonya terdapat gambar petir untuk menggantikan huruf ‘I’sementara Alvez, lebih menekankan tulisan miring. Meski sama-sama Sport Utility Vehicle (SUV), keduanya akan mengincar segmen berbeda.

Wuling Almaz sendiri merupakan salah satu tulang punggung penjualan Wuling di Indonesia. Hadir sebagai SUV, fitur yang disematkan terbilang cukup lengkap meski harganya tetap terjangkau.

Photo : DJKI

Berdasarkan situs resmi, saat ini harga tertinggi Wuling Almaz adalah Rp399.2 juta namun telah dilengkapi teknologi Wuling Indonesian Command (WIND). Berkatnya pelanggan bisa mengaktifkan beragam fitur melalui pesan suara berbahasa Indonesia.

Selain memiliki harga terjangkau, pelanggan juga bisa menikmati teknologi Wuling Interconnected Smart Ecosystem (WISE). Terknologi tersebut terdiri dari Advanced Driving Assistant System (ADAS) serta Internet of Vehicle (IoV).

ADAS sendiri terdiri dari beberapa fitur keselamatan aktif yang menjadi unggulan. Di antaranya adalah Adaptive Cruise Control (ACC), Bend Cruise Control (BCC), Lane Keeping Assist (LKA), Lane Departure Warning (LDW), Traffic Jam Assistance (TJA), sampai dengan Intelligent Cruise Assistance (ICA).

Photo : DJKI

Sementara Alvez adalah SUV kompak serta sudah dikenalkan di China dengan nama Xing Chi. Mobil ini memiliki dimensi panjang 4.365 mm, lebar 1.750 mm, tinggi 1.640 mm, wheelbase 2.550 mm dan mesin berkapasitas 1.500 cc Turbocharged yang mampu menghasilkan tenaga 145 hp.

Formo Max

Photo : DJKI

Selain mendaftarkan Almaz Hybrid dan Alves, Wuling juga mendaftarkan merek baru mereka yaitu Formo Max. Kehadirannya diyakini akan memberi tambahan pilihan kepada pelanggan yang membutuhkan mobil untuk bisnisnya.

Meski tidak ada informasi resmi terkait mobil tersebut, dipercaya Formo Max merupakan sebuah pick up. Dengan demikian pilihan model Wuling di Indonesia menjadi lebih lengkap bila dibandingkan sebelumnya.


Terkini

mobil
Mitsubishi New Pajero Sport, SUV Tangguh yang Nyaman buat Perempuan

Mitsubishi Pajero Sport, SUV Idola Keluarga Mobilitas Sehari-hari

Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga

motor
Honda Ryden 160

Nama Honda Ryden 160 Didaftarkan di Indonesia, Ini Kata AHM

AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan

otosport
Bos Ducati Komentari Bagnaia di MotoGP Austria 2025: Mengecewakan

Francesco Bagnaia Lebih Pilih Aprilia Usai Tinggalkan Ducati

Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Termasuk 28 Gerbang Tol

Ganjil Genap Jakarta kembali diberlakukan hari ini untuk bisa mengurai kemacetan terutama pada jam sibuk

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Jadwal SIM Keliling Jakarta Jelang Akhir Pekan 26 Juni 2026

Jangan sampai terlewat, SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa lima lokasi sebelum akhir pekan

news
SIM Keliling Bandung

Kepolisian Hadirkan SIM Keliling Bandung di 2 Tempat Berbeda

SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan melayani para pengendara motor maupun mobil sebelum akhir pekan

news
Tianneng

Tianneng Resmikan Pangkalan Pangkalan Produksi Strategis di Jawa Timur

Grup Tianneng meresmikan basis produksi yang berlokasi di Surabaya, fokus pada baterai kendaraan listrik

mobil
Lepas

Lepas Siapkan Portofolio EV buat Pasar Indonesia

Setelah E4 EV, Lepas masih punya rencana untuk memperkenalkan produk mobil listrik lain untuk pasar RI