Alasan Wuling Air ev Dicintai Oleh Konsumen di Tanah Air
10 Februari 2026, 13:00 WIB
Wuling Air ev pakai baterai produksi dalam negeri mulai tahun depan, TKDN meningkat menjadi sekitar 60 persen
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN Wuling Air ev bertambah signifikan tahun depan. Beragam komponen nantinya akan diproduksi di dalam negeri sehingga diharapkan bisa memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indoinesia
Penambahan bisa terwujud karena Wuling Air ev pakai baterai produksi dalam negeri mulai tahun depan. Hal ini disampaikan oleh Dian Asmahani Brand & Marketing Director Wuling Motors beberapa waktu lalu.
“Saat ini baterai masih impor tetapi ke depannya akan lokal. Karena kami sudah menandatangani kesepakatan dengan Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk mendukung kendaraan listrik dari hulu ke hilir termasuk meningkatkan TKDN,” ungkap Dian (24/05).
Salah satu komponen yang akan menggunakan produksi dalam negeri adalah baterai. Mereka mengklaim sudah bekerjasama dengan PT Gotion Green Energy Solutions Indonesia (Gotion Hi-tech) dan siap mengirim produksinya tahun depan.
“Saat ini TKDN Wuling Air ev 40 persen sementara roadmapnya di 2024 adalah 60 persen. Nah ketentuan itu pasti akan kami ikuti terlebih baterai adalah komponen terbesar untuk kendaraan listik,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Wuling telah menandatangi kerjasama dengan Gotion Hi-tech yang tengah membangun pabriknya di Indonesia. Bila sudah rampung, Air ev bisa menggunakan baterai hasil produksinya.
Namun walau sudah diproduksi secara lokal, harga dari Air ev belum tentu mengalami koreksi. Pasalnya ada banyak elemen yang harus dihitung dalam menentukan harga jual sebuah produk khususnya mobil.
“Kita lihat nanti karena elemen dalam harga ada banyak bukan sekedar lokal atau non lokal tapi ada juga skala ekonomi, harga komponen, biaya produksi dan sebagainya,” tegas Dian.
Sementara itu Danang Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors Indonesia mengatakan komponen produksi lokal sudah cukup tersebar. Jumlah tersebut pun bisa terus bertambah dari waktu ke waktu.
“Komponan yang sudah diproduksi di dalam negeri mulai dari panel-panel interior, beberapa part eksterior juga stampingnya sudah lokal hingga beberapa aksesoris kelistrikan,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 13:00 WIB
23 Januari 2026, 13:14 WIB
21 Oktober 2025, 12:00 WIB
11 September 2025, 07:00 WIB
23 Agustus 2025, 09:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.