Volvo Bakal Rilis Fitur Self Driving untuk Saingi Tesla

Volvo bakal hadirkan fitur self driving untuk memudahkan para pengemudi di jalanan tertentu dengan bekerjasama dengan Luminar

Volvo Bakal Rilis Fitur Self Driving untuk Saingi Tesla
Denny Basudewa

TRENOTO – Volvo Cars gandeng Luminar Technologies Inc untuk mengembangkan sistem mengemudi hands-free yang disebut Ride Pilot. Fitur otonom (biasa disebut) ini akan dirilis untuk pertama kalinya di California, Amerika Serikat.

Rencananya sistem Ride Pilot Volvo dan Luminar akan disematkan pada SUV listrik terbarunya. Namun dalam pengembangannya dikatakan bahwa fitur tersebut bukanlah sistem otonom sepenuhnya.

Teknologi Ride Pilot akan mengambil alih sepenuhnya tugas mengemudi dalam beberapa situasi terbatas. Sementara SUV all-electric dari Volvo sendiri baru diumumkan pada akhir tahun ini.

Fitur self-driving Volvo sejatinya akan hadir sebagai upgrade berlangganan pada para pelanggan. Adapun sistemnya baru bisa aktif setelah kendaraan memasuki jalan.

Pada ajang CES (Consumer Electronics Show) 2022, pihak Volvo mengatakan mobilnya akan mulai dijual pada 2023. Namun untuk fitur Ride Pilot masih belum dipastikan kapan akan ditawarkan.

Lebih jauh Ride Pilot sendiri tidak akan diaktifkan sampai pelanggan telah menjalani protokol verifikasi dan pengujian yang ketat.

Ride Pilot saat ini masih dalam tahap pengujian pada kendaraan pra-produksi tahun ini di California. Sementara mereka melakukan percobaan sambil menunggu persetujuan peraturan.

Photo : volvo

Sehingga ketika kendaraan versi produksi mulai beroperasi mulai tahun depan, mereka akan menjadi standar dengan teknologi keselamatan pengemudi lebih sederhana.

Lalu dengan melakukan percobaan, akan membantu mengumpulkan data untuk validasi teknologi yang digunakan sebelum dirilis nantinya.

“Saya membayangkan kami akan mengarahkan sebagian penjualan kami ke California untuk mendapatkan kepadatan kendaraan untuk membantu pengumpulan data,” kata Alexander Petrofski, Wakil Presiden Strategi dan Kepemilikan Bisnis Volvo seperti dikutip Antara dari Reuters.

Hingga saat ini Volvo masih belum mau menyebutkan biaya berlangganan untuk bisa menikmati Ride Pilot.

“Kami percaya sebagian besar pendapatan kami di masa depan akan datang dari penjualan perangkat lunak,” jelasnya kemudian.

Luminar selama ini dikenal sebagai penyedia sensor lidar, bagian penting dari sistem yang membantu mobil mendapatkan peta jalan tiga dimensi.

Ride Pilot nantinya akan mengandalkan lima sensor radar, delapan kamera dan enam belas sensor ultrasonik. Seluruhnya akan dikaitkan dengan perangkat lunak buatan perusahaan Swedia yakni Zensact.


Terkini

otosport
Gresini Racing

Alasan Gresini Racing Pakai Jasa Joan Mir dan Daniel Holgado

Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027

mobil
Changan S05

Changan Deepal S05 Masuk Indonesia Berstatus CBU, Simak Alasannya

Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris

mobil
Hyundai New Creta

Hyundai New Creta Tawarkan Perjalanan yang Lebih Nyaman

Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan

motor
All New TVS Callisto 110

All New TVS Callisto 110 Resmi Meluncur, Tantang Beat dan Mio M3

All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan

mobil
Mazda 6e

GIIAS 2026, Jadi Panggung Debut Mazda 6e Di Indonesia

Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km

komunitas
Kagama

Kagama 4X4 Adventure Rayakan Hari Jadi di Kaki Gunung Ciremai

Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima

mobil
Daihatsu

Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan

Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 2 Juli 2026, Ada Dendanya

Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan